Arsip

Sosial Media GBA Center

25 October 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Tahan Banting | 2 Timotius 4:5 (TB)

2 min read
Tahan Banting

Tahan Banting

Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! (2 Timotius 4:5 TB) 

Selama manusia hidup, tantangan akan selalu mendekat. Orang yang tahan banting adalah orang yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Ada banyak keuntungan yang dapat dimiliki setiap kali mereka datang, tetapi hanya satu yang penulis bagikan dalam renungan hari ini.

Setiap kali tantangan datang, yang bersangkutan akan dilatih menjadi pribadi yang sabar. Bukan berarti tidak boleh marah, melainkan cepat reda dan mengambil pelajaran dari tantangan dan kegagalan. Kemudian membagikannya kepada sesama manusia.

Siapakah yang dimaksud dengan sesama manusia? Menurut template hari ini, sesamanya manusia adalah sesama guru di sekolah tempat ia mengajar. Betapa yang bersangkutan sulit mengatur beberapa murid yang tidak bisa diatur. Dengan tegas memperingatkan agar tidak mengganggu teman lain yang fokus mengikuti pelajaran yang dibagikan. Membuat yang bersangkutan marah, tetapi tidak bisa terlalu marah karena sudah bukan zamannya. Mungkin yang bisa dilakukan hanya memanggil beberapa murid tersebut kepada guru bimbingan konseling.  Bukan menyerah, melainkan sadar atas kapasitas yang ia miliki, yaitu sebagai guru.

Guru bimbingan konseling ada di sekolah, tetapi pelayanan konseling ada di gereja dan media rapat seperti Zoom Meeting. Akhir paragraf sebelumnya sudah menjelaskan apa itu konseling. Setiap orang yang datang konseling tidak selalu karena masallah sekolah, melainkan permasalahan kehidupan lainnya yang tidak ringan. Sang konselor membagikan Firman Tuhan, tetapi tidak sembarang waktu Sang konselor hadir bukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi, melainkan hanya memberikan langkah-langkah yang dapat digunakan konseli dalam penyelesaian masalah. Semakin sering melakukan konseling, yang bersangkutan akan menjadi pribadi yang tahan banting karena telah terbiasa  berhadapan dengan masalah yang berbeda-beda. Ini baru satu pelayanan, masih ada ynag lainnya.

Yaitu pelayanan penginjilan kepada orang-orang yang masiih dalam satu wilayah yang sama atau di daerah yang belum tersentuh Injil, entah di daerah pelosok atau bukan daerah pelosok, tetapi dalam wilayah mayoritas garis keras. Semakin sering melakukan pelayanan penginjilan, yang bersangkutan akan tahan banting ketika membagikan Injil kepada orang yang masih berkeras hati; mengalami kesulitan dalam menjalankan hidup di daerah pelosok atau penolakan dari kaum mayoritas garis keras. Kembali pada pertayaan, siapakah sesama manusia? Rekan sesama konselor; kepada orang-orang terdekat lainnya dan rekan sesama pelayan misi. Tentu dibagikan atas dasar konfidensial – tidak semua dibagikan karena terdapat hal-hal sensitif yang hanya boleh diketahui oleh yang bersangkutan.

Tuhan, mungkin pembaca bukan seorang konselor, mungkin juga bukan seorang yang sudah melakukan penginjilan di daerah pelosok atau daerah mayoritas garis keras, tetapi mereka pasti berhadapan dengan orang yang punya banyajk masalah dan memiliki hati yang keras. Teruslah dorong mereka supaya tidak menjadi pribadi yang acuh tak acuh. Sehingga pembaca menjadi pribadi yang tahan banting dan dapat kembali membawa satu jiwa kepadaMu. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=2Tim%204:1-5
  2. https://greatmind.id/article/belajar-melatih-mental-tahan-banting
Share Artikel ini