The Message from My Love | Mazmur 119:97 (TB)
2 min read
The Message from My Love
Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97 TB)
Metode pengiriman pesan mengalami perubahan dari generasi ke generasi. Penulis akan menguraikannya mengingat renungan dibaca oleh semua kalangan usia.
Teruntuk anak remaja, penulis ingin memberitahukan bahwa zaman dahulu menggunakan pos hingga tiba waktunya handphone mulai banyak digunakan sejak tahun 2000an dan menjadi kebutuhan sejak 2010an ke atas. Awalnya mengirim surat dengan menggunakan surat kemudian menggunakan fitur Short Mesaage Service – SMS – pada awal 2000an kemudian menggunakan aplikasi, mulai dari Black Berry Messenger – BBM – WhatsApp, Mesenger by Facebok , dan Direct Mesaage by Instagram untuk mengirim pesan sejak tahun 2010an ke atas. Setiap metode yang digunakan untuk mengirim pesan memiliki cerita yang sama.
Cerita yang sama ketika menerima pesan dari orang yang dicintai. Hati berbunga-bunga ketika menerima surat dari tukang pos; ketika menerima balasan chat melalui notifikasi. Tidak hanya segera membalas, tetapi menyimpannya untuk kembali membacanya ketika ada waktu senggang. Banyaknya tumpukan kertas; banyaknya pesan yang masuk tidak menjadi alasan untuk tidak membacanya kembali hingga membuat yang bersangkutan mengingat kata-kata yang terkandung di dalamnya. Apa yang baru saja penulis uraikan adalah gambaran mengenai pesan cinta dari Tuhan.
Pesan cinta dari Tuhan awalnya juga ditulis dalam kertas kemudian dimasukkan ke dalam handphone seiring perkembangan teknologi yang semakin masif. Tuhan tahu bahwa tidak semua orang Kristen mencintai Dia. Oleh karena itu, ditunjukkanNya mujizat hingga tiba waktunya yang bersangkutan jatuh cinta kepadaNya. Saat hal itu terjadi, yang bersangkutan akhirnya mengenal PribadiNya secara menyeluruh karena telah menjadikan baca Alkitab dan merenungkannya sebagai gaya hidup.
Tuhan, terima kasih sudah mengingatkan saya bahwa FirmanMu adalah surat cintaMu bagi saya dan sesama manusia. Saya berkomitmen untuk terus membaca dan merenungkan FirmanMu hingga akhirnya saya benar-benar cinta kepadaMu. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=19&chapter=119&verse=97


