Recharge Energy | Mazmur 56:9 (TB)
2 min read
Recharge Energy
Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan? (Mazmur 56:9 TB)
Air mata tidak hanya berfungsi untuk melindungi mata, tetapi juga mengangkat beban yang sedang menyelimuti hati dan pikiran. Pernyataan pada awal kalimat merupakan air mata yang muncul tiba-tiba ketika terkena debu sementara kalimat selanjutnya merupakan air mata yang dikeluarkan dengan menangis.
Banyak orang berusaha sekuat tenaga agar tidak menangis meskipun tahu dapat melegakan hati dan pikiran. Karena persoalan tidak akan selesai dengan menangis, kecuali evaluasi; introspeksi diri dan mencari solusi. Apa yang baru saja penulis uraikan menjadi kebenaran yang mutlak bagi banyak orang, terutama pada laki-laki.
Sekilas, anggapan tersebut benar, tetapi sebenarnya tidak tepat. Karena tak ada seorangpun yang mengetahui secara pasti kapan persoalan selesai dan ada kemungkinan persoalan yang lebih berat datang selama rentang waktu tersebut. Sebagian besar dari mereka merasakan bahwa persoalan yang datang lebih berat dari sebelumnya. Hal tersebut terus berulang sampai tiba waktunya yang bersangkutan sadar telah menjadi pribadi yang pendendam dan mengalami gangguan kesehatan mental.
Jika sudah sampai pada tahap tersebut, sulit rasanya untuk keluar mengingat prosesnya tidaklah mudah. Jadi, bagi setiap kita yang belum sampai pada tahap tersebut, buanglah jauh-jauh stigma yang penulis uraikan pada paragraf kedua. Menangislah sampai hati dan perasaan kembali lega. Tentu tidak di hadapan banyak orang, melainkan mencari orang yang tepat.
Jika tidak menemukan orang yang tepat, menangis dilakukan saat berada di kamar mandi, saat sedang sendirian tidur di kamar dan saat berdoa. Mungkin persoalan tidak selesai bahkan muncul persoalan baru yang lebih berat, tetapi setidaknya menambah kekuatan untuk menghadapinya.
Tuhan, Engkau tahu bahwa dosa membuat tubuh; hati dan pikiran mudah lelah, tetapi Engkau memilih untuk mengasihi kami dengan berikan kekuatan melalui air mata yang dikeluarkan melalui tangisan. Berkenaan dengan hal itu, saya mohon senantiasa diingatkan agar segera datang kepadaMu dalam doa. Sehingga saya mendapatkan petunjuk mengenai orang dan waktu yang tepat untuk menangis. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: