New Spirit | Ulangan 30:3 (TB)
2 min read
New Spirit Ulangan 30:3
“Maka TUHAN, Allahmu, akan memulihkan keadaanmu dan akan menyayangi engkau. Ia akan mengumpulkan engkau kembali dari segala bangsa, ke mana TUHAN, Allahmu, telah menyerakkan engkau.” Ulangan 30:3 (TB)
Jika Anda sedang membaca renungan ini, ketahuilah bahwa itu saja sudah merupakan keajaiban yang sunyi. Karena ada hari-hari di mana kita hampir menyerah. Saat-saat ketika penantian terasa tak berujung. Malam-malam ketika kesunyian berteriak lebih keras daripada doa kita. Dan suara-suara —baik di sekitar kita maupun di dalam diri kita— mencoba meyakinkan kita untuk pergi. Suara-suara yang menekan, menuduh, memaksa kita untuk menyerah.
Namun kita tidak menyerah. Kita memilih doa daripada kepanikan. Kita memilih ketaatan yang tenang daripada hasil yang terlihat. Kita memilih berakar dalam DIA, daripada pengakuan orang lain. Kita terus terus menyirami, terus berusaha, bahkan ketika tidak ada yang terlihat berbeda.
Dan Surga memperhatikan. Apa yang tidak dapat dilihat orang lain, TUHAN sedang menumbuhkannya. Dalam keheningan, IA mencurahkan hikmat-Nya. Hikmat yang datang melalui api, Kasih karunia yang datang melalui kesetiaan, dan masa depan yang bukan hanya tentang kita, tetapi tentang orang-orang yang akan diberkati oleh kisah kita.
Bukan hanya terobosan, tetapi kebijaksanaan. Bukan hanya hasil, tetapi kasih karunia. Bukan hanya untuk kita, tetapi untuk kehidupan yang akan kita pengaruhi. Dan kemudian, ladang itu berubah. Sedikit demi sedikit. Akar demi akar. Kasih karunia demi kasih karunia. Galatia 6:9 mengajarkan agar kita tidak jemu sehingga suatu saat kita pasti akan menuai. Filipi 3:14 pun menguatkan kita untuk tetap berjuang.
Jadi teruslah berjuang. Teruslah maju.
Apa yang Dia tanam secara diam-diam akan mekar pada waktunya dan itu akan sepadan. Kita tidak tertinggal, kita sedang berkembang. DIA sedang mempersiapkan anugerah. Kita tidak hanya menunggu hasil, kita sedang menjadi seseorang yang dapat dipercaya TUHAN dengan lebih banyak hal. Apa yang TUHAN tanam di musim kita —yang tak terlihat— akan mekar menjadi sesuatu yang indah, bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk orang-orang yang membutuhkan kisah kita untuk terus maju.
Apa yang kita tanam dalam iman bukanlah hanya untuk saat ini. Tetapi untuk panggilan di masa depan. Kita tidak hanya bertahan hidup. Kita sedang dipersiapkan untuk mengemban sesuatu yang lebih besar. Amin.
GOD bless!


