Received the Anointing | 1 Petrus 4:11b (TB)
2 min read
Received the Anointing
Jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah. (1 Petrus 4:11b TB)
Apapun jenis acara yang diselenggarakan, entah itu pernikahan; gathering; seminar; konser atau kuis, tidak hanya orang yang perfeksionis, umumnya setiap orang menginginkan semuanya berjalan dengan excellent. Mulai dari segala sesuatu di tempat dan ruangan yang mencakup listrik, lighting, sound system; penampilan yang mencakup kostum dan makeup; pertunjukan yang mencakup pembawa acara dan pengisi acara hingga konsumsi dan coffee break. Semua itu diatur oleh kru yang bertugas.
Jika kru yang bertugas berhasil membuat acara berjalan dengan lancar, ada rasa puas yang dirasakan oleh sang penyelenggara acara. Ke depannya kru tersebut akan dipanggil kembali untuk acara yang serupa. Bagaimanakah semua itu dapat berjalan dengan baik? Dengan menerima pelatihan dari mentor atau coach dari pihak yang terkait dengan masing-masing bidang yang digeluti.
Apakah dengan menerima pelatihan dari mentor dan coach sudah cukup? Tentu saja tidak! Umumnya, yang bersangkutan berdoa secara pribadi agar saat melaksanakan tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Apa yang baru saja penulis uraikan adalah maksud dari judul renungan hari ini.
Tidak hanya persiapan dan berdoa secara pribadi, tetapi harus menerima urapan dari Tuhan mengingat Dia adalah sang pemilik pengetahuan, sumber kekuatan dan pemberi kemampuan. Apapun jenis pelayanan yang dilakukan – usher, kolektan, multimedia, melainkan juga worship leader, singers, dan pemusik. Entah gereja yang bersangkutan melaksanakan ibadah doa pengurapan atau tidak, yang bersangkutan harus memiliki kesadaran secara pribadi untuk berdoa dan berpuasa guna menerima pengurapanNya. Ketika yang bersangkutan menerima urapanNya, yang bersangkutan akan membuat hatiNya bersukacita.
HatiNya begitu bersukacita melihat yang bersangkutan mengandalkan Dia di tengah persiapan yang dilakukan. Sehingga yang bersangkutan dapat melaksanakan pelayanan dengan baik dan mampu bekerjasma dengan rekan-rekan pelayan lainnya sehingga ibadah berjalan dengan baik dan lancar. Jika hatiNya bersukacita, maka yang bersangkutan akan dikepakkan sayapnya oleh Dia untuk melayani di gereja lainnya.
Tuhan, doa ini dipanjatkan sebagai pengingat agar tidak hanya mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk melayani di gereja atau komunitas rohani, melainkan sebagai pengingat untuk menerima pengurapan dariMu, entah dari ibadah pengurapan yang dilaksanakan di gereja atau secara pribadi. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=60&chapter=4&verse=11


