Arsip

Sosial Media GBA Center

10 August 2025

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Menjadi Dewasa | Ibrani 5:14 (TB)

2 min read
Menjadi Dewasa

Menjadi Dewasa

Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat. (Ibrani 5:14 TB)

Kegiatan bermain dilakukan oleh semua kalangan usia tetapi disesuaikan dengan kategori usia yang bersangkutan.

Bermain identik dengan anak-anak sementara orang dewasa identik dengan tanggung jawab. Tidak hanya bertanggung jawab kepada pekerjaan tetapi kepada anak. Menjaga sang anak saat di taman bermain; menemani sang anak saat bermain boneka, balon, dan mainan lainnya sesuai dengan kategoti usia dan jenis kelamin

Sebab sang anak tidak seperti orangtua yang sudah memiliki kemampuan dalam berpikir sehingga mampu menjaga dan melindungi dirinya sendiri. Selain itu, orang dewasa juga mampu menentukan yang terpenting dalam hidup. Itulah sebabnya, bermain hanya dipilih kalau ada keinginan saja.

Tidak hanya bermain menjadi sebuah pilihan. Menjadi berkat atau batu sandungan. Tergantung dari kedewasaan rohani yang bersangkutan. Karena menjadi orang Kristen sejak dalam kandungan tidak menjamin yang bersangkutan sudah dewasa secara rohani.

Tidak mungkin seseorang langsung menjadi orang dewasa. Tentu saja menjadi anak-anak terlebih dahulu. Demikian juga halnya dalam Kekristenan. Awalnya berpikir, Kekristenan identik dengan kemudahan dalam hidup dan meraih segala sesuatu yang diinginkan. Seiring berjalannya waktu, yang bersangkutan membuat keputusan untuk menjadi dewasa rohani atau tidak.

Saat yang bersangkutan membuat keputusan, di saat itulah Tuhan mulai memberitahukan apa saja identitas dalam Kristus yang disematkan dalam diri yang bersangkutan. Hati dan pikiran terus dibentuk melalui didikan yang keras. Sampai yang bersangkutan menjadi dewasa secara rohani dan memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas Amanat Agung dan mendidik sesama untuk turut menjadi pribadi yang dewasa dalam Kristus.

Tuhan, penulis berdoa supaya pembaca membuat keputusan untuk menjadi pribadi yang dewasa rohani. Walaupun ada perasaan tidak nyaman karena hati dan pikiran dididik keras olehMu tetapi kekuatan akan Engkau berikan sampai kedewasaan rohani terjadi. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam ceemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=58&chapter=5&verse=14
  2. https://www.kompas.com/sains/read/2023/09/02/080000423/kenapa-orang-dewasa-tidak-bermain-seperti-anak-anak
Share Artikel ini