Lekas Pulih | 1 Timotius 5:23 (TB)
2 min read
Lekas Pulih
Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah. (1 Timotius 5:23 TB)
Keputusan untuk berdamai dengan keadaan memampukan yang bersangkutan untuk berikan pengampunan. Dengan mengampuni, yang bersangkutan akan mengaktifkan kuasa Allah bagi diri sendiri dan sesama.
Bagi diri Anda sendiri, yang bersangkutan mendapat ide segar dan pengetahuan. Tidak hanya membuat yang terkait lepas dari penderitaan seperti Yusuf dalam renungan yang berjudul Tidak Marah tetapi juga memiliki pengetahuan yang dapat dibagikan kepada sesama, salah satunya mengenai mengenai obat-obatan; dokter; akupunturis; psikologi atau psikiater.
Informasi diberikan tanpa mengharapkan timbal balik. Dengan segera memberitahukan info mengenai ramuan rempah-rempah, pengobatan herbal yang tidak berkaitan dengan okultisme, susu kesehatan; akupuntur, dokter yang bertangan dingin, psikolog atau psikiater yang telah memiliki jam terbang tinggi. Dengan segera memberitahukan bagaimana cara menemukannya. Apa yang penulis uraikan pada paragraf ini juga dicatat dalam Alkitab.
Alkitab mencatat nasihat Paulus terhadap Timotius. Paulus mengerti benar bahwa anggur dapat memabukkan jika dikonsumsi melebihi batas tetapi dapat menjadi obat jika dikonsumsi sedikit saja. Pemahamannya tersebut diberitahukan kepada Timotius yang yang memiliki masalah pencernaan.
Pengobatan dengan anggur mungkin tidak terlalu relevan di zama now karena identik dengan kemabukan. Kembali pada penjelasan di paragraf sebelumnya, tidak untuk disimpan sendiri tetapi untuk dibagikan kepada setiap orang yang memiliki masalah pencernaan atau penyakit serius lainnya yang membutuhkan obat-obatan dan penanganan yang tepat. Kalau yang bersangkutan belum bisa mengampuni tentu tidak akan peduli. Karena dalam hati dan pikirannya ialah supaya orang itu menderita, termasuk diantaranya karena sakit-penyakit.
Sebagai penutup, apakah informasi mengenai obat-obatan; dokter; akupunturis; psikolog atau psikiater hanya diberikan jika yang bersangkutan mampu mengampuni? Tentu saja tidak! Setiap orang yang keadaannya sedang baik-baik saja tetapi mengerti Amanat Agung juga akan memberikan firmasi tersebut. Tidak hanya sekedar memberi informasi tetapi juga ikut mendoakan agar lekas pulih. Jika sudah pulih, tentu mereka dapat beraktivitas kembali dan dapat menjalankan Amanat Agung dengan baik.
Penulis ingin mengajak pembaca untuk mengucapkan doa ini kepada setiap orang yang memberikan informasi ketika sedang sakit, terima kasih Tuhan untuk setiap orang yang telah Engkau tunjuk agar saya bisa lekas pulih. Terima kasih untuk obat-obatan serta dokter; psikolog atau psikiater yang telah menjadi perpanjangan tanganMu untuk menyembuhkan saya. Tolong gerakkan saya untuk melakukannya juga kepada keluarga, kerabat, handai tolan atau sahabat yang sedang sakit. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber:


