<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kristus teladan sejati &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/kristus-teladan-sejati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Sep 2025 08:06:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.17</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>Kristus teladan sejati &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Handuk Kecil &#124; Yohanes 13:4 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/handuk-kecil-yohanes-134-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2025 13:46:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[handuk kecil]]></category>
		<category><![CDATA[humility]]></category>
		<category><![CDATA[karakter Illahi]]></category>
		<category><![CDATA[Kristus teladan sejati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=13631</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/handuk-kecil-yohanes-134-tb/">Handuk Kecil | Yohanes 13:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya. (Yohanes 13:4 TB)</em></h4>



<p>Judul renungan hari ini terinspirasi dari beberapa kisah yang terjadi pada tahun 2013 dan 2024. Penulis akan menguraikannya satu persatu.</p>



<p>Kisah pertama terjadi saat megnikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh gereja lokal tempat penulis beribadah pada November 2013. Pelatihan tersebut diberi nama <em>Doulos Camp</em>. Para peserta yang telah dibagi dalam beberapa kelompok akan dilatih menjadi pelayan yang <em>excellent</em> dan rendah hati. Tidak hanya melalui tugas yang diberikan oleh panitia, seperti mempersiapkan dan membereskan aula yang digunakan saat sesi; mempersiapkan dan membereskan ruang makan serta membersihkan lingkungan sekitar aula tetapi melalui Firman Tuhan yang disampaikan oleh pembicara; ungkapan terima kasih dan pengakuan dosa yang ditulis dalam secarik kertas serta simulasi pembasuhan kaki.</p>



<p>Mengenai simulasi pembasuhan kaki, jika Kristus mengeringkan kaki para murid dengan kain yang terikat pada pinggangNya, para peserta menggunakan handuk kecil untuk mengeringkannya. Sebelas tahun berlalu, penulis akan berlanjut pada kisah kedua.</p>



<p>Tepatnya pada ibadah Kamis Putih yang jatuh pada Maret 2024. Penulis mengikuti ibadah di gereja lokal tempat mama beribadah. Bukan penulis yang melakukannya melainkan penatua dan diaken.</p>



<p>Penatua dan diaken membasuh kaki jemaat dengan jenis kelamin yang sama. Sama sekali tidak ingat, apakah penatua atau diaken yang membasuh kaki penulis, yang teringat saat itu hanyalah perasaan bahagia. Karena makna mengenai pembasuhan kaki yang dilakukanNya tertanam kuat dalam ingatan. Bahwa Kristus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yang harus dipertahankan melainkan berinkarnasi untuk mengajarkan kerendahan hati melalui pembasuhan kaki untuk selanjutnya membasuh manusia seutunnya. Andaikata jika Dia tidak berinkarnasi, kita tidak akan pernah tahu bahwa seluruh manusia harus rendah hati karena Allah yang disembah adalah Pribadi yang demikian, dan sampai selamnaya kita berada dalam kebinasaan kekal.</p>



<p>Pembasuhan kaki yang dilakukan saat ibadah Kamis Putih membuat penulis semakin bersemangat untuk menjadi pribadi yang rendah hati. Tentu tidak mudah menyalibkan keegoisan dan dengan rendah hati menolong sesama. Tetapi penulis berkomitmen untuk terus melakukannya hingga karakterNya yang rendah hati tertanam kuat dalam diri penulis.</p>



<p>Penulis ingin menyampaikan sebuah pesan sebagai penutup. Penulis tidak tahu apakah kedua kisah yang diuraikan pada renungan hari ini dialami oleh pembaca atau tidak. Jika pembaca belum pernah mengalaminya, tentu akan diajarkanNya melalui kisah-kisah lainnya. Karena kerendahan hati tidak hanya dimiliki oleh orang biasa melainkan juga pemimpin. Tidak hanya pemimpin gereja tetapi juga komunitas rohani, pelayan misi, dan <em>marketplace</em>.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, terima kasih telah mengajarkan tentang kerendahan hati melalui pembasuhan kaki yang Engkau lakukan saat itu. Biarlah makna kerendahan hati yang terkandung dibalik kisah tersebut dapat diterapkan dalam hidup saya.Tentu akan ada kisah lainnya yang Engkau tunjukkan untuk membentuk saya semakin menjadi pribadi yang demikian. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Yoh%2013:4"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Yoh%2013:4</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/handuk-kecil-yohanes-134-tb/">Handuk Kecil | Yohanes 13:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Spritual Intelligence &#124; Amsal 9:10 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/spritual-intelligence-amsal-910-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Oct 2023 14:12:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[berdoa dan berpuasa]]></category>
		<category><![CDATA[cinta dua arah]]></category>
		<category><![CDATA[emotional intelligent]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[hati seorang murid]]></category>
		<category><![CDATA[hukum yang terutama]]></category>
		<category><![CDATA[Kristus teladan sejati]]></category>
		<category><![CDATA[Perkenanan Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sang Firman]]></category>
		<category><![CDATA[spritual intelligence]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=10466</guid>

					<description><![CDATA[<p>Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10 TB)...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/spritual-intelligence-amsal-910-tb/">Spritual Intelligence | Amsal 9:10 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10 TB)</em></h4>



<p>Setiap dari kita tentu mengetahui bahwa hukum yang terutama ialah <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/cinta-dua-arah-markus-1230-31-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">mengasihi Allah dan sesama</a>, baik melalui Firman yang dibaca dalam Alkitab maupun khotbah yang didengar secara onsite dan online. Hukum tersebut disampaikan oleh Anak Manusia karena Dia merupakan <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/sang-firman-yohanes-11-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Firman yang menjadi manusia</a>. Hukum tersebut tidak hanya disampaikanNya melainkan juga <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/yesus-teladan-sejati-1-petrus-221-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">memberikan teladan selama Dia berada dalam dunia</a> – mengikuti kehendak Bapa yang diwujudnyatakan dalam <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/humility-and-compassion-yohanes-1315-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pelayanan</a>, kemampuan <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/kesempatan-kedua-yohanes-811-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">melihat segala sesuatu secara objektif</a> serta <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/from-the-heart-matius-2028-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pengampunan yang ditunjukkan melalui pengorbanan</a>. Firman yang telah dibaca dan didengar tidak boleh berlalu begitu saja melainkan harus ditindaklanjuti.</p>



<p>Tindak lanjut yang penulis maksud ialah meningkatkan kecerdasan secara spritual. Kecerdasan tersebut memampukan setiap kita untuk menyadari bahwa Kristus telah ada bersama-sama dengan Bapa sebelum dunia dijadikan dan Dia datang ke dunia guna memulihkan hubungan manusia dengan Bapa yang terputus akibat dosa. Kesadaran tersebut menumbuhkan perasaan kagum dan hormat dalam hati. Perasaan tersebut menggerakkan hati untuk <a href="https://bacaalkitab.com/dia-hanya-sejauh-doa-roma-1212-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">berdoa</a> dan <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/fasting-ezra-823-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">berpuasa</a> agar <a href="https://bacaalkitab.com/mata-adalah-pelita-matius-622-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">mata senantiasa tertuju padaNya</a> meski situasi dan kondisi yang dihadapi sedang tidak baik; telinga <a href="https://bacaalkitab.com/sang-mentor-1-tesalonika-21112-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">senantiasa mendengar arahanNya</a>; hati senantiasa <a href="https://bacaalkitab.com/marka-jalan-efesus-412-13-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">tergerak untuk mengikuti arahanNya</a>. Jika kecerdasan spritual kita baik maka kecerdasan intelektual dan <a href="https://bacaalkitab.com/emotional-intelligent-mazmur-378-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">emosional</a> akan baik pula. Apa yang penulis uraikan haruslah pembaca ikuti supaya Firman yang telah dibaca dan didengar <a href="https://bacaalkitab.com/hati-seorang-murid-markus-420-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">tidak berlalu dengan sia-sia</a>.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=20&amp;chapter=9&amp;verse=10" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=20&amp;chapter=9&amp;verse=10</em></a></li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_spiritual" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener"><em>https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_spiritual</em></a></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/spritual-intelligence-amsal-910-tb/">Spritual Intelligence | Amsal 9:10 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesempatan Melayani &#124; Yohanes 9:4 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/kesempatan-melayani-yohanes-94-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 May 2023 13:40:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bersaksi adalah bagian melayani]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berhenti bersaksi]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan melayani]]></category>
		<category><![CDATA[Kristus teladan sejati]]></category>
		<category><![CDATA[melayani sebagai gaya hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=9638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kesempatan-melayani-yohanes-94-tb/">Kesempatan Melayani | Yohanes 9:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja. (Yohanes 9:4 TB)</em></h4>



<p>Nats di atas pernah penulis sampaikan saat berkhotbah bagi anak-anak remaja di gereja lokal tempat penulis beribadah. Penulis menyatakan bahwa <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/janji-penyertaan-matius-2820-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bersaksi</a> merupakan cara yang paling mudah dilakukan dalam <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/berikanku-hatimu-matius-1414-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">menjangkau jiwa</a> karena tidak hanya dilakukan di gereja atau komsel melainkan juga <a href="https://bacaalkitab.com/berbakti-dengan-hati-kolose-323-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">keluarga, pekerjaan, dan masyarakat</a>. Seberapapun usia kita saat menyampaikan kesaksian, terlebih dahulu <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/berilah-aku-tuhan-mazmur-11966-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">harus memiliki pengetahuan</a> akan segala hal tentang Dia yang didapat ketika kita <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/baca-kitab-suci-doa-tiap-hari-1-timotius-413-tb-2/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">memiliki gaya hidup membaca dan merenungkan FirmanNya</a> serta <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/disiplin-rohani-1-timotius-47b-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">komitmen dan kontinuitas dalam membangun keintiman</a> dan memberi diri seutuhnya untuk dibentuk menjadi <a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bacaalkitab.com/seperti-yang-kau-ingini-1-petrus-115-tb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">serupa seperti yang Dia ingini</a>. Beberapa hal yang wajib kita bagikan ketika bersaksi ialah, bagaimana kita meneladani Kristus – memiliki <a href="https://bacaalkitab.com/integritas-ibrani-413-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">integritas</a> dan <a href="https://bacaalkitab.com/to-invinity-and-beyond-matius-2515-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">loyalitas</a> – dan <a href="https://bacaalkitab.com/be-kind-lukas-1033-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">belas kasihan terhadap orang yang membutuhkan pertolongan</a> dengan cara <a href="https://bacaalkitab.com/berikanku-hatimu-1-tesalonika-49b-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">memberikan pengajaran, nasihat, waktu dan tenaga</a>.</p>



<p>Menyampaikan kesaksian <a href="https://bacaalkitab.com/tips-bersaksi-markus-1615-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">bukan tujuan untuk pamer</a> melainkan untuk menggugah hati para pendengar agar turut melakukannya. Kita perlu meminta hikmat padaNya agar terus mengikuti teladanNya sehingga kesaksian yang disampaikan bukanlah isapan jempol belaka dan kalimat yang terucap bukanlah untuk mengagungkan diri sendiri terlebih menghakimi oknum tertentu. <a href="https://bacaalkitab.com/yesus-teladan-sejati-1-petrus-221-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">Teruslah ikuti teladanNya</a> dan <a href="https://bacaalkitab.com/jangan-berhenti-bersaksi-2-timotius-18-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">jangan berhenti bersaksi</a> selama kita masih diberikan <a href="https://bacaalkitab.com/hidup-ini-adalah-kesempatan-yakobus-414-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kesempatan untuk hidup</a> dan selama waktu kedatanganNya belum tiba.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=43&amp;chapter=9&amp;verse=4" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=43&amp;chapter=9&amp;verse=4</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kesempatan-melayani-yohanes-94-tb/">Kesempatan Melayani | Yohanes 9:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
