<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kesabaran &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/kesabaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Feb 2024 19:05:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.17</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>kesabaran &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kedisiplinan &#124; Ibrani 12:11 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/kedisiplinan-ibrani-1211-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2024 16:56:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[abundant life]]></category>
		<category><![CDATA[batu asah]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin rohani]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[grindstone]]></category>
		<category><![CDATA[kedisiplinan]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahlembutan]]></category>
		<category><![CDATA[keluar dari zona nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=11113</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kedisiplinan-ibrani-1211-tb/">Kedisiplinan | Ibrani 12:11 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya. (Ibrani 12:11 TB)</em></h4>



<p>Setiap manusia di sepanjang sejarah dan zaman pasti menginginkan hidupnya berhasil dan beruntung. Agar dapat meraih semua itu, yang bersangkutan harus menjadi pribadi yang disiplin – <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/obedience-kisah-para-rasul-1035-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">menaati tata tertib dan peraturan yang berlaku</a> serta mampu mengatur <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/bijak-menggunakan-waktu-1-korintus-735-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">waktu</a> dan <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/bijak-menentukan-prioritas-1-korintus-735-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">prioritas</a>; baik dalam <a href="https://bacaalkitab.com/setia-dalam-perkara-kecil-titus-25-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kehidupan sehari-hari</a> maupun dalam <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/hidup-dalam-kebenaran-galatia-516-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kekristenan</a>. <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/batu-asah-amsal-2717-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Teguran akan selalu siap mendarat</a> kepada siapa saja yang hidupnya tidak disiplin, entah diberikan secara langsung atau dengan menggunakan <em>gadget.</em></p>



<p>Tak dapat dipungkiri, <a href="https://bacaalkitab.com/batu-asah-ibrani-1210b-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">perasaan sedih; kesal dan marah berkecamuk dalam hati dan pikiran</a> lantaran mengusik kenyamanan – karakter dan kebiasaan buruk. Kembali pada awal paragraf, jika ingin menjadi pribadi yang berhasil dan beruntung, yang bersangkutan harus <a href="https://bacaalkitab.com/berbesar-hati-3-yohanes-12-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">melatih diri</a> agar <a href="https://bacaalkitab.com/build-a-new-habit-yakobus-122-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">menjadi pribadi yang disiplin</a>; <a href="https://bacaalkitab.com/menegur-tanda-kasih-1-korintus-136-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">nikmatilah prosesnya</a> sehingga dapat mengabaikan perasaan negatif yang berkecamuk kemudian lakukanlah secara kontinyu hingga tiba waktunya masa tinggal kita di dunia telah berakhir. Ketika kita mendapati sesama tidak disiplin hidupnya, berikanlah teguran <a href="https://bacaalkitab.com/the-magic-words-amsal-1821-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">dengan penuh kelemahlembutan dan kesabaran</a> meskipun kita tidak mendapatkannya pada masa sebelumnya.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Ibrani%2012:11" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Ibrani%2012:11</a></em></li><li><em><a href="https://jagokata.com/arti-kata/disiplin.html" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://jagokata.com/arti-kata/disiplin.html</a></em></li><li><em><a href="https://www.warungsatekamu.org/2021/02/teguran-tidak-semanis-pujian-tapi-kita-butuhkan/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://www.warungsatekamu.org/2021/02/teguran-tidak-semanis-pujian-tapi-kita-butuhkan/</a></em></li><li><a href="https://www.bibleinfo.com/id/topics/disiplin"><em>https://</em></a><em><a href="https://www.bibleinfo.com/id/topics/disiplin" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">www.bibleinfo.com</a></em><a href="https://www.bibleinfo.com/id/topics/disiplin"><em>/id/topics/disiplin</em></a></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kedisiplinan-ibrani-1211-tb/">Kedisiplinan | Ibrani 12:11 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fruity Or Fruitful? &#124; Galatia 5:22-23 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/fruity-or-fruitful-galatia-522-23-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fonny Joseph]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 May 2022 07:17:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[berbuah]]></category>
		<category><![CDATA[berbuah-buah]]></category>
		<category><![CDATA[buah kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[buah-buah roh]]></category>
		<category><![CDATA[fruitful life]]></category>
		<category><![CDATA[galatia 5:22-23]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gbacenter]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan yang berbuah]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahlembutan]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[kesetiaan]]></category>
		<category><![CDATA[murah hati]]></category>
		<category><![CDATA[penguasaan diri]]></category>
		<category><![CDATA[sukcita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=7701</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/fruity-or-fruitful-galatia-522-23-tb/">Fruity Or Fruitful? | Galatia 5:22-23 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>&#8220;Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.&#8221;  Galatia 5:22-23 (TB)</em></h4>



<p>Firman TUHAN sesungguhnya berisi hal-hal yang kita inginkan terjadi dalam <a href="https://bacaalkitab.com/musim-kehidupan-pengkhotbah-311-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">hidup kita</a> dan anak-anak kita. Jika kita membaca Firman sungguh-sungguh dengan seksama, maka kita akan menemukannya. Ayat Firman hari ini adalah salah satu contohnya. Buah-buah dalam <a href="https://bacaalkitab.com/merayakan-musim-mazmur-349a-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kehidupan</a> adalah hal-hal <a href="https://bacaalkitab.com/baik-baik-saja-3-yohanes-12-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">yang baik</a> dan ilahi yang kita hasilkan. <a href="https://bacaalkitab.com/with-love-lukas-738-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">Kasih</a>, sukacita, <a href="https://bacaalkitab.com/damainya-di-hatiku-filipi-47-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">damai </a><a href="https://bacaalkitab.com/perjanjian-damai-yesaya-5410-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">sejahtera</a>, kesabaran, <a href="https://bacaalkitab.com/tuhan-merancangkan-kebaikan-kejadian-5020-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kebaikan</a>, <a href="https://bacaalkitab.com/teladan-berbuat-baik-titus-27a-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kemurahan</a>, <a href="https://bacaalkitab.com/setia-sampai-mati-daniel-317-18-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kesetiaan</a>, kelemahlembutan dan <a href="https://bacaalkitab.com/tidak-gegabah-2-samuel-1919-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">penguasaan diri</a> adalah hal-hal <a href="https://bacaalkitab.com/do-your-best-kolose-323-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">terbaik</a> yang kita bisa berikan untuk orang-orang di sekitar kita.</p>



<p>TUHAN menghendaki kita menghasilkan <a href="https://bacaalkitab.com/new-season-next-level-pengkhotbah-31-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">buah-buah</a> kehidupan, bukan hanya memilikinya. Kita perlu menyadari perbedaan antara <em>‘fruitful’</em> dan ‘<em>fruity</em>’. <em>Fruitful</em> berarti menghasilkan buah, sedangkan <em>fruity</em> berarti mengandung <a href="https://bacaalkitab.com/jagalah-kesehatan-1-korintus-619-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">buah</a>. Menghasilkan buah membutuhkan sebuah <a href="https://bacaalkitab.com/bejanamu-yeremia-184-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">proses</a>, sedangkan untuk memiliki buah, kita dapat mengadaptasi tanpa harus melalui proses.</p>



<p>Sebagai contoh, kita melakukan kebaikan dan kemurahan sekali sebagai tindakan impulsif karena terdorong oleh <a href="https://bacaalkitab.com/istri-tuhan-matius-2239-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">belas kasihan</a>. Ini adalah <em>fruity</em>. Tetapi saat kita senantiasa <a href="https://bacaalkitab.com/teladan-berbuat-baik-titus-27a-tb/">melakukan kebaikan</a> dan kemurahan di mana pun, kepada siapa pun, dan setiap saat. Sehingga saat orang lain melihat kita mereka bisa berpikir, “Oh, beres, persoalannya sudah ditangani oleh si murah hati.” Atau dengan kata lain, kita mengenakan ‘cap’ murah hati dari orang lain. Inilah <em>fruitful</em>.</p>



<p>Hidup yang menghasilkan buah membutuhkan <a href="https://bacaalkitab.com/karakter-pemimpin-yohanes-133-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">konsistensi</a> dan pengorbanan untuk mendahulukan <a href="https://bacaalkitab.com/tidak-mementingkan-diri-sendiri-1-samuel-204-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kepentingan orang lain</a> di atas kepentingan pribadi. Bahkan tetap melakukan kebaikan walaupun tidak ada orang yang melihat. Kunci untuk dapat memiliki kehidupan yang demikian adalah kita hidup <a href="https://bacaalkitab.com/saya-diberkati-amsal-1022-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">dipenuhi oleh Roh Kudus</a> dan harus tertanam dalam Rumah Tuhan. Mazmur 92:11-16 menyatakan bahwa jika kita tertanam di rumah TUHAN, maka kita akan dapat memiliki <a href="https://bacaalkitab.com/grace-upon-me-ratapan-322-23-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kehidupan yang baik,</a> kokoh, tidak akan mudah tumbang saat diterpa <a href="https://bacaalkitab.com/doing-the-great-things-daniel-1132b-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">badai kehidupan,</a> tetap subur, bahkan menghasilkan buah-buah kehidupan yang dapat dinikmati orang lain.<br>GOD bless!</p>



<p></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/fruity-or-fruitful-galatia-522-23-tb/">Fruity Or Fruitful? | Galatia 5:22-23 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cooling Down &#124; Amsal 14:17 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/cooling-down-amsal-1417-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2021 08:49:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bijaksana]]></category>
		<category><![CDATA[cooling down]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[jangan cari kambing hitam]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[mengendalikan amarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=5769</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar. (Amsal 14:17 TB) Penulis...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/cooling-down-amsal-1417-tb/">Cooling Down | Amsal 14:17 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar. (Amsal 14:17 TB)</em></h4>



<p>Penulis sering mendengar sang ibunda berkata demikian, “orang kalau lagi emosi pasti ngomongnya asal! Mungkin yang mengucapkan sudah lupa namun yang mendengar tidak akan secepat itu melupakan karena sudah membekas dalam hati dan terekam dalam otak.” Perkataan di atas begitu relevan dengan nats di atas.</p>



<p>Apa itu emosi? Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, emosi merupakan perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu; reaksi terhadap seseorang atau kejadian; ditunjukkan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu. Artikel hari ini hanya membahas emosi yang berkaitan dengan marah kepada seseorang.</p>



<p>Penulis tidak akan menjelaskan apa saja jenis kata-kata yang terucap pada saat emosi sebab merupakan bahasan untuk renungan besok. Penulis hanya ingin menyampaikan kepada para pembaca agar dari sekarang meminta kekuatan untuk mengendalikan <a href="https://bacaalkitab.com/amarah-tidak-memungkinkan-kita-mengucap-syukur-kejadian-46-7-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">amarah</a> serta diberikan <a href="https://bacaalkitab.com/karakter-kristus-kolose-313-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kesabaran</a>. Sebab nats di atas berbicara dengan sangat tegas dan jelas bahwa orang yang bijaksana adalah orang yang panjang sabar bukan yang mencari kambing hitam untuk menjadi tempat pelampiasan saat marah. </p>



<p>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=20&amp;chapter=14&amp;verse=17">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=20&amp;chapter=14&amp;verse=17</a></em></li><li><em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Emosi">https://id.wikipedia.org/wiki/Emosi</a></em></li><li><a href="https://kbbi.web.id/kambing%20hitam"><em>https://kbbi.web.id/kambing%20hitam</em></a></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/cooling-down-amsal-1417-tb/">Cooling Down | Amsal 14:17 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Jemu-jemu Membaca Alkitab</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/tidak-jemu-jemu-membaca-alkitab/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sarah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2020 07:41:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab tiap hari]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[GBA Kids]]></category>
		<category><![CDATA[GBA Sabah]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[kasih Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[penuh kasih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3994</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam&#8221;Mazmur 1...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/tidak-jemu-jemu-membaca-alkitab/">Tidak Jemu-jemu Membaca Alkitab</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center"><p>&#8220;tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam&#8221;<br>Mazmur 1 : 2</p></blockquote>



<p>Hai, shallom semua. <br>Saya Bryan Adriano dari Tuaran, Sabah. </p>



<p>Saya berasa sangat bersyukur kerana telah menyertai <em>group</em> GBA <em>Kids</em> ini. Sebelum ini, saya jarang membaca Alkitab, dan hanya membaca mengikut masa yang terluang tanpa sebarang matlamat. Namun, atas dorongan ibu saya, akhirnya saya dan adik mulai mengikuti pembacaan Alkitab di <em>Group</em> J5 setiap hari 2 pasal. Melalui sokongan daripada para <em>host</em> yang tidak jemu-jemu memberi dorongan kepada kami, akhirnya saya dapat menjadikan pembacaan Alkitab ini sebagai satu ketetapan yang harus saya lakukan setiap hari. Jikalau saya tidak membaca Alkitab, saya berasa kosong dan tidak lengkap. Sekarang saya bersyukur kerana, pembacaan Alkitab Perjanjian Baru yang saya ikuti di J5 kini hampir selesai. Jika diberi peluang lagi, saya ingin meneruskan pembacaan dalam Perjanjian Lama. </p>



<p>Terima kasih saya ucapkan kepada semua abang-abang dan kakak-kakak <em>host</em> yang melayani dengan penuh kasih dan kesabaran di dalam <em>Group</em> J5 ini.</p>



<p>Kesaksian<br>Bryan Adriano dari <br>Peserta <em>Group</em> J5<br>GBA <em>Kids</em> Sabah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="http://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200924_130033.jpg" alt="" class="wp-image-3995" srcset="https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200924_130033.jpg 337w, https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200924_130033-225x300.jpg 225w" sizes="(max-width: 337px) 100vw, 337px" /></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/tidak-jemu-jemu-membaca-alkitab/">Tidak Jemu-jemu Membaca Alkitab</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mustahil Bagi Manusia Tetapi, Tidak Bagi Allah</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/mustahil-bagi-manusia-tetapi-tidak-bagi-allah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sarah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2020 08:33:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Allah menyertai]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab tiap hari]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[BRM]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[GBA Kids]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[maks]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<category><![CDATA[mukjizat]]></category>
		<category><![CDATA[percaya]]></category>
		<category><![CDATA[tiada yang mustahil]]></category>
		<category><![CDATA[tulus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3778</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Yesus memandang mereka dan berkata:&#160;&#8220;Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/mustahil-bagi-manusia-tetapi-tidak-bagi-allah/">Mustahil Bagi Manusia Tetapi, Tidak Bagi Allah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center"><p>&#8220;Yesus memandang mereka dan berkata:&nbsp;&#8220;Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.&#8221;<br>Markus 10 : 27 (TB)</p></blockquote>



<p>Shalom, saya mau sedikit kesaksian. Semoga menjadi berkat.<br><br>Nama saya Darna, saya seorang ibu, bukan bapak hehe, saya pribadi sangat diberkati bisa bergabung dengan GBA, <em>team</em> di GBA sudah seperti keluarga dan saudara bagi saya, jujur saya banyak mendapat pembelajaran dari GBA, terlebih lagi dalam hal rohani: berlatih kesabaran, lapang dada dan selalu belajar berpikiran positif, berinteraksi dengan banyak orang di dunia maya (<em>online</em>) melalui WhatsApp, sekaligus berlatih menulis. Berkat Tuhan sangat melimpah bagi keluarga kami (saya dan suami adalah pengurus di GBA <em>team</em> D sekaligus masih peserta baca juga mesti dong, masa kita ingin orang lain baca Alkitab kita sendiri tidak, orang lain kenyang kerohaniannya dan penuh gizi sedang kita yang mengurus sebaliknya, maka harus tetap ikut baca Alkitab dan lapor sehingga ikut berdisiplin. Kedua anak kami juga peserta baca GBA, anak kami yang besar perempuan berusia 16 tahun ikut bacaan 5 pasal sehari dengan BRM, yang kecil laki-laki usia 11 tahun, ikut bacaan 2 pasal GBA <em>Kids</em>.</p>



<p>Berkat Tuhan yang menonjol sekali selama ikut serta melayani bersama GBA adalah:</p>



<ol><li>Ketika <em>hp</em> saya tidak memadai dan saya rindu melayani dengan maksimal dan siap berkorban dengan tulus ikhlas mengikuti visi GBA yang alkitabiah; Amanat Agung Tuhan; Mat 28: 19-20, karena kita semua <em>host</em> dan pengurus adalah <em>volunteer</em> (melayani dengan <em>free</em>) di sini, tetapi Tuhan tidak tinggal diam, kami dimampukan membeli <em>handphone</em> yang terbaik versi saya, walaupun mencicil (sudah lunas tahun lalu, PUJI TUHAN), sehingga <em>hp</em> tidak jadi alasan dan kendala.<br></li><li>Ketika sudah selesai membaca Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru berulang kali dari dahulu saya memiliki keinduan ke Israel tetapi saya tahu secara manusia mustahil karena sebagai pendeta, suami dan saya mempunyai keuangan pas-pasan, sehingga saya tidak berani berharap dan kerinduan itu saya simpan di hati dan sesekali saya doakan. Tetapi, dengan mukjizat Tuhan yang ajaib itu, tahun lalu (2019) bulan November, saya dan suami Pdt. Midian Manullang dengan sebagian <em>team</em> GBA, saya berangkat ke Mesir, Israel dan Jordania (ziarah ke <em>Holyland</em>). Tak terbersit sedikit pun akan terjadi hal itu dalam waktu dekat melalui GBA ini (bukan GBA yang bayarin) tetapi Tuhan yang kirim dananya lewat &#8220;burung gagak&#8221;, <em>Thanks To God.</em></li></ol>



<p>Mustahil bagi manusia tetapi tidak bagi Allah. Sampai sekarang ini saya di GBA melayani dengan tulus ikhlas dan hati nurani yang murni (Tuhan tahu). Saya mengajak rekan-rekan semua, dalam anugerah Tuhan, mari melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh juga, dan lihatlah tangan Allah yang ajaib itu selalu sedia bekerja, asal kita siap maksimal juga.<br>Bagi Dia segala kemuliaan.</p>



<p>Kesaksian<br>Ibu Darna Kaban<br>Pengurus GBA <em>team</em> D</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/mustahil-bagi-manusia-tetapi-tidak-bagi-allah/">Mustahil Bagi Manusia Tetapi, Tidak Bagi Allah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jauhilah Perkataan yang Menjatuhkan &#124; Efesus 5:4 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/jauhilah-perkataan-yang-menjatuhkan-efesus-54-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[GBA Center]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 05:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab tiap hari]]></category>
		<category><![CDATA[buah roh]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[penguasaan diri]]></category>
		<category><![CDATA[perkataan]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan syukur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3054</guid>

					<description><![CDATA[<p>Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono – karena hal-hal ini tidak...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/jauhilah-perkataan-yang-menjatuhkan-efesus-54-tb/">Jauhilah Perkataan yang Menjatuhkan | Efesus 5:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote"><p>Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono – karena hal-hal ini tidak pantas – tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur. (Efesus 5:4 TB)</p></blockquote>



<p>Saat kita melihat salah seorang anggota keluarga melakukan kesalahan, baik sesekali maupun dilakukan secara berulang-ulang; seringkali kita tergoda untuk menasihati dengan perkataan yang tidak pantas. Kita berpikir bahwa menasihati dengan perkataan yang menyebut kebun binatang, kotoran manusia atau hewan, serta berbau cabul akan membuatnya tersadar dari kesalahan yang diperbuat, padahal sesungguhnya perkataan tersebut sangatlah tidak pantas dan tidak mendidik melainkan menjatuhkan harga diri, menyakiti perasaan, serta membuatnya merasa terpojok.</p>



<p>Jauhilah perkataan semacam itu melainkan ucapkan syukur karena secara tidak langsung Tuhan sedang mematangkan buah Roh dalam diri kita, yaitu: kasih, kesabaran, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Saat buah Roh menjadi matang, otomatis perkataan yang keluar ialah perkataan yang menyejukkan hati, membangun keyakinan bahwa dirinya sangat dikasihi, serta kesadaran untuk tidak melakukan lagi kesalahan yang sama di kemudian hari. Selain itu, jadikanlah kesalahan yang dilakukannya sebagai pokok doa kita, baik pada saat menaikkan doa pribadi maupun pada saat mezbah keluarga dilaksanakan.</p>



<p>Setiap dari kita yang sudah membaca artikel hari ini, hendaknya kita memberitahukan kepada anggota keluarga yang lain untuk menasihati dengan perkataan yang pantas apabila suatu saat kita berbuat kesalahan. </p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Ef&amp;chapter=5&amp;verse=4</em></li><li><em>https://jagokata.com/arti-kata/cabul.html</em></li><li>https://id.m.wikipedia.org/wiki/Umpatan</li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/jauhilah-perkataan-yang-menjatuhkan-efesus-54-tb/">Jauhilah Perkataan yang Menjatuhkan | Efesus 5:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidup dari Setiap Firman yang Keluar dari Mulut Allah</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/kesaksian-mirjam-lukito/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admingba]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2019 04:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[asma]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[berbuah]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Firaun]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Harun]]></category>
		<category><![CDATA[hidup dari Firman]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Miryam]]></category>
		<category><![CDATA[Musa]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[step]]></category>
		<category><![CDATA[stuip]]></category>
		<category><![CDATA[Yokhebed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=1982</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kesaksian Mirjam Lukito Pengikut baru GBA 24 Agustus 2019 Saya, Mirjam (baca:Miryam) Lukito, pengikut baru...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kesaksian-mirjam-lukito/">Hidup dari Setiap Firman yang Keluar dari Mulut Allah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kesaksian<br />
Mirjam Lukito<br />
Pengikut baru GBA<br />
24 Agustus 2019</p>
<p>Saya, Mirjam (baca:Miryam) Lukito, pengikut baru dalam GBA ini. Saya lahir di tahun 1960 karenanya masih pakai Ejaan lama.</p>
<p>Siapa itu Miryam? Dia adalah adik Harun, kakak perempuan Musa dimana waktu Musa lahir dan waktu itu Firaun memberi perintah agar setiap anak laki-laki yang dilahirkan oleh umat Israel harus dibunuh. Yokhebed ibunya menaruh Musa dalam keranjang kecil yang ditaruh di tepi Sungai Nil. Dan Miryam mengikuti terus keranjang adiknya itu dalam aliran Sungai Nil secara sembunyi karena takut. Sampai akhirnya keranjang itu sampai di tempat Putri Firaun mandi, dan Miryam menawarkan jasa untuk ibunya dapat menyusui Musa.</p>
<p>Tentang saya, saya juga anak kedua dari keluarga (Alm) Dr. Loekito Handojo. Ibu saya bercerita bahwa waktu masih bayi, saya mengalami panas tinggi sampai kejang-kejang (stuip/step). Saya dibawa ke dokter saat itu (ayah saya masih mahasiswa di UNAIR). Dan saya tertolong, ayah saya ikut sebagai dokter wamil (wajib militer) sesudah lulus sebagai dokter. Tahun 1963, wajib bertugas di Makassar, 1964 lahir adik laki-laki namanya Samuel, sebelumnya sudah ada adik lagi di tahun 1961, namanya Ruth. Setelah wamil di Makasar selesai, kembali ke Surabaya. Waktu itu ayah saya mohon pindah ke sipil, tidak ikut militer lagi. Lalu ayah saya ditempatkan di Cilacap sebagai dokter sipil. Di situ lahir adik laki-laki lagi bernama Benyamin, 1967. Kakak sulung tahun 1958, bernama Esther.</p>
<p>Sejak di Cilacap, ketahuan bahwa saya menerima &#8220;warisan penyakit <em>asma</em> <em>bronchiale</em>&#8221; jadi, sekitar umur tujuh tahun. Lalu dengan rutin ayah mengajak saya berenang, untuk menghilangkan asma tersebut secara alami. Tetapi, ketika saya berumur 10 tahun dan sudah kelas 5 SD, saya pulang sekolah dengan naik sepeda bersama kakak, saya terjatuh pingsan dan mengompol. Ternyata setelah diperiksa, saya menderita epilepsi dengan ditandainya panas badan tinggi dan stuip waktu masih bayi. Jadi saya tidak bisa berenang lagi sebab jika kejang dan tidak ketahuan, bisa mati tenggelam. Waktu itu saya mengikuti Sekolah Minggu setiap hari Minggunya, sedangkan orang tua saya ikut Kebaktian Gereja. Saya &#8220;protes&#8221; kepada Tuhan: Oke Tuhan, saya menderita asma dan ternyata adik bungsu saya juga kena, tetapi lebih ringan. Tetapi Tuhan&#8230; mengapa saya Kau beri penyakit epilepsi (orang awam menyebutnya ayan/sawan celeng dsb) yang memalukan ini???</p>
<p>Kakak saya melanjutkan ke SMA di Jakarta, di SMA Santa Ursula. Paman saya, juga dokter tinggal di Jakarta. Jadi, meski tinggal di asrama, Sabtu dan Minggu boleh ke tempat paman. Minggu sore balik ke asrama. Saya waktu itu juga mau ke Jakarta mengikuti kakak saya. Ternyata ditolak, sebab Jakarta tidak menerima murid dari luar kota, sudah padat penduduknya. Sebetulnya dari Cilacap paling dekat ya ke Purwokerto, tapi saya didaftarkan dan bersekolah di Yogyakarta, di SMA STELLA DUCE. Saya pun tinggal di asrama Katolik. Saya hanya dititipkan kepada kakak dari dokter gigi tetangga di Cilacap yang mana ia tinggal di Yogya. Saya pun waktu itu kecewa, kenapa Tuhan tidak mengizinkan saya di Jakarta dan hanya di Yogya?</p>
<p>Singkat cerita setelah SMA, kakak daftar untuk kuliah, waktu itu sistem SKALU (Sekretariat Kerjasama Antar Lima Universitas) antaranya UI, ITB, IPB, UGM dan UNAIR. Kakak ingin seperti ayah, mendaftar di UI untuk fakultas Kedokteran. Ternyata setelah <em>test</em>, dinyatakan tidak lulus dan gugur untuk lima Universitas tersebut. Akhirnya diterima di UNS Solo yang baru tiga tahun berdiri, itu pun tidak diterima di fakultas Kedokteran tetapi di pilihan ke-2: Teknik Sipil.<br />
Waktu saya mendaftar untuk kuliah, saya tidak daftar di fakultas kedokteran karena saya merasa menjadi orang yang tidak sabaran. Padahal dokter haruslah sabar. Saya sangat mengagumi guru Kimia saya, jadi saya mendaftar di Fakultas Teknik Kimia. Saya menjalaninya selama enam tahun dengan IPKum 3,3!!!</p>
<p>Dari situlah, tahun 1987 Tuhan menjawab &#8220;protes&#8221; saya dengan Firman-Nya di Yohanes 9 tentang orang buta sejak lahirnya. Murid-murid Yesus bertanya: Guru, siapakah yang berdosa, dia atau orang tuanya, sehingga ia lahir buta? Tetapi YESUS menjawab: Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia!&#8230; Dan semua terbukti pada diri saya. Jadi dari umur 10 tahun &#8211; 27 tahun baru dijawab seruan saya kepada Tuhan.</p>
<p>Sejak itu saya berpegang teguh pada Matius 4:4 bahwa manusia tidak hidup dari roti saja tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.</p>
<p>Sekian dulu, masih panjang kesaksian saya, yang sekarang sudah berumur 59 tahun lebih, menjelang 60 tahun. Saya berharap kesaksian saya bisa berbuah lebih banyak untuk teman-teman sekalian.</p>
<p>Terima kasih, TUHAN memberkati <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f.png" alt="🙏" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kesaksian-mirjam-lukito/">Hidup dari Setiap Firman yang Keluar dari Mulut Allah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembuat Sejarah &#124; Kesaksian Cikian Khou</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/pembuat-sejarah-kesaksian-cikian-khou/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admingba]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2018 10:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[hikmat]]></category>
		<category><![CDATA[integritas]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[lulus]]></category>
		<category><![CDATA[praktek]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[Roh Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[ujian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=1566</guid>

					<description><![CDATA[<p>Share Kehidupan: Beberapa bulan lalu ada razia kendaraan. Dengan santainya saya keluarkan surat-surat kendaraan saya...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/pembuat-sejarah-kesaksian-cikian-khou/">Pembuat Sejarah | Kesaksian Cikian Khou</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Share Kehidupan:</p>
<p>Beberapa bulan lalu ada razia kendaraan. Dengan santainya saya keluarkan surat-surat kendaraan saya dan SIM kepada Polwan Depok bernama Bu Nonce yang ramah sekali di Jl. Raya Bogor. Alangkah kagetnya saya saat Bu Nonce berkata: &#8220;Mohon maaf bapak, SIM bapak sudah mati sejak 14 November 2017.&#8221; Lalu saya lihat, wah betul sudah <em>expired date</em>. Saya lalu minta maaf dan berkata, silahkan saya ditilang bila salah bu. &#8220;Oke siap, pak.&#8221;, kata Bu Polwan (ditulislah surat tilang dan segera saya tanda tangani).</p>
<p style="text-align: left;">Pada hari mau sidang pas kebetulan saya tak sempat, karena bertepatan dengan pengambilan rapor anak saya yang sulung, di mana jika untuk urusan ambil rapor, saya bilang kepada istri haruslah imamnya yang ambil (menjalankan Praktek Kehadiran seorang ayah bagi anak-anak sebagai warisan yang mahal &#8211; sekalipun waktu di sekolah ngantri dan ngumpul dengan ibu-ibu).</p>
<p style="text-align: left;">Lalu beberapa hari kemudian saya ambil STNK saya yang ditahan, dan atur jadwal perpanjangan SIM. Saat ke Samsat dijelaskan banyak sekali yang tawarkan lewat <em>fast way</em> alias &#8220;nembak&#8221; dari harga 400.000 s/d 500.000 untuk SIM A. Untuk dalam jadwal yang sibuk, tawaran ini menggiurkan. Saya hening sejenak, di hati berkata keras, &#8220;Ini saatnya saya harus rekontruksi hidupku, mulai dari hal-hal kecil dahulu&#8230;&#8221; (dahulu saat buat Sim B1 saya pernah &#8220;nembak&#8221; di Komdak Daan Mogot lewat jalur kenalan aparat di tahun 2010 &#8211; saat ini SIM udah mati).</p>
<p style="text-align: left;">Lagi pula bukan untuk jadi sok jago, tapi hanya mau tampil beda saja &#8211; Mata Tuhan selalu awasi di segala penjuru. Saya ikuti prosesnya yang baru tahun 2018, jika SIM mati lewat satu hari maka harus ikuti tahapan ujian ulang lagi dengan: tes teori dan test praktek. Saat tes teori saya lolos dari 30 <em>questions,</em> saya bisa jawab 26 dan dinyatakan lulus teori. Saat tes praktek, saya ditawarkan lagi oleh petugas akan di bantu &#8211; ga usah ikut praktek dengan bayar 300.000 saja. Tuhan beri hikmat dengan jawaban yang ga bohong tapi bisa menolak dengan baik: &#8220;Maaf pak, saya tidak punya uang untuk bayar itu (tapi kalo buat bayar yang lain ada)&#8221;. Oh ya udah, silahkan jalankan praktek saja. Saya ikuti dengan kondisi mobil yang ga begitu sehat dan lapangan yang sempit, serta gugup dan dilihat banyak orang. Akhirnya&#8230;.. Saya gagal praktek <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f618.png" alt="😘" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f618.png" alt="😘" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> (padahal nyetir sudah bisa sejak 1994) <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f648.png" alt="🙈" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f648.png" alt="🙈" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />.</p>
<p style="text-align: left;">Setelah gagal ujian praktek, saya ditawarkan lagi buat dibantu jalan pintas, namun saya hiraukan (Banyak juga yang di pandangan saya pada nembak semua &#8211; secara terbuka praktek kolusi terjadi). Saya pelajari dan cara-caranya di lokasi, liat orang-orang yang berintegritas juga yang ga mau nembak SIM. Ada 5-10 orang dan gagal semua (Karena sempit sekali &#8211; mobilnya Grand Max yang body lebar). Saya ukur jarak balok pembatasnya, buat latihan di rumah.</p>
<p style="text-align: left;">Setelah beberapa kali latian di rumah, saya pun datang <em>test</em> yang kedua kali, minggu depannya. Kadang berpikir, mengapa harus gini ya? Bapa mau ajarkan apa buat saya? Dapat renungan tentang kitab Kejadian saat pria diciptakan disebut laki-laki (Bahasa aslinya &#8220;<em>Ish</em>&#8220;, Noble man = <strong>Pembuat sejarah</strong>). Wah, saya harus buat sejarah baru buat warisan anak-anak saya. Nanti kelak mereka jika mau buat SIM ga boleh nembak, tapi ikut prosedur sebab papa sudah beri contoh (<strong>1 teladan berkata lebih keras daripada 1000 perkataan</strong>). Okey, Tuhan. Sekalipun 10 kali gagal saya tak akan menyerah.</p>
<p style="text-align: left;">Saat tes kedua kali, saya tantang pak polisinya buat contohkan. Saya berasumsi ini mustahil. Masuk mundur ke area sempit dengan satu kali gigi mundur dengan mobil yang lebar (pas-pasan). Awalnya polisi mau contohkan, tapi di batalkan, takut diliat pemimpin dari CCTV. Ya sudah saya pun dengan PD lanjutkan ujian praktek dengan ditonton para antrian. Kata petugas pendamping cara saya sudah benar, dan saat mobil hampir masuk semua. Tiba-tiba ada satu balok jatuh. Ya gagal maning. Ya udah Tuhan, ya udah saya akan praktek lagi minggu depan. Eh,  tiba-tiba petugas bilang, pak coba satu kali lagi aja &#8211; pasti bisa. Wah anugerah, saya pun dengan semangat coba lagi dan berhasil total dengan sempurna (saya cerita ke istri &#8211; ketiga kali lulus) <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f60d.png" alt="😍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f60d.png" alt="😍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />.</p>
<p style="text-align: left;">Saat mau ambil berkas kelulusan untuk cetak SIM. Petugas di meja bilang, &#8220;Pak maaf, bapak belum bisa ambil SIM hari ini karena lagi <em>offline, </em>esok saja saya telpon bapak. Ambilnya di sini saja kepada saya. Bapak balik lagi esok.&#8221; <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f62d.png" alt="😭" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f648.png" alt="🙈" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Ya sudah taat saja, sekalipun agak curiga. Saat mau balik sambil bawa <em>voucher</em> lulus praktek. Saya lewati loket ambil SIM dan saya iseng tanya ke petugas loket: &#8220;Apakah lagi <em>offline</em> pak?&#8221;, &#8220;Ah enggak, idup kok&#8221;. Wah, dikerjain ane. &#8220;Ya udah pak, ini <em>voucher</em> lulus ujian SIM saya&#8221;. Dan diambilnya dan saya duduk sambil praktek GBA dari jam 11.00 siang sampai dengan jam 13.00, kok nama saya ga dipanggil-panggil. Pemandangan banyak juga yang baru datang duduk 1/2 jam, udah kipas-kipas SIM dan pulang (cepat banget caranya). Bukan masalah uang, tapi nilai-nilai yang harus dijalankan &#8211; Rekontruksi Hati Damai yang saya cari untuk kesaksian hidup bagi istri anak-anak dan keturunan (saya mau dikuasai Firman Tuhan &#8211; Bukan cuma menguasai Firman Tuhan).</p>
<p style="text-align: left;">Lalu saya tanya ke loket, mengapa nama Cikian belum dipanggil pak? Petugas bilang: &#8220;Data bapak dari meja ujian praktek belum masuk ke kami, kami kalo data masuk langsung cetak.&#8221; Alamak dua Jam data ga masuk&#8230; <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f648.png" alt="🙈" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f648.png" alt="🙈" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />  Untung ditemani GBA hahaha. Akhirnya saya balik ke meja ujian praktek. &#8220;Pak mengapa data saya belum masuk? Jawabnya: &#8220;Loh kan saya udah bilang komputer lagi <em>offline</em>, esok bapak ambil sama saya &#8211; kenapa masukin ke loket?&#8221;. &#8220;Saya pas lewat tadi, cek ke petugas udah <em>online</em> pak &#8211; Rumah saya jauh pak.&#8221;, jawabku. Petugas: &#8220;Semua juga jauh pak, silakan bapak balik esok saja &#8211; saya cek masih <em>offline.</em>&#8221; Petugas yang lain datang: &#8220;Pak, bapak masuk lagi ya &#8211; komputer baru online. Nanti berkas saya antar.&#8221; Oke &#8211; Terima kasih pak. Saya tunggu jika masih lama, akan saya viralkan nih. Akan saya tegas dan buat rame. Di kantor sambil minta tolong satu bapak teman ngobrol di antrian untuk videokan. Baru lima menit saya duduk, tiba-tiba terdengar panggilan: &#8220;Bapak Cikian, silahkan ke loket SIM&#8221;. Saya bilang sama bapak sebelah tadi: &#8220;Maaf pak, kita ga jadi buat video viral &#8211; Nama saya udah dipanggil.&#8221; <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f60d.png" alt="😍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f60d.png" alt="😍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f60d.png" alt="😍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">Rhema: Sekolah kehidupan ini butuh biaya yang disebut dengan proses &#8211; Cintai proses, nikmati proses, sampai kita alami kemenangan yang damai sejahtera, sukacita dan kebenaran oleh Roh Kudus dalam jalankan proses (Roma 14:17)</p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Demikian kesaksian dari saya, Cikian dan terima kasih .. Shalom <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f-1f3fc.png" alt="🙏🏼" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f-1f3fc.png" alt="🙏🏼" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p style="text-align: left;">Kesaksian<br />
Cikian Khou<br />
26 Mei 2018</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/pembuat-sejarah-kesaksian-cikian-khou/">Pembuat Sejarah | Kesaksian Cikian Khou</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
