Daniel: The Great Counselor | Daniel 9:22 (TB)
2 min read
Daniel: The Great Counselor Daniel 9:22
Lalu ia mengajari aku dan berbicara dengan aku: “Daniel, sekarang aku datang untuk memberi akal budi kepadamu untuk mengerti.” Daniel 9:22 (TB)
Daniel dan kawan-kawan seperjuangannya menghidupi hidup yang tidak mudah. Mereka dijajah dan dipindahkan dari tanah kelahiran mereka, dipaksa untuk ikut sebagai tawanan ke nagara asing untuk melayani raja dari kerajaan yang mengalahkan bangsa mereka. Meski harus menjalani semua penderitaan ini, Daniel dan kawan-kawannya berhasil mempermuliakan nama TUHAN dan bersinar sebagai orang-orang paling bijaksana di negara asing, atas bangsa penjajah yang besar dan kuat dan memiliki wilayah jajahan yang terbesar pada masa itu.
Mempelajari kitab Daniel, kita tahu bahwa Daniel menjadi penasehat bagi 5(lima) orang raja yang memerintah dari 3(tiga) kerajaan yang berbeda. Wow! Seseorang dari bangsa jajahan yang hidup dalam pembuangan dan dipertahankan sebagai penasehat bagi raja-raja dari Kerajaan yang berbeda, tentunya adalah suatu prestasi besar. Daniel tentunya sangat hebat.
Melalui bacaan Firman TUHAN pada hari ini, kita sungguh menyadari bahwa TUHAN-lah sumber kebijaksanaan. IA sendiri yang memberikan hikmat dan pengertian kepada orang yang bijak. Dan mempelajari Firman adalah sumber hikmat para bijak. Dan bukan hanya mempelajari, tetapi juga melakukannya. Banyak kisah yang membuktikan bahwa Daniel dan kawan-kawannya setia melakukan Firman dan setia menyembah hanya kepada TUHAN, Allah Israel.
Kisah Daniel dan kawan-kawannya mengajarkan bahwa kesetiaan yang diperlengkapi dengan roh yang luar biasa (Daniel 5:12 dan Daniel 6:3) —dari Sang Pemilik Hikmat, akan menjadi pengaruh yang besar bagi manusia sepanjang zaman. Itulah tugas dan tanggung jawab dari TUHAN kepada orang-orang yang dikaruniai kebijaksanaan. Yaitu untuk menuntun banyak orang kepada kebenaran, seperti bintang-bintang menuntun para pelaut dan pengembara di masa lalu, sebelum peta atau alat navigasi lain diciptakan.
Biarlah renungan hari ini terus mengingatkan kita untuk hidup dalam tuntunan Firman TUHAN, agar kita dapat menjadi orang-orang berhikmat yang kebijaksanaannya dapat juga menuntun orang lain kepada kebenaran. Atau —meminjam istilah zaman ini—, menjadi influencer yang membawa para follower kepada pengenalan akan kebenaran Firman TUHAN.
GOD bless!


