Surrender | Kejadian 22:5 (TB)
2 min read
Surrender Kejadian 22:5
Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.” Kejadian 22:5 (TB)
Tahukah Anda bahwa penyebutan pertama tentang penyembahan (worship) dalam Alkitab bukan tentang sebuah lagu atau tentang bernyanyi? Tetapi tentang penyerahan. Ketika kita mendengar kata penyembahan, kita sering berpikir tentang:
• Nyanyian
• Musik
• Tim penyembahan
Namun, penyebutan pertama tentang penyembahan dalam Kitab Suci adalah sesuatu yang sangat berbeda.
ALLAH berfirman kepada Abraham: “Ambillah anakmu, anakmu satu-satunya, Ishak, yang engkau kasihi…” (Kejadian 22:2) Kemudian Abraham memulai perjalanan tiga hari mendaki gunung. Bukan untuk bernyanyi, tetapi untuk menyerah. Sebelum sampai di gunung, Abraham berkata kepada para pelayannya: “Anak itu akan pergi ke sana dan menyembah.” (Kejadian 22:5) Ini adalah penyebutan pertama tentang penyembahan dalam Alkitab. Dan tebak apa? Tidak ada nyanyian sama sekali.
Lebih dari sekadar ucapan Abraham, penyembahan adalah tentang hatinya. Akankah ia cukup percaya kepada TUHAN untuk menyerahkan apa yang paling dicintainya? Itulah penyembahannya. Perjalanannya mendaki gunung, kerelaan menyerahkan putra yang dicintainya karena ia percaya kepada ALLAH yang lebih dicintainya.
Jangan salah paham: Musik bisa menjadi bentuk ibadah. Musik adalah salah satu ekspresi penyembahan. Namun penyembahan dimulai ketika TUHAN lebih berharga bagi kita daripada apa pun. Penyembahan menurut Alkitab dimulai dengan penyerahan diri, kepercayaan, dan ketaatan.
Sebelum penyembahan mencapai suatu tahap, Abraham mendaki gunung sambil membawa kurban. Kejadian 22 mengingatkan kita bahwa penyembahan bukanlah sekadar sesuatu yang kita nyanyikan. Itu adalah bagaimana kita menanggapi ketika TUHAN meminta isi hati kita.
Jadi, apa yang TUHAN minta kita serahkan hari ini?
GOD bless!


