Arsip

Sosial Media GBA Center

23 August 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Kasih yang Kekal | Yeremia 31:3 (TB)

2 min read
Kasih yang Kekal

Kasih yang Kekal

Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu. (Yeremia 31:3 TB)

Penulis teringat dengan beberapa orang yang belum lama mengenal seseorang, tetapi sudah berani memberikan penilaian. Jarak antara pertemuan pertama dengan berikutnya cukup jauh, tetapi sudah berani memberikan penilaian terhadap yang bersangkutan.

Kita menilai yang bersangkutan sebagai pribadi yang ramah,sombong, baik, jahat, menyebalkan. Seolah-olah kita adalah bagian dari anggota keluarga yang setiap hari bersama dengan yang bersangkutan. Mereka mengetahui sifat dan karakter serta cara berinteraksi yang bersangkutan, tetapi kita tidak. Mengingat bukan bagian dari anggota keluarga yang bersangkutan, kita tidak boleh memberikan penilaian apapun, kecuali kepada Tuhan. Penilaian apakah yang kita berikan kepadaNya?

Penilaian yang kita berikan tentang Tuhan ialah Pribadi yang penuh kasih sejak semula, tepatnya ketika manusia pertama jatuh ke dalam dosa. Dia menjanjikan kehadiran Mesias yang akan memulihakn hubungan manusia dengan Bapa; menarik manusia dari kerajaan maut menuju Kekekalan. Kedatangan Mesias dipertegas dengan nubuatan para nabi dan akhirnya trergenapi.

Setelah tergenapi dan kembali ke Surga, kepribadianNya yang penuh kasih masih tetap dirasakan hingga saat ini. Bagaimanakah caranya? Dengan membangun keintiman melalui doa dan bersaat teduh. Awalnya Dia yang mengimgatkan, entah melalui keluarga sahabat, atau mentor rohani. Sampai tiba waktunya hati tergerak untuk melakukannya sendiri sampai menjadi gaya hidup.

Ketika sudah menjadi gaya hidup, yang bersangkutan tidak hanya mengetahui betapa besar kasihNya, tetapi juga jatuh cinta kepada FirmanNya. Kalau sudah jatuh cinta, mengikuti perintahNya bukanlah hal yang berat dan sukar untuk dilakukan. Kalau sudah jatuh cinta, hati akan lebih mudah tergerak untuk mengaplikasikan kasihNya yang kekal itu kepada sesama.

Tuhan, saya akan terus mempertahankan gaya hidup berdoa dan bersaat teduh. Karena dengan cara itulah saya jatuh cinta terhadap FirmanMu. Kalau cinta sudah membara, sata percaya dapat dengan mudah menunjukkan kasihMu yang kekal kepada sesama. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Yeremia%2031:3

Share Artikel ini
Copyright © GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.