Alarm yang Otomatis | Kesaksian Widi N K

Alarm yang Otomatis | Kesaksian Widi N K

Kesaksian Widi N K

Hallo sahabat D3/PL yang super duper woke...

Saya punya cerita nih. Saya dibaptis kelas 6 SD di Gereja Baptis Kalam Purwokerto. Gereja yang tidak terlalu besar jemaatnya di sana. Tetapi di tempat itulah perjalanan iman rohani saya dimulai. Setelah baptis saya punya keinginan untuk bisa tamat baca Alkitab. Di pikiran saya waktu itu, kenapa saudara sepupu kita bisa baca katam dan mereka merayakannya, kok di kita ndak yah. Semua sante aja, mau baca mau enggaak, nggak ngaruh.

Oleh karenanya pengin banget pokoknya saya harus bisa katam Alkitab. Tapi tahun berganti tahun ada aja halangan yang selalu membuat saya tidak selesai baca Alkitabnya. Padahal saya punya buku tuntunan untuk baca kitab per hari.

Akhirnya tahun 2001 saya menikah dan tinggal di Salatiga. Kota dengan toleransi beragama yang tinggi. Saya nyaman sekali tinggal di Salatiga. Tapi tetap saja saya tidak bisa menyelesaikan baca Alkitab.

Baru di awal tahun 2018 saya dikenalkan GBA sama temen semasa pemuda di Purwokerto yang sekarang dia tinggal di Lampung. Saya gabung GBA sejak 8 Februari dengan sahabat yang luar biasa di D12/PB. Dan sekarang puji Tuhan saya sudah finish PB, finish PL dan lanjut krono PL hari yg ke-11. Setiap pagi saya selalu semangat, seolah ada alarm yang otomatis membangunkan saya untuk baca, baca dan baca.

Selalu ada berkat dan pengalaman dengan Tuhan ketika saya menggumuli firman-Nya. Akhirnya kerinduan saya untuk merampungkan semua kitab di Alkitab bisa terwujud bersama GBA. Thanks GBA. Thanks host-host yang baik, thanks teman-teman.

Mari komit untuk baca firman-Nya setiap hari, merenungkan dan menjadi pelaku firman di manapun kita berada.

Itu ceritaku... Mana ceritamu....  Ditunggu pengalamannya ya..

admingba administrator

Leave a Reply