Manipulasi Iblis | Yohanes 10:10 (TB)
2 min read
Manipulasi Iblis
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10 TB)
Manipulasi adalah upaya untuk memengaruhi perilaku, sikap, dan pandangan yang bersangkutan. Tentu saja sang pelaku melakukan observasi terlebih dahulu sebelum melancarkan aksinya.
Sang pelaku tentunya merupakan orang terdekat. Tidak selalu dekat secara emosional tetapi karena berada dalam lingkungan yang sama. Mengamati secara langsung atau mendengar cerita mengenai yang bersangkutan. Mengamati sikap, tindakan, tingkah laku, perbuatan; pekerjaan, pergaulan. Seringkali, cerita yang didengar adalah kisah masa lalu yang masih terjadi hingga kini. Observasi telah selesai dan sekarang tiba waktunya untuk menyampaikan kepada yang bersangkutan.
Menyampaikannya pada waktu yang tepat. Saat yang bersangkutan sedang bercerita atau melakukan kesalahan. Alih-alih mendengarkan, pernyataan yang terucap ialah vonis. Menumbuhkan perasaan bersalah dan perasaan tidak layak setiap kali mendengar:
- “Kamu itu tidak akan bisa berubah sampai kapanpun!”
- “Kamu mencoreng nama baik keluarga!”
- *Kamu tidak layak dicintai!”
- “Kamu mampu menasehati orang lain tetapi tidak diterapkan pada dirimu sendiri!”
- “Kamu itu tidak becus kerja!”
- “Kamu itu tidak dapat diandalkan!”
Masih ada pernyataan lainnya yang tidak penulis uraikan karena akan membuat renungan hari ini menjadi terlalu panjang. Intinya, semua pernyataan terekam kuat dalam hati dan pikiran yang belum bahkan tidak terisi dengan Firman Tuhan. Kalau FirmanNya sudah kuat tertancap dalam hati dan pikiran, pasti menyadari bahwa semua pernyataan di atas adalah manipulasi Iblis sehingga dapat langsung menepisnya. Dengan berdoa dan mengucapkan berulang-ulang semua identitas yang Dia nyatakan dalam FirmanNya, termasuk yang penulis sampaikan dalam renungan berjudul Mind Blowing. Sebab Firman Tuhan adalah senjata pamungkas untuk menepis segala manipulasi. Yang ssemakin dikuatkan dengan doa dan mengucapkannya erulang-ulang.
Tuhan, terima kasih sudah mengingatkan bahwa berdoa dan mengucapkan berulang-ulang akan membuat FirmanMu tertancap kuat dalam hati dan pikiran. Sebab FirmanMu adalah senjata pamungkas untuk menyangkal segala manipulasi Iblis, meskipun yang tertulis dalam renungan hari ini hanya dalam bentuk pernyataan. Sehingga identitas yang Engkau sematkan dalam diri saya tidak pudar bahkan menghilang. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber:


