Mind Blowing | (2 Timotius 3:16-17 (TB)
2 min read
Mind Blowing
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (2 Timotius 3:16-17 TB)
Renungan hari ini merupakan kelanjutan dari renungan berjudul The Guidance. Penulis menyatakan pada akhir paragraf bahwa Roh Kudus berbicara secara jelas dalam hati dan pikiran agar menjaga identitas yang sudah Dia sematkan.
Roh Kudus menyematkan dalam diri setiap orang percaya bahwa kita tidak hanya disebut sebagai anak tetapi sahabat. Awalnya sebutan tersebut hanya ditujukan kepada para murid tetapi setelah karya penebusan dan pencurahan Roh Kudus, sebutan tersebut berlaku bagi seluruh orang percaya. (Yoh. 1:12; 15:15, Roma 5:1; 6:1-6; 8:1-2; 8:14-15; 8:35-39, 1 Korintus 6:17; 6:19-20, Galatia 2:20; 3:26; 3:28: 4:6-7, Efesus 1:1; 1:5; 2:6; 2:10; 2:18, Kolose 1:14, 1Tesalonika 5:5, Ibrani 2:11; 3:14, 1Yohanes 3:2; 5:18).
Sebutan sebagai seorang anak dan sahabat membuat hati bersukacita. Karena kita telah dibenarkan oleh darahNya dan telah dicurahkan oleh RohNya sehingga kita dapat bercerita dan berkeluh kesah dengan leluasa. Selain itu, kita telah diurapi sehingga bersemangat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai juru bicara KerajaanNya. Bekerjasama dengan orang percaya lainnya memberitakan Kabar Baik kepada orang-orang yang belum percaya melalui sikap; tutur kata; tindakan dan perilaku (Mat. 5:13-14 28:19-20, Yohanes 15:1; 15:5; 5:16, Kisah Para Rasul 1:8, Roma 6:18; 8:22, 1 Korintus 2:12; 2:16; 3:16, 2 Korintus 1:21-22; 5:17-21; 6:1; 12:27, Efesus 2:6; 2:10; 2:19; 3:12; 5:30, Filipi 3:2, Kolose 3:1-4, 2 Timotius 1:7, Ibrani 3:1; 4:16, 1 Petrus 2:5)
Setelah mengetahui apa saja identitas yang Dia sematkan dalam kita, tugas berikutnya ialah membaca setiap ayat yang penulis sertakan. Garisbawahi semua ayat yang tercantum di atas dengan menggunakan pulpen atau pensil dan penggaris pada Alkitab dalam bentuk buku. Berilah warna melalui fitur sorotan atau markah pada aplikasi Alkitab. Setelah itu catatalah dalam buku tulis atau secarik kertas agar dapat membaca secara berulang-ulang sampai semua identitas yang penulis uraikan tertanam kuat dalam hati dan pikiran. Hanya dengan cara itulah kita merasakan kuasa Firman yang tercatat dalam nats di atas.
Melalui renungan berjudul The Guidance dan renungan hari ini, penulis ingin berdoa agar setiap pembaca senantiasa mengikuti arahan RohMu yang tertulis dalam FirmanMu. Mereka senantiasa menjaga identitas yang telah Engkau sematkan dalam diri karena telah memahaminya. ArahanMu dapat dengan mudah diikuti karena telah mengetahuinya. Melalui pembacaan dan perenungan yang dilakukan secara berulang-ulang. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://www.pesta.org/idk_pel05


