Arsip

Sosial Media GBA Center

6 May 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Jehovah Jireh | Matius 6:31 (TB)

2 min read
Jehovah Jireh

Jehovah Jireh

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? (Matius 6:31 TB)

Allah yang kita sembah adalah Jehovah Jireh. Tidak hanya menyediakan, tetapi melihat, mengetahui, dan memahami segala hal yang dibutuhkan. Di Perjanjian Lama, panggilan tersebut dikaitkan dengan peristiwa domba yang disediakanNya sebagai pengganti Ishak. Di Perjanjian Baru, panggilan tersebut dikaitkan dengan perikop terakhir pada Matius pasal enam.

Penulis hanya fokus menjelaskan dari sisi Perjanjian Baru. Perikop terakhir pada Matius pasal enam mengajak setiap pembaca yang masih hidup dalam kekuatira agar berhenti berpikirr, besok masih bisa makan atau tidak: apa kata orang kalau terus-menerus pakai baju yang sama. Pemikiran seperti itu membuat yang bersangkutan sulit untuk mengingat bahwa Tuhan tidak mungkin menelantarkan dan membuat malu anak-anakNya. Sebab manusia lebih berharga dari burung dan bunga.

Burung di udara yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, tetapi diberikanNya makan; bunga bakung di ladang yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, tetapi diberikanNya pakaian yang indah melebihi pakaian raja. Manusia mendapatkan lebih dari burung dan bunga, tetapi harus bekerja keras mengingat kodratnya sebagai makhluk yang diciptakan segambar dan serupa denganNya – pribadi yang bekerja.

Lebih lanjut mengenai manusia yang harus bekerja keras, penulis akan membahas lebih lanjut. Pertama-tama melalui petani, nelayan, peternak, dan penjahit untuk menghasilkan makanan dan pakaian untuk selanjutnya dibeli oleh mahasiswa, ibu rumah tangga, pengusaha, karyawan, pedagang, pebisnis, pemulung, konten kreator, selebritis. Perlu diakui, apapun jenis pekerjaan yang digeluti oleh yang bersangkutan, tidak mudah untuk mendapatkan uang – hasil penjualan yang tidak sebanding dengan kerja keras; sulitnya mencari pekerjaan; minimnya uang yang diberikan suami; tidak selalu mendapatkan jadwal untuk syuting atau rekaman; tidak langsung mendapatkan banyak viewers menumbuhkan kekuatiran yang sudah penulis uraikan pada awal paragraf. Tidak mudah mendapatkan uang, tetapi setidaknya masih diberikanNya pegangan uang untuk makan dan membeli pakaian dengan harga murah serta digerakkanNya hati sesama untuk memberi pakaian. Tidak kelaparan itu sudah pasti meski terbatas; tidak kedinginan dan nyaman itu lebih baik meski hanya memiliki sedikit dan tidak mengikuti trend. Apa yang baru saja penulis uraikan harus ditanamkan dalam hati dan pikiran setiap kali kekuatiran kembali melanda.

Tuhan, penulis berdoa bagi pembaca atau orang yang pembaca kasihi yang saat ini m masih kuatir akan apa yang dimakan atrau dipakai akibat kondisi ekonomi yang susah. Supaya mereka tetap percaya bahwa mereka tetap masih bisa makan dan masih mendapatkan pakaian yang layak. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Mat&chapter=6&verse=31
  2. https://elohim.id/mengenal-jehovah-jireh/
Share Artikel ini
Copyright © GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.