Teladan Kebenaran | Filipi 3:17 (TB)
2 min read
Teladan Kebenaran
Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. (Filipi 3:17 TB)
Setiap dari kita sudah terbiasa mendengar kata teladan tetapi mungkin belum terlalu memahami apakah diri sudah menjadi teladan dan tidak mengetahui siapakah teladan hidupnya. Untuk itu penulis akan jelaskan arti dari kata tersebut.
Apakah teladan itu? Seseorang yang patut ditru karena perkataan yang diucapkan selaras dengan sikap, perbuatan, dan tindakan. Setiap kali orang yang mendengar nasihat, ajaran, dan didikan yang kita berikan pasti melaksanakannya dengan penuh kesungguhan.Barangsiapa menjadi teladan pasti belajar dari Kristus dan tokoh-tokoh Alkitab.
Kristus sudah ada sejak penciptaan. Membangun hubungan yang intim denganNya adalah satu-satunya cara untuk memahami apa yang Dia inginkan. Contoh semakin nyata dan mudah terlihat ketika Dia berinkarnasi. Menjadi teladan bagi para murid dan tokoh-tokoh Alkitab yang hadir setelah kenaikanNya ke Surga. Salah satu tokoh yang dimaksud ialah Paulus.
Setiap dari kita tau siapa itu Paulus. Merupakan seorang yang sangat akrab dengan Taurat karena ia adalah orang Yahudi. Ia begitu semangat untuk menghilangkan nyawa banyak orang Kristen karena menganut ajaran Kristus. Setelah berjumpa denganNya dalam perjalanan menuju Damsyik kemudian didoakan, ia tidak hanya menjadi orang Kristen yang radikal tetapi menjadi teladan bagi orang-orang yang mendengar pemberitaan Kabar Baik yang disampaikan. Semua itu menjadi tiada berarti karena Kristus telah menjadi pusat hidupnya dan terus berjuang agar semakin serupa seperti Dia. Tidaklah mengherankan jika ia menyatakan bahwa kematian adalah keuntungan bagiNya mengingat pengiringanNya kepada Kristus
Apapun yang Paulus lakukan menjadi mudah untuk dilakukan jika kita membangun hubungan yang intim denganNya. Ditambah dengan kisah para tokoh Alkitab yang menjadikan Kristus sebagai pusat hidupnya menggerakkan selalu pandangan kita padaNya; membakar semangat kita untuk semakin serupa denganNya; memberikan keberanian dalam memberitakan Injil sebab mengikuti teladan mereka dan menjadi teladan di tengah dunia yang sudah semakin menuju kesudahannya.
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber:


