Tak Lekang oleh Waktu | Ibrani 13:8 (TB)
2 min read
Tak Lekang oleh Waktu
Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8 TB)
Hati penulis tergelitik ketika menyaksikan sebuah reels beberapa hari yang lalu. Ketika sang influencer menyatakan, hubungan yang langgeng itu ibarat seseorang yang sedang berkendara di jalan tol; jalan yang selalu mulus membuat sang pengemudi mengantuk. Penulis menyaksikan reels tersebut hingga selesai dan ternyata ada fakta lain yang akan penulis simpulkan pada paragraf berikutnya.
Fakta lain yang dibagikan oleh sang influencer serta fakta yang penulis saksikan di berita dan dengar dari cerita orang lain. Bahwa berkendara di jalan tol tidak hanya membosankan, tetapi juga rawan kecelakaan. Tidak hanya karena pengemudi mengantuk, melainkan karena kondisi kendaraan yang tidak prima mengingat tdak ada bengkel di jalan tol. Berbeda saat tidak sedang berkendara di jalan tol. Kecelakaan sangat minim terjadi ketika sedang berkendara di jalan pedesaan yang cenderung berbatu atau di jalan perkotaan yang juga mulus seperti jalan tol. Karena jarang mengantuk dan banyak bengkel tersedia sangat meminimalisir kecelakaan. Dari penjelasan ini, penulis menyimpulkan, bahwa hubungan yang langgeng terlahir dari keputusan satu sama lain, tetap berusaha menjaga hubungan dengan lelaki atau perempuan yang dicintainya atau memilih untuk membuat drama agar hubungan berakhir.
Menjaga hubungan dengan saling belajar dan beradaptasi satu sama lain, entah saat memulai ataupun dalam perjalanannya. Demikian pula cinta Tuhan kepada manusia sejak awal kejatuhan hingga kini.
Apakah Tuhan memusnahkan manusia setelah jatuh dalam dosa? Meskipun ada moment dimana Dia membinasakan, tetap saja tidak dimusnahkanNya sama sekali. Berkali-kali dikecewakan oleh umat pilihanNya, tetapi Dia memilih untuk tetap memberikan mujizat, menjaga, dan memelihara. Seseorang yang berikhtiar ingin mengakhiri hidup, diperintahkanNya untuk makan dan istirahat agar segar kembali. CintaNya tidak hanya dinyatakan kepada para tokoh Alkitab, tetapi juga setiap manusia di sepanjang sejarah dan zaman. Apa yang baru saja penulis uraikan menegaskan bahwa cintaNya tak lekang oleh waktu meskipun seringkali mengecewakan bahkan menyakiti perasaanNya. Fakta tersebut tidak hanya didapatkan melalui membaca Alkitab secara tuntas, melainkan menggalinya serta mencari pengajaran yang Alkitabiah.
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=58&chapter=13&verse=8


