Throughout Life | Mazmur 63:5 (TB)
2 min read
Throughout Life
Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu. (Mazmur 63:5 TB)
Beberapa orang memiliki kebiasaan merefleksikan pengalaman, pikiran, dan perasaan ke dalam tulisan. Kegiatan tersebut dinamakan journaling. Seringkali dianggap sebagai catatan harian biasa atau aktivitas psikologi. Namun, dalam kacamata iman, aktivitas ini bisa mentransformasi tindakan penyembahan yang paling intim dan jujur.
Pada dasarnya, kitab Mazmur adalah “buku jurnal” raja Daud dan beberapa pemazmur lainnya. Didalamnya berisi keluh kesah, ketakutan, ratapan, pujian, dan proklamasi iman. Ketika Daud menuliskan emosinya secara jujur di hadapan Tuhan, tulisan itu berubah menjadi penyembahan yang diwariskan melintasi zaman. Journaling mengizinkan kita melakukan yang sama untuk menyembah Tuhan dalam kejujuran total.
Penyembahan tidak selalu diirngin musik. Terkadang terjadi dalam keheningan, saat kita membuka lembaran kosong yang berubah menjadi ruang doa di atas kertas sebagai bentuk menumpahkan segala rasa dan membiarkan Tuhan memeluk kejujuran kita. Renungan hari ini mengajak kita untuk tidak menulis panjang atau pendek, melainkan satu kalimat doa. Bisa kalimat bersyukur atau pergumulan dalam sepanjang hidup kita sebagai bentuk penyertaan Tuhan.
Tuhaan, memang tidak semua orang melakukan journaling, tetapi biarlah penjelasan mengenai kegiatan tersebut dalam renungan hari ini bisa menggerakkan orang-orang yang tidak melakukannya. Karena raja Daud dan beberapa orang mengagungkanMu lewat mazmur yang mereka tulis sehingga dapat dibaca oleh manusia disepanjang sejarah dan zaman, demikian halnya dengan journaling yang dilakukan dapat menjadi catatan akan pujian dan pengagungan yang kelak dibaca oleh anak, cucu, dan cicit mereka. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemugnud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=mazmur&chapter=63&verse=5


