Practice Makes Perfect | 1 Korintus 9:24 (TB)
2 min read
Practice Makes Perfect 1 Korintus 9:24
“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” 1 Korintus 9:24 (TB)
Alkisah di sebuah kerajaan, hari itu rakyat bersorak-sorai menyaksikan unjuk kebolehan para pasukan kerajaan dalam pertandingan keahlian berperang. Pemenangnya adalah sang panglima perang dengan keahlian memanah yang gemilang. 100 anak panah dilepas,
100 anak panah tepat mengenai sasaran.
Di antara kata-kata pujian yang diucapkan sahut menyahut oleh banyak orang, tiba-tiba seorang bapak tua yang dikenal sebagai penjual minyak menyeletuk, katanya, “Panglima memang pemanah hebat! Tetapi itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih.”
Hening. Sang panglima dan semua yang hadir di tempat itu memandang bapak penjual minyak dengan tercengang. Para hadirin berpikir tentang betapa beraninya si penjual minyak berkomentar seperti itu. Lalu si panglima bertanya apa maksud perkataan si bapak tua penjual minyak itu.
“Silahkan perhatikan,” jawab si tukang minyak. Ia lalu mengambil sebuah koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya. Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Lalu dengan penuh keyakinan,
si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, lalu menuangkan minyak tersebut dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Dan tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut.
Panglima dan seluruh rakyat tercengang. Mereka bersorak-sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati dan sikap hormat, si tukang minyak berujar, “Itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan berlatih. Kebiasaan yang diulang terus-menerus akan melahirkan keahlian.”
Melalui kisah ini, kita dpt belajar tentang betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan, ketekunan, dan latihan! Habit is a Power! Hasil dari kebiasaan terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah, dan yang tidak mungkin menjadi mungkin. Demikianlah kedewasaan dibentuk. Untuk menjadi bijak kita membutuhkan karakter bijak. Untuk memperoleh kesuksesan, kita membutuhkan karakter sukses. Dan karakter itu lahir dari kebiasaan berlatih dengan disiplin dan konsisten. Mari bangun kebiasaan baik yang menunjukkan kedewasaan pribadi kita. Mulailah hari ini!
GOD bless!


