Arsip

Sosial Media GBA Center

21 October 2025

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Jika Buruk.. Bagaimana? |

2 min read
Jika Buruk.. Bagaimana?

Jika Buruk.. Bagaimana?

Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. (Ayub 2:10b TB)

Penulis memulai renungan hari ini dengan mengajak pembaca membayangkan ketika sedang berpergian.

Bepergian dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum. Bagaimanakah kendaraan dapat berjalan maju? Penulis yakin dan percaya bahwa pembaca mampu membayangkan dalam kurun waktu beberapa detik saja sebab telah menjadi bagian dari hidup. Tentu saja dengan setir dan alat-alat penunjang lainnya, salah satunya ialah roda. Roda berputar ke atas dan ke bawah hingga pembaca tiba di tempat tujuan. Setelah menjelaskan sedikit mengenai roda, penulis minta pembaca melihat judul renungan hari ini.

Setelah melihat judul renungan hari ini, banyak pembaca mengerti bahwa penulis hendak menjelaskan tentang roda kehidupan. Tak akan pernah berhenti sampai pembaca dan penulis pergi meninggalkan dunia. Suka dan duka; berkecukupan atau berkekurangan; sehat atau sakit.

Selama hidup, rasanya begitu mudah untuk memuji dan memuliakan namaNya ketika sedang bersuka cita, berkecukupan, dan sehat walafiat. Tetapi bagaimana jika keadaannya berbalik, saya harus bagaimana? Tetap memuji dan memuliakan namaNya atau marah dan menyalahkan Dia? Pernyataan penulis pada paragraf ini tidak akan diucapkan oleh setiap orang yang telah dewasa.

Tidak hanya orang yang dewasa secara pemikiran tetapi juga rohani. Sehingga memiliki kemampuan untuk tetap memuji serta memuliakan namaNya meskipun keadaannya sedang tidak baik bahkan ajal sudah di ambang pintu. Sebuah contoh akan penulis uraikan supaya pembaca memahami maksud penulis.

Contoh yang hendak penulis uraikan bukan maksud untuk mengolok-olok tetapi murni supaya pembaca memahami maksud penulis. Kita ambil contoh dari seseorang yang didiagnosa penyakit keras seperti kanker.

Kanker merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit yang mematikan. Banyak orang yang telah dinyatakan bersih dari kanker kembali mengidap penyakit tersebut bahkan sudah menyebar ke organ tubuh lainnya. Merupakan situasi yang sangat tidak mudah tetapi orang yang dewasa akan mengumpulkan segenap kekuatannya untuk memuji dan memuliakan namaNya serta menggunakan kesempatan yang ada untuk memberitakan Kabar Baik.

Penjelasan penulis pada paragraf sebelumnya tidak harus dteriagnosa penyakit kanker tetapi juga dalam keadaan sulit lainnya. Sebagai penutup, kepada setiap pembaca atau orang yang pembaca kasihi yang sampai saat ini masih memilih untuk marah dan menyalahkan Dia, bacalah nats di atas berulang-ulang sampai hati tergerak untuk melakukan apa yang penulis uraikan pada paragraf sebelumnya.

Penulis berdoa kepada pembaca yang saat ini masih memilih marah dan menyalah Engkau ketika keadaan buruk menimpa. Tuhan tolong kuatkan hati mereka sehingga tergerak untuk memuji dan memuliakan namaMu dan menceritakan segala perbuatan tanganMu kepada sesama. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?version=tb&passage=Ayub+2

Share Artikel ini
Copyright © GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.