<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jangan latah &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/jangan-latah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Aug 2025 12:55:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.17</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>jangan latah &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Slow Respon &#124; Yakobus 1:19-20 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/slow-respon-yakobus-119-20-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 12:16:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[jangan latah]]></category>
		<category><![CDATA[rise and shine]]></category>
		<category><![CDATA[slow respon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=13594</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/slow-respon-yakobus-119-20-tb/">Slow Respon | Yakobus 1:19-20 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. (Yakobus 1:19-20 TB)</em></h4>



<p>Respon berarti tanggapan; reaksi; jawaban. Yang penulis maksud dalam judul renungan hari ini bukanlah sengaja lama membalas pesan <em>WhatsApp </em>melainkan saat dimana mendengarkan orang bicara dan membuat status serta membalas komentar di sosial media.</p>



<p>Setelah pembaca tau arti dibalik kata respon serta maksud dari judul renungan hari ini, ada sebuah pertanyaan yang ingin penulis utarakan. Bagaimanakah seharusnya yang dilakukan sebelum memberikan respon?</p>



<p>Berpikir terlebih dulu. Itulah jawaban yang sesungguhnya tetapi kenyataannya tidak seperti itu! Secara spontan mengeluarkan pernyataan menghibur; menasihati; dan menguatkan menurut yang bersangkutan tetapi merupakan pernyataan yang menyinggung bagi yang mendengar. Bagi setiap kita yang seperti itu akan berkata, saya memang begini orangnya, apa yang harus saya lakukan?</p>



<p>Yang dilakukan ialah berdoa. Setiap saat dan setiap waktu melakukannya setiap hendak bercanda, mendengar keluh kesah, memberikan nasihat; kritik dan saran. Tentu saja tidak terjadi saat itu tetapi lambat laun akan menyadarkan kita untuk berpikir ulang sebelum berbicara dan memberi respon. Dalam hati berkata, saya tidak boleh sembarangan bicara! Bagaimana perasaan mereka ketika membaca status dan komentar saya? Saya harus lebih banyak mendengarkan sebelum memberi respon!</p>



<p>Sebagai penutup, penulis ingin mengingatkan setiap kita agar berdoa setiap saat dan setiap waktu supaya dapat melakukan apa yang penulis uraikan pada paragraf sebelumnya. Sehingga setiap orang yang mendengar pernyataan yang kita ucapkan dan tuliskan tidak menjadi batu sandungan melainkan jadi pembelajaran bagi orang lain. Agar mereka juga melakukan seperti yang kita lakukan, berpikir dulu sebelum berbicara dan mengetik.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, tolong ingatkan saya senantiasa agar setiap saat dan setiap waktu berdoa sehingga saya dapat berpikir ulang setiap kali merespon pembicaraan dan komentar; perkataan yang saya ucapkan dan saya tulis tidak menyakiti hati melainkan menjadi penyejuk hati bagi sesama. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://jagokata.com/arti-kata/respons.html">https://jagokata.com/arti-kata/respons.html</a></em></li><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=yak&amp;chapter=1&amp;verse=19">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=yak&amp;chapter=1&amp;verse=19</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/slow-respon-yakobus-119-20-tb/">Slow Respon | Yakobus 1:19-20 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Latah! &#124; Yakobus 1:19 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/jangan-latah-yakobus-119-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fonny Joseph]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2021 09:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[cepat mendengar]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[jangan latah]]></category>
		<category><![CDATA[lambat berkata-kata]]></category>
		<category><![CDATA[yakobus 1:19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=5816</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/jangan-latah-yakobus-119-tb/">Jangan Latah! | Yakobus 1:19 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center">&#8220;Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;&#8221;  Yakobus 1:19 (TB)</h4>



<p>Disadari atau tidak, kecenderungan manusia adalah mencari dan membicarakan hal-hal negatif dari suatu hal, suatu peristiwa, maupun kehidupan orang lain, dibandingkan membicarakan hal-hal positif yang membangun. Seringkali, semakin negatif suatu berita, semakin seru dikomentari maupun dipergunjingkan oleh masyarakat. Apalagi di zaman internet <a href="https://bacaalkitab.com/jangan-kepo-donk-1-tesalonika-411-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">hipercepat</a> ini, kesempatan untuk mengekspos kehidupan pribadi maupun orang lain melalui media sosial, semakin terbuka lebar. Kesempatan untuk mengomentari, mencela, menghina, bahkan memaki orang yang tidak dikenal pun ikut terbuka. Selain itu juga, banyak kesempatan untuk menyebarkan hasutan emosional, berita bohong, dan kabar yang tidak pernah terjadi.</p>



<p>Pelajaran kebijaksanaan dari ayat Firman TUHAN hari ini adalah agar kita cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata dan lambat untuk marah. Belajar mengontrol mulut adalah hal yang <a href="https://bacaalkitab.com/wanita-bijak-amsal-3113-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">bijak</a>. Amsal 10:19 mengatakan “Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi orang yang menahan bibirnya berakal budi.”</p>



<p>Biarlah hari ini kita belajar untuk tidak cepat mengomentari segala sesuatu, belajar menahan mulut, dan hanya membuka mulut untuk mengeluarkan kata-kata yang berhikmat dan penuh <a href="https://bacaalkitab.com/god-is-love-1-yohanes-48-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">kasih</a>. Belajar untuk tidak latah menyebar berita yang kita tidak tahu pasti kebenarannya, dan juga tidak latah mengomentari kehidupan pribadi orang lain. Jangan menjadi <em>haters</em>. Jangan menjadi serupa dengan dunia dalam segala kemorat-maritan <a href="https://bacaalkitab.com/obat-luka-mazmur-569-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">emosional</a> dan informasinya. Berdirilah teguh dalam kebenaran Firman TUHAN, taburkanlah hikmat dan sebarkanlah kasih.<br>GOD bless!</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/jangan-latah-yakobus-119-tb/">Jangan Latah! | Yakobus 1:19 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
