Melepaskan Masa Lalu | Yesaya 43:18 (TB)
2 min read
Melepaskan Masa Lalu
Firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!” (Yesaya 43:18 TB)
Salah satu ciri orang yang tidak tahu bersyukur ialah suka mengeluh. Salah satu ciri orang sombong ialah suka membanggakan diri. Kedua jenis orang seperti ini tentu pernah kita temui atau mungkin diri kita sendiri yang seperti itu. Apa yang baru saja penulis uraikan menjelaskan bahwa meninggalkan masa lalu bukanlah perkara yang mudah.
Mengapa penulis berkata demikian? Karena otak merekam kuat segala yang terjadi dalam diri. Lebih banyak menjalani hidup dengan kebahagiaan akan menjebak kita ke dalam nostalgia. Lebih banyak menjalani hidup dengan kesedihan dan kekecewaan akan sulit melepaskan rasa sedih, marah, dan kecewa yang dapat berubah menjadi kebencian bahkan trauma. Alam bawah sadar membawa kita pada kecenderungan untuk merendahkan diri sendiri atau orang lain; suka menuntut; suka mengungkit. Kondisi semacam itu menyulitkan kita untuk mengerti kehendak dan rencana Tuhan – hidup itu untuk hari ini dan masa depan.
Yang dimaksud dengan hidup untuk hari ini ialah segala sesuatu yang terjadi hari ini tidak untuk dikenang atau disesali. Yang dimaksud dari hidup untuk masa depan ialah semakin bertumbuh dalam pengenalan akan Allah sehingga mengerti rencana dan kehendakNya – kekekalan. Pola pikir semacam ini hanya dimiliki oleh orang yang sudah mengalami pembaharuan hati dan pikiran. Tidak mudah untuk dimiliki jika tidak berkomitmen untuk melangkah keluar dari masa lalu atau mungkin sudah melangkah keluar, tetapi menggunakan kekuatan sendiri.
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber:


