Arsip

Sosial Media GBA Center

15 January 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Depression? This is You Need To Know | Mazmur 23:1 (TB)

2 min read
Depression? This is you need to know

Depression? This is you need to know Mazmur 23:1

“Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” Mazmur 23:1 (TB)

Awalnya saya pikir depresi hanyalah periode yang sangat buruk yang pada akhirnya akan dilewati orang, jika saja mereka berusaha cukup keras.
Namun ternyata, tidak seperti itu. Depresi adalah hari-hari di mana kita bergerak lambat dan tanpa perasaan, berpura-pura menjadi manusia yang berfungsi normal di luar rumah sementara melampiaskan emosi di rumah. Satu momen bisa menangis tersedu-sedu tanpa terkendali, lalu tidak merasakan apa pun di momen berikutnya.

Kepada mereka yang mengalami depresi: renungan hari ini datang untuk menyampaikan bahwa: bukan salahmu jika kamu merasa seperti ini. Banyak kemungkinan yang menyebabkan depresi, salah satunya adalah kerentanan genetik terhadap peristiwa-peristiwa penting dalam hidup.

Namun saya ingin menyampaikan bahwa ketika depresi terasa begitu berat, dan membuka Alkitab atau berdoa terasa sangat sulit, ingatlah bahwa TUHAN selalu menyertai dan mendukungmu. Depresi tidak dapat memisahkanmu dari kasih-Nya (Roma 8:38-39). Alih-alih mencari cara lain untuk meredakan rasa sakitmu, biarkan TUHAN memberikan penghiburan kepadamu. Mazmur mengingatkan kita akan kesetiaan dan penyelamatan TUHAN (Mazmur 23, 31, 143).

Meminta bantuan memang terasa menakutkan, tetapi Anda membutuhkan orang-orang terpercaya untuk mendukung Anda di saat Anda membutuhkan pertolongan. TUHAN akan mengirimkan atau menggunakan orang-orang dalam hidup kita—teman, kerabat, konselor—untuk menemani kita. Di masa-masa sulit ini, biarlah TUHAN menjadi terang. DIA bersama kita dan ada untuk kita.

Pesan bagi semua anak TUHAN, —perhatikan ini: kita yang tidak tahu seperti apa depresi itu mungkin merasa tidak nyaman. Kita tidak tahu apa yang harus dikatakan atau dilakukan untuk membantu, jadi kita tetap diam, dan terkadang kita malah menjaga jarak.

Tetapi kasih membutuhkan kehadiran. Anda tidak perlu sepenuhnya memahami perasaan mereka untuk berada di sana bagi mereka, dan untuk meyakinkan mereka bahwa Anda terus melihat mereka sebagai teman, saudara laki-laki atau perempuan, sesama anak TUHAN. Hadirlah, peluk mereka yang menderita dengan hati, kasih, dan kepedulian. Bukan penghakiman.
GOD bless!

Share Artikel ini