Arsip

Sosial Media GBA Center

29 September 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

The New Pouch | Lukas 5:38 (TB)

2 min read
The New Pouch

The New Pouch

Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. (Lukas 5:38 TB)

Penulis tak tahu apakah juga berlaku di luar negeri atau tidak. Di Indonesia, hampir semua toko dan retail sudah tidak menggunakan kantong plastik, melainkan guddie bag atau tas dalam bentuk kertas untuk membawa pulang setiap jenis item yang kita beli pada sebuah toko dan retail. Agar tetap aman, yang bersangkutan membeli guddie bag atau tas dalam bentuk kertas.

Kalau tidak membeli, setidaknya membawa guddie bag atau tas dalam bentuk kertas yang baru beberapa kali dipakai. Dengan kata lain, daya tahan akan menurun jika terus sering dipakai, termasuk kantong yang terbuat dari kulit kambing.

Meskipun kantong yang terbuat dari kulit kambing tidak akan mudah robek karena masin elastis. Air anggur yang tertampung dalam kantong mengandung gula dalam sari air anggur yang kelak diubah menjadi alkohol dan karbondioksida. Membuat kantong kulit yang semula elastis lama-kelamaan jadi robek karena terus-menerus dipakai untuk menampung air anggur. Penjelasan mengenai kantong yang lama dan baru serta air anggur, kita memetik sebuah pelajaran.

Pelajaran yang dapat kita petik ialah segera ganti kantong ketika merasakan daya tahan kantong semakin menipis. Tujuannya ialah menghindari rasa malu ketika barang belanjaan atau air anggur jatuh tertumpah ke tanah. Demikian halnya dengan kehidupan Kekristenan kita. Segeralah peka ketika mendapat nasihat dan teguran. Apakah berasal dari Firman Tuhan atau hanya emosi sesaat?

Kalau berasal dari Firman Tuhan, kita akan menjadi dewasa dan semakin serupa seperti yang Dia ingini. Sedih dan merasa berat itu pasti. Namun, tidak terjadi pada waktu yang lama. Segera kita memahami setiap makna dibalik nasihat dan teguran yang tersampaikan dan membuat komitmen untuk mengikutinya. Tidak lagi merasa berat, melainkan karena cinta.

Tuhan, saya akui ada rasa merasa tidak nyaman ketika mendengar nasihat dan didikan. Saya akan terus melatih diri agar memiliki perasaan sukacita sampai tiba waktunya menjadi terbiasa dan akhirnya mengalami kedewasaan rohani menuju keserupaan dalam Engkau. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Luk%205:33-39

Share Artikel ini
Copyright © GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.