Arsip

Sosial Media GBA Center

8 February 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Aku Memelukmu | Mazmur 27:10 (TB)

2 min read
Aku Memelukmu

Aku Memelukmu

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku. (Mazmur 27:10 TB)

Penulis memulai renungan hari ini dengan sebuah pertanyaan kepada pembaca atau orang yang pembaca kasihi yang sudah memiliki buah hati. Berapakah jumlah anak di tengah keluarga? Bagaimanakah setiap anak merasakan kasih sayang yang anda berikan? Tentu muncul pertanyaan dalam benak anda, apa maksud penulis mengajukan pertanyaan semacam itu?

Alasan penulis mengajukan pertanyaan semacam itu ialah, karena dari semua anak yang ada di tengah keluarga, pasti ada satu yang merasa diabaikan. Tentu setiap orangtua mengasihi anak-anaknya, tetapi tidak semua orangtua memperlakukan anak-anaknya dengan adil. Apa yang baru saja penulis uraikan bukanlah asumsi semata. Karena penulis tidak hanya mendengar cerita bahkan menyaksikannya secara langsung, tetapi juga tercatat dalam Alkitab. Penulis akan uraikan salah satu kisah yang cukup terkenal, yaitu kisah waktu Daud diurapi sebagai raja.

Pada suatu hari, datanglah Samuel untuk mengurapi Daud menjadi raja menggantikan Saul. Umumnya, orangtua sering bertindak keras bahkan mengabaikan anak sulung dibandingkan anak bungsu. Alasannya bermacam-macam, entah karena sudut pandang orangtua terhadap anak sulung sebagai anak yang bisa diandalkan untuk membantu orangtua atau karena budaya. Daud dianggap sebelah mata karena anak sulung dianggap sebagai kekuatan dan kehormatan bagi orangtua menurut budaya saat itu, termasuk Isai. Bagaimanakah perasaan Daud ketika diperlakukan demikian? Pasti merasa sedih dan diabaikan, tetapi ia tidak berlarut-larut dalam perasaan itu. Karena ia sadar bahwa Tuhan selalu siap sedia untuk memeluk dan menggendongnya.

Setelah penulis membahas perlakuan orangtua terhadap anak sulung dan bungsu, kini akan membahas tentang anak tengah. Ternyata, tidak selalu anak sulung atau bungsu yang merasa terabaikan, melainkan juga anak tengah. Ia merasa terjepit di antara kakak dan adiknya. Di satu sisi ia harus menuruti sang kakak, tetapi di sisi lain ia harus menjadi contoh bagi adiknya.

Kepada pembaca atau orang yang pembaca kasihi yang merupakan seorang anak. Berada di posisi manakah anda, sebagai anak sulung, tengah atau bungsu yang merasa terabaikan akibat perlakuan orangtua, dengarkanlah ini. Tidak ada orangtua yang tidak sayang anak-anaknya, tetapi mereka tidak sadar telah berlaku demikian. Ampunilah mereka walaupun sulit; ingatlah senantiasa bahwa Tuhan selalu siap sedia untuk memeluk dan menggendong anda; anggaplah bahwa anda adalah orang terpilih untuk menjadi lebih cepat dewasa, bijaksana, dan dapat menunjukkan cinta Tuhan dengan tidak membalas dendam, melainkan menebar kasih.

Tuhan, penulis berdoa bagi pembaca yang saat ini merasakan diabaikan oleh orangtua atau mungkin diperlakukan dengan sangat keras oleh mereka, tolong ingatkan senantiasa bahwa Engkau senantiasa memeluk dan menggendong. Dengan Engkau mengingatkan, yang bersangkutan akan tetap berdamai dengan orangtua sebagai wujud menyatakan kasih Tuhan kepada mereka. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=19&chapter=27&verse=10
  2. https://www.alodokter.com/oldest-child-syndrome-dan-pengaruhnya-terhadap-kepribadian-si-sulung
  3. https://www.alodokter.com/middle-child-syndrome-ini-yang-perlu-diketahui
  4. https://ifgfsolo.blogspot.com/2024/03/dilupakan-manusia-tetapi-dipilih-tuhan.html
  5. https://www.sarapanpagi.org/anak-sulung-vt201.html
Share Artikel ini