The Love That Heals | Yesaya 30:26 (TB)
2 min read
The Love That Heals Yesaya 30:26
“Maka terang bulan purnama akan seperti terang matahari terik dan terang matahari terik akan tujuh kali ganda, yaitu seperti terangnya tujuh hari, pada waktu TUHAN membalut luka umat-Nya dan menyembuhkan bekas pukulan.” Yesaya 30:26 (TB)
Jumat Agung diperingati oleh seluruh dunia oleh sebab Yesus Kristus datang ke dunia untuk mati menebus dosa semua umat manusia. 1 Petrus 2:24 menyatakan bahwa Yesus telah menanggung dosa-dosa kita di atas kayu salib, tetapi bukan hanya dosa kita saja, tetapi juga seluruh aspek kehidupan, termasuk menyembuhkan. Dan tahukah Anda bahwa yang Yesus sembuhkan bukan hanya penyakit jasmani yang kelihatan? IA menyembuhkan segalanya!
Lukas 4:19 dalam King James Version menyatakan, “HE healed the brokenhearted.” (IA menyembuhkan hati yang terluka.) Yesaya 53:4-5 pun menyatakan bahwa IA menanggung penyakit dan kesengsaraan kita. Kesengsaraan, penderitaan, dan kesusahan adalah hal-hal yang menyangkut perasaan. Dan FirmanNya menyatakan, “Oleh bilur-bilurNya kita sembuh!” Kata sembuh ini berarti ‘permanent healing’, yang berarti sembuh secara permanen.
Prioritas TUHAN menyembuhkan luka hati dan perasaan kita sebab luka merampas potensi dan talenta kita, merampas damai sejahtera dan bahkan merampas tujuan hidup kita. Kristus sudah menyediakan paket kesembuhan komplit, kita hanya perlu menerimanya. Kita perlu bergerak menerima, kita perlu merespon secara cepat dan tepat.
Wanita Pendarahan 12 tahun dalam Markus 5:28-29 adalah buktinya. Dengan hanya menjamah jubah Yesus, ia menerima kuasa kesembuhan. Namun dibutuhkan pergerakan dan usaha untuk menjangkau kesembuhan tersebut. Wanita itu jelas berjuang menyentuh jubah Yesus dalam kondisi yang sulit. Keterbatasan karena aturan dan penyakit yang dideritanya, serta keramaian situasi dari para pengikut Kristus, menunjukkan bahwa wanita ini menyentuh jumbai jubah Yesus dengan perjuangan. Dan bilur-bilurNya bukan hanya menyembuhkan tetapi juga membersihkan, memurnikan dan melayakkannya.
Hari ini, cintaNya datang pada kita. Cinta yang menyembuhkan, cinta yang memurnikan dan melayakkan kita. Cinta yang memberi harga diri. Dalam momen peringatan Jumat Agung dan Paskah ini, terimalah cintaNya yang menyembuhkan kita. Amin.
GOD bless!

