Arsip

Sosial Media GBA Center

27 March 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Tabitha: With Garments She Stitched Hope | Kisah Para Rasul 9:36 (TB)

2 min read
Tabitha; With Garments She Stitched Hope

Tabitha; With Garments She Stitched Hope Kisah Para Rasul 9:36

“Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita — dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.” Kisah Para Rasul 9:36 (TB)

Pernah dengar nama Tabitha di Alkitab? Ia bukanlah seorang pengkhotbah atau nabi, namun ia adalah salah satu pahlawan tanpa tanda jasa dalam Alkitab. Dia tidak berkhotbah, tidak berdiri di atas panggung. Dia hanya menjahit pakaian untuk para janda, memberi kepada orang miskin, dan menunjukkan kebaikan. Seorang penjahit yang tangannya menjahit pakaian, tetapi hatinya menjahit harapan.

Tabitha dikenal di kotanya bukan karena ketenarannya tetapi karena kebaikannya. Ia menggunakan tangannya untuk memberkati orang lain. Suatu ketika ia jatuh sakit, lalu meninggal. Seluruh komunitas menangis, masyarakat berduka. Karena hidupnya berarti. Kasihnya terlihat. Para janda datang membawa pakaian yang dibuatnya, sambil menangis berkata, “Dia sangat baik.”

Petrus datang, berlutut dan berdoa, lalu berkata, “Tabitha, bangunlah.”Matanya terbuka. Ia duduk. Hidupnya kembali. Yesus membangkitkannya bukan hanya untuk menghibur orang-orang, tetapi untuk menunjukkan bahwa Ia menghormati orang-orang yang setia yang melayani dalam diam.

Jika kita telah diam-diam mengasihi, memberi, membantu, dan bertanya-tanya apakah itu cukup? Biarkan Tabitha mengingatkan kita, bahwa : Kehidupan pelayanan yang tenang dan setia sangat berharga di mata TUHAN. Dan bahwa TUHAN melihat mereka yang melayani di balik layar, dan IA mengingat. Bahkan ketika tangan kita lelah, IA mengingat setiap tindakan kasih. Dan Yesus masih membawa kebangkitan ke hati kita, mimpi kita, dan bahkan saat-saat tanpa harapan. Kita tidak dilupakan.

Dan Yesus masih berkata, “Bangkitlah, kekasihKu.” Karena Yesus masih melakukan mukjizat melalui hati yang melayani dengan tenang. Kita tidak perlu bersuara keras untuk menjadi kuat. Dan tidak perlu sorotan untuk dilihat. DIA melihat benang jahit kita. DIA melihat air mata kita. Dan DIA yang melihat dalam rahasia, tetap menuliskan akhir yang terbaik.
GOD bless!

Share Artikel ini