Arsip

Sosial Media GBA Center

27 September 2025

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Training Process | 1 Korintus 9:25 (TB)

2 min read
Training Process

Training Process 1 Korintus 9:25

“Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.” 1 Korintus 9:25 (TB)

Michael Phelps adalah perenang yang mengukir sejarah dunia dengan memiliki rekor medali Olimpiade terbanyak dengan 28 medali, 23 di antaranya adalah emas. Semua medali tersebut dimenangkannya sebagai juara bertahan dalam 4 olimpiade, yaitu Athens 2004, Beijing 2008, London 2012, dan Rio de Janeiro 2016. Proses latihan yang dijalani oleh Michael Phelps sangat berat. Ia memulai pelatihan profesionalisme-nya di usia 11 tahun. Latihan hariannya dimulai bahkan sebelum fajar. Ia menghabiskan 6 jam berenang belasan kilo meter, dan bukan hanya itu saja, di tambah dengan 3 jam latihan beban dan kardio.

Pangeran Es, julukan dari atlet ice skating dari Jepang, Yuzuru Hanyu berhasil menciptakan teknik lompatan yang hampir mustahil dilakukan oleh manusia biasa. Teknik yang disebut Quadruple axel ini membutuhkan kekuatan, presisi dan kontrol tubuh yang luar biasa. Hanyu mulai berseluncur di usia empat tahun, dan sejak itu ia menghabiskan waktu berpuluh-puluh jam untuk berlatih di atas es dan di luar es. Latihan yang dijalaninya mencakup membangun kekuatan, keseimbangan dan kelincahan, dipadukan dengan teknik koreografi, kreativitas dan seni yang tinggi. Hanyu telah memecahkan rekor dunia sebanyak 19 kali, dan memenangkan medali Olimpiade 2 kali, serta memenangkan banyak sekali kejuaraan dunia.

Greg Norman, legenda golf asal Australia menjadi juara dengan berlatih melakukan 2000 pukulan setiap hari. Picasso mengerjakan sebuah lukisan hanya dalam waktu singkat namun dihargai USD 10,000. Ketika ditanyai tentang kecepatannya melukis, Picasso menjawab: “Ini bukan masalah 30 detik, tetapi memikirkannya butuh waktu 40 tahun.”

Zig Ziglar, seorang pakar motivator, pernah menyatakan bahwa ia memerlukan sedikitnya tiga jam persiapan untuk membawakan materi yang sudah ia kuasai, dan lebih lama lagi untuk materi yang belum pernah dibawakannya.

Sylvia Boorstein, seorang psychotherapist berkata: “Bila saya ingin punya otot kekar, saya harus tekun berlatih mengangkat beban. Bila saya ingin kehidupan penuh cinta, damai tanpa ketakutan, maka saya harus berlatih menguasai dan mengatasi kemarahan, keserakahan dan kebodohan. Hidup itu ibarat sebuah gedung olahraga yang lengkap, yang menyediakan kesempatan berlatih apapun juga.

Ya, hidup adalah proses berlatih. Setiap situasi yang terjadi adalah sebuah proses dan peluang bagi kita untuk meningkatkan kualitas diri, memperbesar kemampuan dan memperdalam pengetahuan. Jika dirangkum, kehidupan sebenarnya adalah proses menjadi dewasa, baik dalam kehidupan sekuler, maupun rohani. Diperlukan motivasi, ketekunan dan disiplin untuk terus melatih diri, —termasuk melatih pikiran kita—, agar kita dapat menguasainya dgn baik. Dan melalui pelatihan tersebut, bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi memberkati kehidupan orang lain juga.
GOD bless!

Share Artikel ini