Arsip

Sosial Media GBA Center

8 March 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Deborah: The Strong Woman | Hakim-hakim 4:4-5 (TB)

2 min read
Deborah: The Strong Woman

Deborah: The Strong Woman

Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Ia biasa duduk di bawah pohon korma Debora antara Rama dan Betel di pegunungan Efraim, dan orang Israel menghadap dia untuk berhakim kepadanya. (Hakim-hakim 4:4-5 TB)

 The power of kepepet merupakan kekuatan yang muncul ketika sedang berada dalam keadaan terdesak. Keadaan yang terjadi bukan karena menunda-nunda, melainkan karena sebuah keadaan yang terjadi di luar bayangan atau kendali yang bersangkutan.

Keadaan yang terjadi di luar bayangan atau kendali menyadarkan yang bersangkutan bahwa mereka sudah diberikan hikmat olehNya untuk melakukan segala daya dan upaya agar dapat terbebas dari keadaan tersebut; menyadarkan yang bersangkutan agar tidak hanya berdoa, tetapi menunjuk siapakah yang dijadikan sebagai penolong untuk keluar dari situasi tersebut; menyadarkan yang bersangkutan bahwa orang yang tepat bukan hanya laki-laki, tetapi juga perempuan. Dari setiap kesadaran yang muncul ketika dalam posisi tersebut, penulis ingin membahas poiint yang terakhir.

Point tersebut adalah hal yang wajar di zaman now, tetapi tidak untuk beberapa dekade bahkan abad sebelumnya. Wanita digambarkan sebagai pribadi yang pasif dan lemah mengingat peran mereka hanya terbatas pada urusan rumah tangga. Di tengah budaya patriarki yang kuat, Tuhan memanggil banyak wanita untuk memberitahukan kepada dunia, bahwa wanita bukanlah kaum yang lemah; mereka juga mampu pribadi yang berdaya.

Pribadi yang berdaya adalah pribadi yang memiliki kepercayaan diri yang besar sehingga mampu mengambil keputusan. Alkitab mencatat banyak wanita yang berdaya, salah satunya ialah Debora. Ia bukan hanya bijaksana, tetapi pemberani. Karena ia bukan hanya seorang nabiah, melainkan juga seorang hakim yang berperan sebagai penasehat strategi perang. The power of Kepepet, ia dipanggilNya guna menerobos budaya patriarki saat itu demi menyelamatkan bangsa Israel yang terjepit akibat Yabin, raja Kanaan beserta Sisera. Akhir dari peristiwa ini ialah kemenangan dan keamanan yang terjadi selama empat puluh tahun lamanya.

Tuhan, penulis berdoa kepada setiap wanita yang masih berada dalam bayang-bayang ketakutan sehingga tidak dapat mengambil keputusan dan bertindak. Tolong ingatkan mereka untuk melihat kisah Debora supaya mereka jadi kuat dan pemberani. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://www.gotquestions.org/Indonesia/kesetaraan-ketidaksetaraan-gender.html
  2. https://youtu.be/aw_7BQg19Xc?si=7M6bpsTaOILgshFl
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Patriarki
  4. https://pimtar.id/books/the-power-of-kepepet/7355a6193223f15e492607546
Share Artikel ini