Berani Menegur | Kisah Para Rasul 5:4b (TB)
1 min read
Berani Menegur
“Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.” (Kisah Para Rasul 5:4b TB)
Roh Kudus tidak hanya menasihati dan menyemangati kita agar memiliki ketertiban hidup tetapi juga memberikan keberanian untuk menegur. Tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi kemampuan untuk memahami aturan normatif dan kebenaran Firman Tuhan.
Tentunya tidak sembarangan menegur tetapi melihat situasi dan kondisi terlebih dulu. Adakalanya memulai dengan pertanyaan tetapi seringkali dimulai dengan pernyataan. Adakalanya disampaikan dengan tegas namun disertia dengan kelemahlembutan tetapi seringkali dengan keras. Seperti yang disampaikan Petrus kepada Ananias dan Safira.
Adalah sepasang suami-istri yang cinta uang. Hasil penjualan tidak diberikan seutuhnya kepada para rasul. Petrus dengan lantang menegur perbuatan pasangan suami-istri ini yang tega mendustai Roh Kudus. Dari kisah Petrus dengan pasangan suami-istri ini, kita diingatkan bahwa banyak orang yang kita temui melanggar aturan normatif dan Firman Tuhan. Ada yang sampai mendukakan Roh Kudus tetapi ada juga yang tidak tetapi bisa terjadi jika terus dibiarkan. Setiap dari kita diberikan kaberanian untuk menegur tetapi dengan masing-masing cara. Cara yang telah penulis uraiakan pada paragraf kedua.
Tuhan, terima kasih telah mengingatkan kami bahwa Roh Kudus memberikan kami hikmat mengenai cara dan waktu yang tepat dalam menegur. Kami percaya bahwa Engkau senantiasa memberikan hikmat saat memberikan teguran dan kami akan melakukannya. Amin!
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Kis&chapter=5&verse=4


