<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pernikahan &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/pernikahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Jan 2022 07:41:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.17</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>pernikahan &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>He Created Family &#124; Matius 19:4 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/he-created-family-matius-194-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 07:41:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[hanya dipisahkan oleh maut]]></category>
		<category><![CDATA[He created family]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[sakral]]></category>
		<category><![CDATA[satu istri satu suami]]></category>
		<category><![CDATA[the great creator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=6915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jawab Yesus: &#8220;Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/he-created-family-matius-194-tb/">He Created Family | Matius 19:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Jawab Yesus: &#8220;Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?&#8221; (Matius 19:4 TB)</em></h4>



<p>Penulis telah menguraikan dengan jelas dalam artikel yang berjudul <em><a href="https://bacaalkitab.com/jodoh-dari-tuhan-2-korintus-614-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">Jodoh dari Tuhan</a></em>, bahwa pernikahan pertama kali dibentuk ketika Hawa diciptakan melalui tulang rusuk Adam saat sedang tertidur pulas. Melalui artikel hari ini, penulis akan menguraikan alasan mengapa <a href="https://bacaalkitab.com/say-no-to-divorce-matius-196-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">perceraian dilarang oleh Tuhan</a>. Mari kita lihat penjelasannya di bawah ini.</p>



<p>Setiap dari kita pasti telah mengetahui bahwa Iblis berhasil menghasut Hawa untuk memakan buah dari pohon yang telah Dia larang – buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat. Setelah Hawa memakannya, ia memberikannya kepada Adam agar turut menikmati buah tersebut. Singkat cerita, setelah Dia mengusir mereka dari taman Eden dan menjalankan hukuman yang telah ditetapkanNya, Adam tidak menceraikan Hawa karena sama saja dengan membuang bagian tubuhnya sendiri. (Kejadian 2:21-24; 3:1-6,13-14)</p>



<p>Kalau Tuhan melarang perceraian, mengapa Musa mengizinkannya? Alasannya ialah guna memberi ganjaran kepada istri yang tidak menghormati suaminya dengan cara menuliskan surat cerai kemudian menaruhnya ke dalam tangan sang istri lalu mengusirnya pergi; memberi ganjaran kepada istri yang melakukan persetubuhan bersama orang lain dengan cara dilempari batu hingga mati. Penulis berkesimpulan bahwa seseorang tidak boleh bercerai dengan alasan apapun kecuali karena kematian. (Ulangan 22:22; 24:1-3)</p>



<p>Melalui artikel hari ini, penulis ingin mengingatkan pembaca untuk memegang erat prinsipNya, bahwa kita sebagai manusia harus <a href="https://bacaalkitab.com/kumau-sepertimu-1-yohanes-26-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri</a> supaya kita sanggup mengampuni segala kesalahan yang telah dilakukan oleh sesama kita manusia, termasuk kepada istri atau suami sehingga sistem yang telah diciptakan dan ditetapkanNya sejak semula tidak menjadi rusak –menikah dengan satu istri atau suami dan hanya kematian yang boleh menceraikannya. </p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=40&amp;chapter=19&amp;verse=4">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=40&amp;chapter=19&amp;verse=4</a></em></li><li><em><a href="https://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/1200001202">https://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/1200001202</a></em></li><li><em><a href="https://artikel.sabda.org/perceraian_dan_pernikahan_kembali">https://artikel.sabda.org/perceraian_dan_pernikahan_kembali</a></em></li><li></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/he-created-family-matius-194-tb/">He Created Family | Matius 19:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengampunan</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/pengampunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sarah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 04:21:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[kehilangan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pengampunan]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[suami istri]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan Yesus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3578</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/pengampunan/">Pengampunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center"><p>“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.”<br>Mazmur 86 : 5 (TB)</p></blockquote>



<p>Shalom, <br>Saya Mary ibu dari dua orang puteri, saya dari Sarawak, Malaysia.<br><br>Saya&nbsp; kehilangan suami saya pada Januari tahun 2018, di usia 30 tahun ketika usia perkahwinan saya bersama suami menginjak 9 tahun.. Suami saya meninggal kerana kecelakaan jalan raya. Tidak cukup dengan kehilangan suami, ditambah lagi bila saya dapat tau dia selingkuh dibelakang saya ketika bekerja di luar kota. Sejak kehilangan dia saya hampir gila kerana saya hilang punca pendapatan, ditambah dengan beban hutang karna saya sendiri ketika itu tidak ada kerja.. saya <em>depression</em> yang amat teruk memikirkan apa salah saya sehingga suami saya selingkuh, tidak cukup dengan itu saya seolah-olah berdendam dan membenci mendiang suami saya, saya mula mengasingkan diri dari semua orang. Jiwa saya ketika itu memberontak, hati saya penuh kebeincian terhadap mendiang suami saya, saya menyalahkan Yesus diatas segala yang saya hadapi ketika itu. Sehingga pada suatu hari saya terlalu <em>depress</em> dan saya bercadang membunuh diri dengan tujuan saya mau ketemu Yesus dan mau menyalahkan dia untuk apa yang terjadi didalam kehidupan saya. <br><br>Saya seolah hilang pertimbangan ketika itu sebelum saudara perempuan saya menenangkan saya dan menasihati supaya saya masuk ke kamar sendirian dan bercakap dengan Tuhan sendiri (saat teduh). Dan saya langsung masuk ke kamar, menangis semahu-mahu saya, membentak-bentak dengan mata saya tertutup menyalahkan Tuhan bertanya kenapa dia membiarkan semua ini, sebelum akhirnya saya bertanya &#8220;untuk apa ENGKAU mencobai aku sebegini ya TUHAN tetapi engkau langsung tidak membantu aku melalui semua ini.. apa yang perlu aku buat untuk hati aku merasa tenang seperti dulu?&#8221; Saya sudah tidak mampu berkata-kata lagi sebaliknya tertunduk menangis semahunya.. Dan ketika itu saya mendengar satu suara membisikkan&nbsp; satu perkataan iaitu &#8220;PENGAMPUNAN&#8221;.. Perlahan tetapi cukup JELAS ditelinga saya dan ketika itu juga saudara-saudaraku, seolah beban yang saya pikul diangkat terus dari bahu saya dan saya sudah tidak punya rasa sedih. Rasa <em>depress</em> itu langsung hilang. Semenjak hal itu juga saya merasa lebih dekat dengan Tuhan sendiri, saya melibatkan diri didalam pelayanan gereja, melayani anak-anak kecil didalam <em>sunday school</em> sebab saya punya kerinduan disitu dan disini saya juga ingin berkongsi. <br><br>Jangan pernah takut tidak punya uang, jangan pernah takut untuk hidup sendiri. Sebab YESUS itu sendiri sumber kekayaan, dia sumber kasih, tidak ada sehari pun didalam hidup saya sekarang saya merasa tidak cukup, sebaliknya saya selalu berkelimpahan kerana saya meletakkan dia yang pertama-tama didalam hati saya. Semoga kesaksian saya ini boleh menjadi dorongan dan membangun iman sesama kita <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f-1f3fb.png" alt="🙏🏻" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><br><br>Kesaksian<br>Maryllane&nbsp; <br>Peserta baca D14 PB Normal<br>Sarawak, Malaysia</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/pengampunan/">Pengampunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertolongan Tuhan Tepat pada Waktu-Nya</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/pertolongan-tuhan-tepat-pada-waktu-nya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sarah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 03:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[kasih kristus]]></category>
		<category><![CDATA[kasih Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pertolongan Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3515</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/pertolongan-tuhan-tepat-pada-waktu-nya/">Pertolongan Tuhan Tepat pada Waktu-Nya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center"><p>&#8220;Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu; dan tidak gemetar terhadap Aku, demikianlah firman Tuhan ALLAH semesta alam.&#8221;<br>Yeremia 2 : 19</p></blockquote>



<p>Shallom,<br>Kesaksian ini apa adanya, saya tidak malu, karena ini semata untuk menceritakan kasih Tuhan.&nbsp;<br>Mohon maaf kalau terlalu panjang <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f.png" alt="🙏" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> .<br><br>4 Mei 1999, saya dilamar oleh keluarga calon suami.&nbsp; Ibu saya tidak setuju, dan menolak, dengan alasan mendapat mimpi, bahwa perangai calon suami saya buruk, pemabuk, dan tidak setia beribadah.&nbsp;Tapi saya tidak percaya, dan dengan diam-diam tetap menikah di gereja mertua. Alasan saya, dia seiman,dan orangtuanya penatua di suatu gereja (berbeda propinsi dan beda denominasi gereja). Sejak menikah, pindah kota, mengikuti suami, tidak pernah lagi bisa melayani anak-anak sekolah minggu di gereja karena, suami melarang.&nbsp;<br><br>Mei tahun 2000, saya mulai hamil, dan setelah kandungan mulai masuk usia tiga bulan, ketahuan aslinya, suami jarang pulang, info dari teman-temannya, sering mabuk-mabukan dilokalisasi. Dan kalo pulang, tidak memberi nafkah, bahkan sering memukul.<br><br>Desember 2000, saat kandungn masuk usia tujuh bulan,&nbsp; saya sudah tidak tahan lagi, mau pulang ke orang tua malu, yang terlintas hanya keinginan untuk bunuh diri.&nbsp;Saat suami tidak dirumah, saya ambil kabel, saya kupas pembungkus luarnya, dan saya lilitkan ke badan saya, dari leher, dada, perut sampai kaki dan saya hubungkan ke stop kontak.&nbsp; Saat saya mau tekan tombol <em>on</em>, mendadak listrik padam, meteran anjlok. Jadi, saya lepas kabelnya lagi dan saya keluar untuk membetulkan meteran listrik.&nbsp;Setelah masuk, saya kunci pintu kamar, saya ulangi lagi, saya lilitkan kabel tadi ke tubuh saya, dan sedetik sebelum tangan saya menekan tombol <em>on</em>, tiba-tiba di telinga kanan saya ada yang berbisik &#8220;Aku mengasihi kamu&#8221;(saya tau, itu Tuhan yang berbisik lembut di telinga kanan saya, karena saat itu dirumah tidak ada seorang pun, hanya saya seorang diri)&nbsp;Saya langsung menangis, berlutut, memohon ampun, dan berjanji kepada Tuhan, seberat apapun masalah saya tidak akan mengulanginya lagi.&nbsp;<br><br>Singkat cerita, saat anak saya sudah besar, saat duduk di SMP,&nbsp; Tuhan izinkan, 2013 ada kakak dari seorang murid les saya (bukan murid les saya) yang mau bunuh diri karena bertengkar dengan orang tua nya.<br>&nbsp;Pukul 22.30 an&nbsp; mengetok pintu rumah saya, untuk menitipkan sepeda motor, dan mau bunuh diri di sungai . Dengan pertolongn Tuhan, akhirnya bisa digagalkan Tuhan, dan jam 1 malam berhasil mempertemukan dengan <em>parent</em> nya. Kira-kira 5 bulan berikutnya, ada salah satu teman anak saya smp, yang mencoba bunuh diri di rel kereta api tapi, sesaat sebelum ia melakukannya, dia telepon anak saya, dan anak saya telepon saya, lalu kami bujuk dan mau diajak pulang ke rumah.&nbsp;Suatu saat, 2017, ketika saya melihat berita di <em>TV</em>, ada seorang siswi smp, seorang katholik, anak seorang dokter di Kediri yang bunuh diri karena gagal masuk SMA <em>favorit</em>. Hal itu membuat saya menangis, dan memohon pada Tuhan, jangan biarkan orang-orang percaya mengalami keputusasaan.&nbsp;Dan puncaknya bulan Juni- Juli 2019, saat diberlakukan Zonasi untuk peserta didik baru, beberapa murid lulusan sd-smp yang gagal masuk sekolah negri, mencoba bunuh diri, hati saya bisa menangis menjerit kepada Tuhan, supaya jiwa-jiwa ini dikasihani, saya bergumul berdoa untuk beberapa anak, agar tidak mengulangi percobaan bunuh diri.&nbsp; <br><br>Ujian buat saya tidak berhenti disini. Januari 2018, suami meninggal. Saya dan anak saya agustus 2019 pindah ke kota Solo.&nbsp;Disini, ibarat tanaman yang dicabut dari tempatnya, dan ditanam ditempat baru, harus mengawali hidup dari nol.&nbsp;Tidak punya murid disini, mencoba dagang, tapi tidak berjalan lancar. Hasilnya selalu <em>minus</em>.&nbsp;Dan karena tekanan ekonomi yang sangat berat, awal Desember 2019, ada keinginan yang kuat yang mendorong saya untuk bunuh diri lagi.&nbsp;Mati-matian saya berusaha memeranginya, bergumul dan berjuang. Dan hanya karena kasih Bapa kalau masih hidup sampai hari ini. Tuhan Yesus Kristus memberi kemenangan. <br><br>Saya sudah melewatinya, itu sebabnya saya bisa saksikan hal ini.&nbsp;Untuk semua saudaraku seiman, yang sudah ditebus oleh darah Kristus, seberat apapun persoalan hidupmu, jangan pernah meninggalkan Tuhan, Yeremia 2 : 19 jangan pernah lari dari pelayanan. Apa yang dipercayakan Tuhan kepadamu, kerjakan dengan tekun.&nbsp; Dan seberat apapun persoalan hidupmu, jangan putus asa tangan Tuhan akan menolong tepat pada waktu-Nya, tidak pernah terlambat. Ingat, sangat besar kasih-Nya kepada kita, jangan sia-siakan. Siapa pun kamu, jangan pernah terlintas sekalipun&nbsp; untuk bunuh diri, jangan meniru jejak Yudas Iskariot si pengkhianat itu.&nbsp;<br>2 Petrus 3 : 1, Ayub 7 : 1, memang harus digenapi, tetapi jangan lupakan,&nbsp;Yeremia 29 : 11, 12-13<br><br>Selalu ada jalan keluar terbaik yang dibuat TUHAN untuk anak-anak-Nya<br>GBU </p>



<p>Kesaksian<br>Peserta <em>team</em> G</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/pertolongan-tuhan-tepat-pada-waktu-nya/">Pertolongan Tuhan Tepat pada Waktu-Nya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jagalah Kekudusan Pernikahan &#124; Maleakhi 2:16 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/jagalah-kekudusan-pernikahan-maleakhi-216-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[GBA Center]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2020 04:56:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab tiap hari]]></category>
		<category><![CDATA[kekudusan pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=2691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel – juga orang yang menutupi pakaiannya dengan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/jagalah-kekudusan-pernikahan-maleakhi-216-tb/">Jagalah Kekudusan Pernikahan | Maleakhi 2:16 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote"><p><em>Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel – juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat! (Maleakhi 2:16 TB)</em></p></blockquote>



<p>Melalui perantara Maleakhi, Tuhan mengutarakan rasa murkaNya dan berikhtiar ingin melenyapkan setiap orang dari bangsa Israel karena sudah berbuat keji dengan menceraikan istri kemudian menikah lagi dan ironisnya, wanita yang dinikahi adalah wanita yang menyembah dewa-dewa bangsa asing, yang sudah sangat jelas Dia larang sejak zaman Musa (Ulangan 7:3-4; Maleakhi 2:11-16).</p>



<p>Setiap dari kita yang sudah ditebus oleh darahNya, memiliki kewajiban untuk menghormati Dia dengan menjaga kekudusan pernikahan. Saat kita tau bahwa istri mengkhianati kita setelah bertemu pria yang lebih sukses dan mapan; suami mengkhianati kita setelah bertemu wanita yang jauh lebih cantik, lembut, pengertian, dan perhatian, kita langsung memutuskan untuk bercerai padahal sesungguhnya Alkitab sangat membenci perceraian. Perihal mengenai perkataanNya yang berkata bahwa “seseorang boleh bercerai kecuali karena zinah” bertujuan untuk menyindir orang Farisi yang hendak mencobai Dia dan kembali menjelaskan bahwa perceraian boleh dilakukan akibat ketegaran hati bangsa Israel di zaman Musa. Kalaupun perceraian sudah terjadi, Dia berkata lewat rasul Paulus bahwa pasangan suami-istri yang sudah bercerai harus menjalani hidup tanpa istri atau suami (Matius 19:7-9; Markus 10:2-9; 1 Korintus 7:12).</p>



<p>Teruslah tanamkan dalam hati bahwa pernikahan adalah gambaran mengenai hubungan Dia dengan jemaat. Sebagai wujud penghormatan kita pada Dia sang pemimpin jemaat, saat mengetahui istri atau suami kita berkhianat, hendaklah kita mendoakan dengan tidak jemu-jemu agar sang pemimpin jemaat menyadari istri atau suami kita dari pengkhianat yang telah diperbuat apapun alasannya.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=39&amp;chapter=2&amp;verse=16</em></li><li><em>https://suarabaptis.com/perceraian-keluarga-kristen-bolehkah-bercerai-kalau-pasangan-berzinah/</em></li></ol>



<p>Mari Bergabung di komunitas baca Alkitab di Gerakan Baca Alkitab!<br><em>Info lebih lanjut silahkan baca di website ini</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/jagalah-kekudusan-pernikahan-maleakhi-216-tb/">Jagalah Kekudusan Pernikahan | Maleakhi 2:16 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
