Arsip

Sosial Media GBA Center

23 August 2025

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Recharge | 1 Tesalonika 5:19 (TB)

2 min read
Recharge

Recharge

Janganlah padamkan Roh. (1 Tesalonika 5:19 TB)

Beberapa hari lalu penulis menemani mama menghadiri resepsi pernikahan. Kami memutuskan untuk menunggu di mall karena wedding venue berada dalam mall dan kami tiba satu jam lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Kami duduk taik jauh dari tempat orang menikmati kopi. Tepat di sebelah penulis, seorang pria sedang menggunakan laptop yang sedang terisi daya. Penulis tak tahu kondisi laptop tersebut, apakah saat itu diisi hanya karena sedang habis atau tak dapat digunakan jika tidak terhubung dengan stop kontak.

Apa itu stop kontak? Merupakan instalasi yang mengalirkan daya dari charger ke laptop. Umumnya setiap orang dapat menggunakan laptop tanpa harus mengisi daya secara terus-menerus. Meskipun demikian, charger harus siap sedia ketika laptop sedang digunakan. Supaya dapat langsung mengisi daya ketika muncul peringatan baterai hampir habis. Pengamatan petamg itu tak hanya menjadi inspirasi saat menulis tetapi memiliki makna yang dalam.

Makna yang penulis dapatkan ialah, bahwa kita semua ibarat laptop dan Roh Kudus ibarat stop kontak yang mengalirkan FirmanNya dalam hati dan pikiran. Sebab hati telah menjadi gelap dan pikiran telah menjadi tumpul akibat dosa. Yang ada dalam hati dan pikiran hanyalah mendukakan hatiNya meskipun kita semua tau bahwa darahNya telah menyucikan dan memulihkan hidup. Sebab kita masih tinggal dalam dunia yang tidak mengenalNya.

Untuk itulah kita harus meminta dalam doa agar Dia menerangi hati kita dan mempertajam pemahaman kita tentangNya. Sebuah permintaan yang tak mungkin dilontarkan sekali saja tetapi setiap saat dan setiap waktu. Adakalanya hati kembali redup dan pikiran kembali tumpul akan FirmanNya akibat lelah dengan tugas dan tanggung jawab pekerjaan, rutinitas pelayanan, dan pergumulan hidup. Roh Kudus pasti memberikan peringatan saat kita berada dalam situasi tersebut. Yang kita lakukan ialah berdoa dan mengikuti arahan dan tuntunan dariNya.

Tuhan, adakalanya kami lelah dangan tugas dan tanggung jawab pekerjaan serta rutinitas pelayanan. Tolong ingatkan kami untuk kembali meminta dalam doa dan mengikuti arahan dan tuntunanMu sehingga kami semangat kembali dan dapat kembali memahami dan melakukan FirmanMu. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=1Tes%205:19

Share Artikel ini