Take Your Time! | Mazmur 119:164-165 (TB)
2 min read
Take Your Time!
Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka. (Mazmur 119:164-165 TB)
Judul renungan hari ini merupakan idiom. Yang berarti tidak terburu-buru karena menggunakan waktu dan pikiran dengan baik. Dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab pekerjaan; ketika memutuskan segala sesuatu.
Sehingga dapat memberikan hasil dengan kualitas terbaik; dapat mengambil keputusan dengan tepat. Tak berhenti sampai di situ, dengan tidak terburu-buru maka kita akan memiliki hubungan yang berkualitas denganNya.
Hubungan berkualitas yang dibangun dengan penuh kesadaran. Bahwa saya tidak dapat melakukan tugas dan tanggung jawab dengan baik; dapat memngambil keputusan yang salah jika tidak membangun kebiasaan berdoa, bersaat teduh, dan mengisi hati dan pikiran dengan ajaran yang Alkitabiah. Apa yang baru saja penulis uraikan tidak hanya diterapkan pada diri sendiri melainkan juga menyatakannya kepada setiap orang yang berada di dekat kita. Tentu tidak semua orang suka mendengar apa yang kita katakan dan melihat apa yang kita lakukan. Setidaknya, kita tidak menjadi batu sandungan bagi otangtua, istri atau suami, anak-anak.
Mereka tidak hanya melihat karakter Ilahi yang tampak saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab pekerjaan serta memutuskan segala sesuatu, melainkan juga ketika sedang berbicara, bercanda, memberikan kritik dan saran, makan dan minum. Uraian penulis dalam renungan hari ini tidak dibangun dalam waktu satu malam melainkan secara konsisten melakukannya. Bagi setiap kita yang hingga kini belum mebangun kebiasaan tersebut, mari lakukan setelah membaca renungan hari ini.
Tuhan, tolong terus ingatkan kami untuk membangun kebiasaan berdoa, bersaat teduh serta mengisi hati dan pikiran dengan ajaran yang Alkitabiah. Agar saya dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan excellent; dapat mengambil keputusan dengan tepat serta dapat menunjukkan karakter Ilahi, terlebih dahulu kepada keluarga inti. Hingga suatu saat dapat menunjukkan karakter Ilahi dalam cakupan yang lebih luas. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber:


