Arsip

Sosial Media GBA Center

25 July 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Tak Terbatas | Kisah Para Rasul 16:25 (TB)

2 min read
Tak Terbatas

Tak Terbatas

Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. (Kisah Para Rasul 16:25 TB)

Yang terbesit dalam benak penulis ketika melihat judul renungan hari ini ialah moment ketika pelayanan penjara. Ada beberapa perbedaan antara warga binaan dengan Paulus dan Silas.

Perbedaan antara warga binaan dengan Paulus dan Silas akan penulis uraikan dalam beberapa poin agar memudahkan pembaca untuk melihat perbedaannya:

  1. Umumnya, seseorang masuk penjara akibat pelanggaran hukum yang dilakukannya sementara Paulus dan Silas masuk penjara karena membebaskan seorang perempuan yang diganggu oleh roh jahat.
  2. Umumnya, seseorang masuk penjara dengan keadaan yang baik-baik saja kecuali jika melakukan perlawanan sementara Paulus dan Silas tidak melawan, tetapi sudah dalam keadaan terluka karena membela injil.
  3. Umumnya, seseorang dipenjara tidak dalam keadaan diborgol atau dipasung, tetapi Paulus dan Silas tidaklah demikian.
  4. Hanya Tuhan dan yang bersangkutan yang mengetahui apakah memiliki gaya hidup beribadah atau tidak. Namun, Alkitab mencatat secara tersirat, bahwa Paulus dan Silas memiliki gaya hidup menaikkan pujian dan penyembahan  —  dinaikkan ketika tengah malam.
  5. Berkenaan dengan poin 4, mujizat tentu dapat dirasakan, tetapi belum pernah penulis dengar dari teman-teman sepelayanan penjara mengenai penjaga penjara yang memiliki pengalaman dengan Tuhan, entah karena memang penulis tidak tahu ceritanya, tetapi sudah menjadi orang percaya atau belum tergerak hatinya untuk percaya. Namun, untuk kisah Paulus dan Silas, mujizat yang terjadi membuat sang penjaga memutuskan untuk menjadi orang percaya karena peristiwa yang terjadi setelah mereka berdua menaikkan pujian dan penyembahan

Dari semua poin yang telah diuraikan, penulis menyimpulkan bahwa situasi bukanlah penghalang untuk menaikkan pujian dan penyembahan. Tidak harus masuk penjara secara fisik, melainkan penjara dalam bentuk lainnya.

Mengenai penjara dalam bentuk nyata, ketika masuk dalam keadaan tubuh yang baik atau tidak; dalam keadaan tubuh yang bebas atau diborgol dan dipasung. Mengenai penjara dalam bentuk tersirat, seperti sakit-penyakit, kecelakaan atau menjadi korban dari tindakan kejahatan, hati yang membeku karena pengkhianatan. Dalam bentuk apapun penjara yang sedang pembaca jalani saat ini, kuasa pujan dan penyembahan sanggup memulihkan yang bersangkutan, entah waktunya cepat seperti Paulus dan Silas atau dalam kurun waktu yang lama. Dalam bentuk apapun penjara yang sedang pembaca jalani saat ini, tidak hanya memberikan penghiburan bagi yang bersangkutan, melainkan juga harapan akan terjadinya pemulihan yang tak terpikirkan.

Tuhan, terima kasih sudah mengajarkan kami bahwa kuasaMu tak terbatas oleh ruang dan keadaan. Tolong ingatkan senantiasa agar tidak berhenti menaikkannya di saat situasi dan kondisi sedang tidak baik-baik saja. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Kis%2016:25

Share Artikel ini