Arsip

Sosial Media GBA Center

23 April 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Obat Mujarab | Mazmur 56:9 (TB)

2 min read
Obat Mujarab

Obat Mujarab

Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan? (Mazmur 56:9 TB)

Obat mujarab merujuk kepada obat tradisional yang khasiatnya tidak diragukan sampai kapanpun. Tidak mengandung unsur okultisme, melainkan kandungan alami yang terdapat di dalamnya. Apa yang baru saja penulis uraikan bukanlah isapan jempol belaka sebab penulis melihat dan merasakannya sendiri.

Penulis melihat beberapa obat-obatan yang terbuat dari rempah-rempah tersedia dalam kotak obat; melihat bahkan mengikuti instruksi kakak sepupu untuk menggunakan bumbu dapur untuk menjaga kesehatan serta menyembuhkan penyakit. Memang benar bahwa obat-obatan tradisional itu mujarab, tetapi masih banyak orang yang tidak mengetahuinya. Dibandingkan dengan tangisan, sudah banyak orang mengetahui dan merasakannya sendiri.

Biasanya tangisan dikeluarkan ketika hidup sedang tertindih beban berat. Tentu saja tidak ketika bersama dengan orang lain demi menjaga nama baik dan harga diri. Tangisan dilanjutkan ketika sudah kembali ke kamar tidur atau kamar mandi. Hingga tak terasa sudah menghabiskan beberapa menit bahka jam untuk menangis.

Memang, mata dan kepala terasa berat karena menangis. Namun, hati dan pikiran mengalami kelegaan sebab Tuhan memakai air mata untuk memberikan kekuatan dan penghiburan. Sampai tiba waktuNya yang bersangkutan sudah lebih siap untuk evaluasi dan introspeksi diri serta mencari tahu apa yang menjadi kehendakNya dalam hidup. Dengan kata lain, Dia tidak terburu-buru, melainkan menunggu sampai yang bersangkutan siap untuk menerima teguran dariNya.

Uraian penulis pada paragraf sebelumnya berlaku bagi setiap orang. Apapun jenis kelamin; seberapa banyak usia; seberapa besar pengalaman yang dimiliki. Karena Dia mengasihi setiap manusia, tanpa terkecuali.

Tuhan, saya bersyukur memiliki Engkau. Meskipun beban yang sedang dialami adalah kesalahan yang saya buat, Engkau tetap membiarkan saya untuk menangis sampai hati dan pikiran menjadi lega. Saya siap belajar dari kesalahan dan akan kembali datang ke hadiratMu untuk menangis jika kembali tertindih oleh beban kehidupan lainnya. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Mzm&chapter=56&verse=9
  2. https://www.alodokter.com/tidak-disangka-ada-manfaat-menangis-untuk-kesehatan
Share Artikel ini
Copyright © GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.