Arsip

Sosial Media GBA Center

3 October 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Berita Pembebasan | Yesaya 61:1 (TB)

2 min read
Berita Pembebasan

Berita Pembebasan

Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara. (Yesaya 61:1 TB)

Ada dua analogi yang terlintas dalam benak penulis ketika melihat judul renungan hari ini ialah korban penculikan dan warga binaan rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan. Penulis akan membahasanya satu-persatu. Mari kita mulai dengan analogi yang pertama.

Analogi pertama ialah tentang korban penculikan. Sang korban ditutup mulutnya supaya tidak berteriak-teriak; tangan dan kakinya diikat agar tidak melarikan diri. Setiap orang yang menjadi korban penculikan berusaha untuk melarikan diri dengan berberapa cara.

Cara pertama ialah dengan meminta tolong serta share location melalui WhatsApp chat. Cara kedua ialah dengan melarikan diri ketika sang penculik sedang lengah. Hingga pada suatu hari, dalam ibadah raya; komsel atau dalam kesempatan lainnya, sang korban bersaksi tentang pertolonagn Tuhan ketika menjadi korban penculikan. Berbicara mengenai kesaksian, penulis akan beralih pada analogi yang kedua.

Analogi kedua ialah tentang warga binaan rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan. Mungkin saja sang pelaku penculikan langsung diringkus dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di dalam jeruji. Berapapun lamanya sang pelaku menjalani masa hukuman, tentu memiliki pengalaman bersama dengan Tuhan ketika menjalani hukuman dalam jeruji yang disampaikan ketika ibadah berlangsung. Setelah menyampaikan kesaksian, yang bersangkutan bersama warga binaan lainnya diperlengkapi dengan kebenaran Firman Tuhan agar semakin digerakkan untuk bertobat dan hidup di dalamnya. Dari kedua analogi yang sudah diuraikan, penulis mengambil kesimpulan, yaitu hikmat dari Allah, pemberitaan Firman Tuhan mengenai pembebasan.

Hikmat dari Allah dan pemberitaan Firman Tuhan mengenai pembebasan tidak hanya tertuju kepada korban dan pelaku penculikan; warga binaan rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan, melainkan juga kepada setiap orang yang tidak melakukan tindakan kriminal, tetapi terikat dengan kebiasaan buruk. Sebuah kebiasaan yang tidak menggiring yang bersangkutan pada jeruji besi, tetapi memengaruhi kesehatan, ekonomi, keharmonisan rumah tangga, membuat aktivitas berjalan menjadi lambat bahkan stagnasi. Ketika berhasil keluar dari kebiasaan buruk, yang bersangkutan harus memberitakannya kepada sesamanya manusia, tetapi tidak membanggakan dirinya, melainkan memuliakan Tuhan yang telah memberikan RohNya untuk membebaskan dan mengingatkan agar hiudp dalam pertobatan.

Tuhan, tolong ingatkan saya senantiasa agar tidak hanya memberitakan Firman Tuhan, melainkan juga berikan kesaksian. Karena merupakan berita pembebasan atas setiap orang yang mengalami keterikatan. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=23&chapter=61&verse=1
  2. https://www.gotquestions.org/Indonesia/keterikatan-rohani.html
Share Artikel ini
Copyright © GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.