Arsip

Sosial Media GBA Center

27 September 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

The Old Attribute | Filipi 3:8 (TB)

2 min read
The Old Attribute

The Old Attribute

Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus. (Filipi 3:8 TB)

Move on adalah sebuah idiom yang tak lagi asing terdengar di telinga. Biasanya digunakan ketika seseorang putus cinta. Dengan berat hati harus segera pergi untuk melepaskan ikatan emosional yang terjalin selama ini. Ketika penulis sedang menguraikan arti dari idiom tersebut, teringat bahwa ikatan emosional tidak hanya terjalin pada dua anak manusia yang memadu kasih, melainkan keberhasilan yang diraih pada masa lampau.

Apa saja keberhasilan yang diraih pada masa lalu? Prestasi yang diraih dalam pendidikan, pekerjaan, dan usaha dagang. Semua itu membangun citra yang baik; semua itu menghasilkan harta benda dalam jumlah yang banyak, tetapi hanya sementara. Karena ada masa dimana kegagalan atau musibah datang menyapa hidup. Kalau bukan karena keduanya, tentu ada masa dimana yang bersangkutan harus pergi meninggalkan dunia. Citra baik hanya menjadi kenangan; harta benda akan habis atau usang dimakan waktu. Apa yang penulis uraikan bukanlah isapan jempol belaka. Karena Paulus memberikan pernyataan melalui nats di atas.

Paulus merupakan seorang Farisi kewarganegaraan Rum – Roma – yang mengenal hukum Musa dengan sangat baik. Tak berhenti smapai di situ, ia menjadi murid dari sang guru besar, yaitu Gamaliel. Hingga pada suatu hari, ia mengalami perjumpaan denga Kristus di tengah perjalanan yang mengubah seluruh hidupnya. Dibuktikan melalui banyaknya pekerjaan misi yang ia lakukan melalui kunjungan dan surat yang ia tulis. Kembali pada pengertian yang penulis uraikan mengenai move on, nats di atas menyatakan bahwa semua prestasi dan pencapaian yang telah ia raih hanyalah cerita masa lalu karena ialah Kristus telah menjadi prioritasnya.

Pernyataan Paulus yang ditulis pada nats di atas memberi peringatan bahwa prioritas pada Kristus harus dibangun mulai dari sekarang. Bukan berarti citra baik dan harta benda itu tidak penting, tetapi cara pandang yang telah berubah – uraian paragraf kedua –  karena Kristus telah ada di hati. Melalui pengenalan akan PribadiNya yang dibangun setiap hari.

Tuhan, terima kasih atas peringatanMu bagi saya untuk membangun pengenalan tentang Engkau. Saya percaya, perlahan namun pasti, saya tidak akan menggenggam erat semua pencapaian yang telah saya miliki. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://www.gotquestions.org/Indonesia/orang-alkitab-paulus.html
  2. https://www.gotquestions.org/forgetting-those-things-which-are-behind.html
Share Artikel ini
Copyright © GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.