Arsip

Sosial Media GBA Center

10 August 2025

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Go and Tell it! | 2 Timotius 4:5 (TB)

2 min read
2 Timotius 4:5 TB)

2 Timotius 4:5 TB)

Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! (2 Timotius 4:5 TB)

Televisi merupakan sarana untuk menyampaikan informasi. Tidak hanya berita dan hiburan tetapi juga Kabar Baik. Sebagai orang yang terlahir sebagai milenials, masih melekat kuat dalam ingatan penulis akan bentuk TV yang cembung dengan channel yang masih sedikit saat itu.  

Salah satu channel TV menayangkan acara Kristen dengan khotbah yang disampaikan dalam bahasa Inggris. John Hartman adalah pendeta yang menyampaikan khotbah dengan bahasa tersebut. Ia memiliki studio yang digunakan untuk menyampaikan Kabar Baik dan bekerjasama dengan stasiun TV tersebut. Seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, banyak orang memiliki studio seperti John Hartman. Sehingga pemberitaan Kabar Baik tidak hanya di TV nasional tetapi TV kabel; tidak hanya di TV tetapi platform digital.

Melalui akun Instagram dan Facebook. Ada yang mengunggahnya secara langsung atau terlebih dulu melalui YouTube dan TikTok. Beberapa orang tidak merekamnya karena hanya ingin membagikan Kabar Baik yang disampaikan orang lain ke akun pribadi yang bersangkutan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mempercepat kedatangan Kristus kedua kali karena semakin banyak orang menjadi pengikutNya dan memahami makna Kekristenan yang sesungguhnya. Setelah panjang-lebar menjelaskan tentang memberitakan Kabar Baik melalui media, penulis tiba-tiba teringat sesuatu yang akan menjadi peringatan bagi semua.

Sebelum memberitakan Kabar Baik melalui media, terlebih dahulu memberitakan kepada keluarga, kerabat, handai tolan, dan sahabat mengenai hidup yang semakin serupa dengan Kristus di akhir zaman. Sebab digital juga meninggalkan jejak dan mereka pasti menemukan Kabar Baik yang diberitakan oleh yang bersangkutan kemudian mengaksesnya. Mungkin tidak melalui keluarga inti secara langsung melainkan kerabat dan handai taulan; melalui sahabat yang bersangkutan atau sahabat mereka. Dari situlah terungkap, apakah yang bersangkutan sungguh-sungguh ingin memberitakan Kabar Baik atau menutupi kedok?

Penulis akan menutup renungan hari ini dengan sebuah pesan, memberitakan Kabar Baik tidak harus melalui media tetapi melalui cerita yang disampaikan secara langsung kepada keluarga, kerabat, handai tolan, dan sahabat.

Tuhan, terima kasih sudah mengingatkan saya agar membuat keputusan untuk melawan arus dunia dan menjadi pribadi yang tahan banting ketika menghadapi kenyataan bahwa orang-orang terdekat meninggalkan saya karena keputusan tersebut. Saya akan terus berjuang dan membagikan kisah perjalanan saya bersamaMu kepada mereka. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=2Tim%204:1-5
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/John_Hartman_(pendeta)
Share Artikel ini