Payung Teduh | Matius 11:28 (TB)
2 min read
Payung Teduh
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28 TB)
Penulis teringat dengan sebuah benda yang berbentuk seperti tongkat yang dapat ditarik atau tidak. Benda tersebut melindungi kepala dari tetesan air hujan dan meneduhkan kepala dari sengatan terik matahari. Tanpa perlu menjelaskan lebih detail, pembaca pasti sudah mengetahui benda yang penulis maksud. Ya, benda tersebut adalah payung.
Payung tidak hanya digunakan ketika sedang turun hujan, melainkan saat cuaca cerah. Tidak hanya digunakan ketika sedang berjalan kaki, melainkan ketika mengunjungi penjual makanan dan minuman; ketika pergi berenang seorang diri atau bersama keluarga atau sahabat. Payung membuat sang pedagang dapat berjualan tanpa merasa kepanasan; pengunjung kolam renang dapat makan dan minum serta meluruskan badan tanpa merasa kepanasan. Begitu banyak manfaat yang diberikan dari setongkat payung bagi manusia, tetapi tidak mungkin dipakai saaat berada dalam rumah. Berbeda dengan Alkitab yang saat ini tidak hanya berbentuk buku, melainkan sudah ada dalam genggaman.
Dalam genggaman, Alkitab tidak hanya dapat diputar audionya dengan menggunakan earphone ketika membeli jajanan; dibaca saat meluruskan badan di kursi yang terletak di pinggiran kolam renang, tetapi juga dibaca ketika berada dalam rumah. Bagaimanapun cara menerima Firman Tuhan – dibaca atau diputar audionya – yang bersangkutan merasakan kehadiran Tuhan, tidak hanya ketika bahagia, tetapi juga sedih; tidak hanya ketika sibuk, tetapi juga santai. Memberikan ketenangan dalam berpikir; memberikan banyak ide cemerlang dalam pikiran; memberikan kesejukan dalam hati serta memulihkan semangat yang patah. Semua yang Alkitab berikan dalam hidup terjadi secara terus-menerus jika memiliki gaya hidup membaca dan mendengarnya hingga rasa cinta akan FirmanNya tumbuh dan berkembang. Membuat cinta pada PribadiNya pun ikut tumbuh.
Tuhan, FirmanMu ibarat payung yang meneduhkan hati dan pikiran. Saya berkomitmen untuk tetap membaca dan merenungkan FirmanMu agar perasaan tersebut terus ada. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Mat&chapter=11&verse=28


