The Grumpy | Filipi 2:14 (TB)
2 min read
The Grumpy Filipi 2:14
“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,” Filipi 2:14 (TB)
Kebanyakan dari kita pasti tahu kisah Snow White and The Seven Dwarfs (Putri Salju dan tujuh Kurcaci). Dongeng ini bercerita tentang seorang anak yang dijahati dan dibuang oleh ibu tirinya, lalu diselamatkan oleh para kurcaci di hutan. Salah satu dari tujuh kurcaci bernama Grumpy. Sesuai dengan namanya, Grumpy ini pemarah, sulit bergaul, selalu menentang dan membantah, serta tidak setuju terhadap segala hal. Ia melakukan segala hal pun sambil menggerutu dan senang berdebat.
Dalam kehidupan, seringkali kita menemui orang yang memiliki karakter seperti ini. Mungkin teman sekantor kita, atau orang yang hidup dilingkungan tempat tinggal kita. Jauhilah orang dengan karakter seperti ini sebab bergaul dengan si penggerutu atau pemarah akan merampas sukacita kita, bahkan bisa mempengaruhi karakter kita, sehingga kita pun bisa menjadi orang yang cepat gusar.
Jika tidak bisa dijauhi, artinya kita harus hidup bersama dengan orang yang memiliki karakter ‘grumpy’, —mungkin orang tua atau pasangan kita—, maka bersabarlah dan jangan lupa didoakan. Hindari perdebatan. Bukan berarti harus terus mengikuti suasana hatinya, tapi ambillah sikap tegas dan buatlah batasan. Sehingga hari-hari kita tidak terus berisi amarah dan omelan.
Terakhir, jangan kita sendiri menjadi penggerutu, jangan hobby berdebat, dan berhentilah komplain terhadap segala hal. Juga jangan merasa pintar dan merasa hebat jika menang dalam perdebatan. Jangan suka memulai perdebatan, terutama tentang kekristenan atau Fiman TUHAN. Peganglah keyakinan kita, bersaksilah dan mengajarlah tentang Firman TUHAN sebab itu adalah perintah TUHAN, tetapi jangan berdebat! Ingat TUHAN tidak butuh pembela, IA lebih dari sanggup membela diriNya sendiri.
Hari ini, melalui renungan ini, mari kita memperbaharui karakter kita. Menjadi serupa dengan Kristus dalam perkataan dan perbuatan. Biarlah setiap kata yang keluar dari mulut kita adalah yang membangun dan menghibur dan memberkati orang di sekitar kita. Tidak menjadi penggerutu atau tukang komplain, apalagi pemarah. Tetapi membawa sukacita dan damai di mana pun kita berada. Amin.
GOD bless!


