Arsip

Sosial Media GBA Center

1 September 2025

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Karakter Kristus | 1 Petrus 2:21 (TB)

2 min read
Karakter Kristus

Karakter Kristus

Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. (1 Petrus 2:21 TB)

Karakter Ilahi terlihat jelas pada Kristus. Mengasihi dan melayani sudah dijelaskan dalam renungan berjudul Pikiran Allah. Renungan hari ini akan menjelaskan tentang membalas kejahatan dengan kebaikan serta mengampuni. Sisanya akan penulis uraikan dalam renungan berikutnya.

Membalas kejahatan dengan kebaikan serta mengampuni dilakukanNya setiap saat dan setiap waktu tetapi tidak dengan kita. Karena kesabaran manusia ada batasnya, begitulah yang diucapkan oleh kebanyakan orang Kristen. Entah diucapkan secara langsung atau dalam hati, saya sudah berbuat baik tetapi masih dipersalahkan bahkan disakiti; saya sudah berbuat benar tetapi mengalami penindasan. Hati begitu panas dan ingin sekali rasanya membalas.

Membalas dengan kalimat vonis bahkan sarkasme. Tidak berhenti sampai di situ, beberapa orang melakukan segala tindakan yang merugikan fisik, mental, dan materil. Semua tindakan tersebut adalah wujud tidak terima atas kata-kata, tindakan, dan perbuatan yang mereka sampaikan.

Sebagai penutup, teruntuk setiap orang Kristen yang sampai detik ini masih melakukan tindakan balas dendam dalam bentuk apapun, mari kembali pada awal paragraf kedua. Alkitab mencatat, Dia memiliki otortias untuk mengutuk dan menghukum setiap kali melakukan kehendak Bapa tetapi mendapat tuduhan dari orang Farisi dan ahli Taurat; hanya dicari saat sedang butuh; dikhianati; diadili; disiksa bahkan disalibkan tetapi Dia tidak melakukannya. Karena Dia ingin memberikan teladan bagi para rasul setelah Dia naik ke surga dan seluruh manusia di sepanjang sejarah dan zaman.

Kembali pada setiap kita yang hidup pada masa kini. Jika Kristus saja tidak membalas jahat dengan jahat bahkan mengampuni, mengapa banyak orang Kristen tidak meniru teladanNya? Memang benar, kesabaran manusia ada batasnya tetapi bukankah setiap manusia tidak layak mendapatkan pengampunan? Dosa manusia lebih besar daripada rasa sakit yang diterima dari sesama. Hanya karena belas kasihanNya maka setiap manusia memperoleh pengampunan. Jadi, mulailah dari sekarang untuk meneladani apa yang Dia lakukan. Tentu tidak mudah untuk melakukannya tetapi percayalah bahwa Roh Kudus akan memberikan kekuatan dan mengingatkan agar senantiasa melakukannya. Sampai akhirnya membalas kejahatan dengan kebaikan serta mengampuni tertanam kuat dalam diri setiap orang Kristen.

Tuhan, terima kasih karena sudah mengajarkan sejak kemarin mengenai karakter Ilahi. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai karakter Ilahi, terlebih dulu Engkau mengajarkan untuk rela melayani; rela mengasihi, membalas kejahatan dengan kebaikan serta rela mengampuni. Saya tahu ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan tetapi Engkau mencurahkan RohMu agar sanggup melakukannya. Saya memutuskan untuk mengikuti arahan yang Engkau berikan agar keempat karakter Ilahi yang telah dibahas dan karakter Ilahi yang akan dibahas dalam renungan selanjutnya kuat tertanam dalam diri saya. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=60&chapter=2&verse=21

Share Artikel ini