Sharing is Caring | Mazmur 9:2 (TB)
2 min read
Sharing is Caring
Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib. (Mazmur 9:2 TB)
Berbagi merupakan tanda kasih dan perhatian. Tidak hanya saat moment Natal, melainkan sepanjang tahun. Tidak hanya dalam bentuk uang dan barang, melainkan cerita.
Baik cerita yang disampaikan secara langsung atau melalui karya, kita sampaikan perjalanan yang dilalui bersama Tuhan ketika berperang. Bukan hanya melawan musuh secara kasat mata, melainkan hati yang sedih, pikiran yang kacau serta monster yang ada dalam diri.
Hati yang sedih dan pikiran yang kacau karena tidak mencapai target yang diberikan oleh atasan di kantor, dagangan sepi pembeli, masalah keluarga, atau sakit yang tak kunjung sembuh. Monster dalam diri berupa sifat dan karakter buruk serta trauma masa lalu. Setiap kali melewatinya, kita berseru dan memohon dalam doa dengan harapan dapat segera terlepas, tetapi kenyataannya tidak selalu demikian.
Karena Tuhan ingin kita menyampaikan ucapan syukur kepadaNya melalui cerita yang disampaikan ketika ibadah raya, ibadah kategorial atau komsel; kepada keluarga, kerabat, handai tolan, teman, sahabat, dan rekan sejawat. Karena salah seorang atau beberapa di antara mereka sedang mengalami perjuangan yang kurang lebih sama dengan kita. Menggerakkan mereka untuk mengucap syukur padaNya sebab Dia memberikan kekuatan dan penghiburan melalui cerita yang kita sampaikan, entah kita sudah berhasil melewatinya atau masih dalam proses. Apa yang penulis uraikan dalam renungan hari ini sudah dipahami oleh banyak orang, tetapi tidak banyak orang melakukannya karena malu atau takut.
Tidak perlu malu atau takut karena dapat menuangkannya dalam karya. Kalau tidak mampu melakukannya, anggap saja seperti sedang memberikan testimoni atas sebuah produk atau karya. Penulis yakin dan percaya pasti dapat menceritakan dengan lancar dan penuh percaya diri.
Tuhan, penulis berdoa agar setiap kali menghadapi musuh, pembaca tidak hanya mengucap syukur lewat doa, tetapi melalui kesaksian. Agar dapat membuat sesama yang sedang melewati ujian dan pergumulan yang sama dengan pembaca dapat merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=19&chapter=9&verse=2


