<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baptis &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/baptis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 May 2025 14:42:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.18</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>baptis &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terlahir Kembali &#124; (Yohanes 3:6-7 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/terlahir-kembali-yohanes-36-7-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 14:28:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[baptis]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[hidup dalam Roh]]></category>
		<category><![CDATA[hidup dipimpin oleh Roh]]></category>
		<category><![CDATA[lahir baru]]></category>
		<category><![CDATA[Roh Kudus menggerakkan]]></category>
		<category><![CDATA[terlahir kembali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=13226</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/terlahir-kembali-yohanes-36-7-tb/">Terlahir Kembali | (Yohanes 3:6-7 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. (Yohanes 3:6-7 TB)</em></h4>



<p>Manusia dan tumbuhan dapat bertahan hidup jika mendapat asupan air yang cukup. Manusia harus mengonsumsi air putih yang cukup meski padat aktivitas serta banyaknya minuman yang berwarna dan memiliki rasa. Minimnya air putih mengakibatkan banyak orang meninggal akibat masalah kesehatan yang berat.</p>



<p>Bukan hanya manusia yang kehilangan nyawa akibat air. Banyak tumbuhan di ladang dan di sawah gagal panen akibat kemarau berkepanjangan atau mengalami banjir bandang. Mungkin yang bersangkutan hidup di perkotaan sehingga tidak membutuhkan hujan agar tidak gagal panen. Tinggal di perkotaan dengan segudang aktivitas yang padat tidak boleh membuat yang bersangkutan lupa dengan tanaman peliharaan di rumah.Tubuh seorang manusia tak dapat bangkit kembali setelah meninggal. Tumbuhan tak dapat berdiri tegak kembali setelah mati. Penulis hanya ingin membahas lebih lanjut mengenai manusia bukan tanaman. Pembahasan mengenai tanaman hanyalah untuk meneguhkan pemahaman pembaca mengenai pentingnya air bagi kehidupan.</p>



<p>Sebuah pertanyaan muncul, kalau tubuh manusia tak dapat bangkit setelah meninggal; tumbuhan tak dapat berdiri tegak setelah mati, apa yang Anak Manusia maksudkna mengenai kelahiran kembali? Sudah jelas yang Dia maksudkan adalah roh yang bersangkutan. Proses kelahiran kembali terjadi atas barangsiapa yang menjadi Kristen sejak lahir.</p>



<p>Menjadi Kristen sejak lahir tetapi belum memahami arti Kekristenan yang sesungguhnya. Hingga pada suatu masa, yang bersangkutan memberi diri dibaptis dan dalam perjalanannya, tumbuh kerinduan yang mendalam untuk mencari tahu artinya kemudian memberi hidup seutuhnya untuk dipimpin oleh Roh. Jika yang bersangkutan sudah dibaptis sejak lama tetapi belum memberi diri untuk dipimpin oleh Roh, buatlah komitmen setelah membaca renungan hari ini.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, penulis berdoa bagi pembaca yang baru saja atau mungkin sudah lama memberi diri untuk dibaptis. Supaya mereka berkomitmen untuk memberi hidup dipimpin oleh Roh. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Yoh%203:6">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Yoh%203:6</a></em></li><li><em><a href="https://gkjnehemia.net/sermons/dilahirkan-kembali-dari-roh-kudus-yohanes-3-1-8/">https://gkjnehemia.net/sermons/dilahirkan-kembali-dari-roh-kudus-yohanes-3-1-8/</a></em></li><li><em><a href="https://airhidupblog.blogspot.com/2011/07/lahir-baru-hidup-sebagai-manusia-baru.html">https://airhidupblog.blogspot.com/2011/07/lahir-baru-hidup-sebagai-manusia-baru.html</a></em></li><li><em><a href="https://airhidupblog.blogspot.com/2011/07/lahir-baru-hidup-sebagai-manusia-baru.html">https://airhidupblog.blogspot.com/2011/07/lahir-baru-hidup-sebagai-manusia-baru.html</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/terlahir-kembali-yohanes-36-7-tb/">Terlahir Kembali | (Yohanes 3:6-7 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alarm yang Otomatis &#124; Kesaksian Widi N K</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/alarm-yang-otomatis-kesaksian-widi-n-k/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admingba]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2018 07:09:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab tiap hari]]></category>
		<category><![CDATA[baptis]]></category>
		<category><![CDATA[berkat]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[makanan rohani]]></category>
		<category><![CDATA[membaca Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[merenungkan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku Firman]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=1738</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hallo sahabat D3/PL yang super duper woke&#8230; Saya punya cerita nih. Saya di baptis kelas...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/alarm-yang-otomatis-kesaksian-widi-n-k/">Alarm yang Otomatis | Kesaksian Widi N K</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Hallo sahabat D3/PL yang super duper woke&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Saya punya cerita nih. Saya di baptis kelas 6 SD di Gereja Baptis Kalam Purwokerto. Gereja yang tidak terlalu besar jemaatnya di sana. Tetapi di tempat itulah perjalanan iman rohani saya dimulai. Setelah baptis saya punya keinginan untuk bisa tamat baca Alkitab. Di pikiran saya waktu itu, kenapa saudara sepupu kita bisa baca katam dan mereka merayakannya, kok di kita ndak yah. Semua sante aja, mau baca mau enggaak, nggak ngaruh.</p>
<p style="text-align: left;">Oleh karenanya pengin banget pokoknya saya harus bisa katam Alkitab. Tapi, tahun berganti tahun ada aja halangan yang selalu membuat saya tidak selesai baca Alkitabnya. Padahal saya punya buku tuntunan untuk baca kitab per hari.</p>
<p style="text-align: left;">Akhirnya tahun 2001 saya menikah dan tinggal di Salatiga. Kota dengan toleransi beragama yang tinggi. Saya nyaman sekali tinggal di Salatiga. Tapi tetap saja saya tidak bisa menyelesaikan baca Alkitab.</p>
<p style="text-align: left;">Baru di awal tahun 2018 saya dikenalkan GBA sama temen semasa pemuda di Purwokerto yang sekarang dia tinggal di Lampung. Saya gabung GBA sejak 8 Februari dengan sahabat yang luar biasa di D12/PB. Dan sekarang puji Tuhan saya sudah <em>finish</em> Perjanjian Baru, <em>finish</em> Perjanjian Lama dan lanjut krono Perjanjian Lama hari yang ke-11. Setiap pagi saya selalu semangat, seolah ada alarm yang otomatis membangunkan saya untuk baca, baca dan baca.</p>
<p style="text-align: left;">Selalu ada berkat dan pengalaman dengan Tuhan ketika saya menggumuli Firman-Nya. Akhirnya kerinduan saya untuk merampungkan semua kitab di Alkitab bisa terwujud bersama GBA. Thanks GBA. Thanks <em>host-host</em> yang baik, <em>thanks</em> teman-teman.</p>
<p style="text-align: left;">Mari komit untuk baca Firman-Nya setiap hari, merenungkan dan menjadi pelaku Firman di manapun kita berada.</p>
<p style="text-align: left;">Itu ceritaku&#8230; Mana ceritamu&#8230;  Ditunggu pengalamannya ya..</p>
<p style="text-align: left;">Kesaksian<br />
Widi N K<br />
Grup D3/PL</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/alarm-yang-otomatis-kesaksian-widi-n-k/">Alarm yang Otomatis | Kesaksian Widi N K</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arti Kehidupan Yang Sebenarnya &#124; Kesaksian Gituen</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/arti-kehidupan-yang-sebenarnya-kesaksian-gituen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admingba]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2018 05:23:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab tiap hari]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[baptis]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[bertobat]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Juru Selamat]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[membaca Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[rohani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=1578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Shalom.. Hai, semua teman-temanku. Saya Gituen mahu membuat kesaksian peribadi. Puji Tuhan sebab saya diberi...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/arti-kehidupan-yang-sebenarnya-kesaksian-gituen/">Arti Kehidupan Yang Sebenarnya | Kesaksian Gituen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Shalom..</p>
<p>Hai, semua teman-temanku. Saya Gituen mahu membuat kesaksian peribadi. Puji Tuhan sebab saya diberi kesempatan untuk merasa erti kehidupan yang sebenarnya. Saya berasal dari Labuan, Malaysia. Saya seorang yang beragama Islam sejak dilahirkan. Saya anak kedua dari tiga orang adik beradik.</p>
<p style="text-align: left;">Bermulalah cerita di mana kehidupan saya telah hancur pada tahun 2008. Waktu itu saya berusia 23 tahun. Pada masa ini hidup saya benar-benar sudah rosak. Saya sudah pandai merokok, minum arak, berjudi dan berhibur di kelab malam. Dan hidup saya waktu ini penuh dengan dosa. Saya telah berkenalan dengan seorang lelaki yang beragama Kristian. Beza jarak umur kami 20 tahun. Dari berkenalan terus jatuh cinta. Pada mulanya saya sangat bahagia bersamanya. Dia telah merubah kehidupan saya jadi baik, maksud saya tidak lagi merokok, minum arak, berjudi dan pergi ke kelab malam. Kami nikah ikut cara Islam. Saya ingat dia lah suami yang boleh bimbing hidup saya.</p>
<p style="text-align: left;">Rupa-rupanya dia lebih hebat daripada saya, sebab dia nie seorang penagih dadah. Pada mulanya saya marah betul sebab dia ambil dadah. Tapi lama kelamaan, saya pulak yang ikut rasa ambil tu dadah. Mulanya untuk suka-suka saja saya rasa tu dadah. Lama kelamaan jadi tertagih. Duit gaji dan duit simpanan habis digunakan untuk membeli dadah. Rumah tangga kami makin hancur. Hari-hari bergaduh sebab tertagih dadah. Pada tahun 2015, waktu itu usia saya sudah 30 tahun. Saya bercadang untuk bercerai saja dengan suami. Sebab hidup kami tiada erti kebahagiaan lagi. Yang ada hanyalah pergaduhan sepanjang masa. Tampar, sepak, terajang itu semua yang saya dapat setiap hari. Kami tinggal berasingan. Suami balik ke kampung.</p>
<p style="text-align: left;">Enam bulan kami berjauhan. Selepas itu suami balik tinggal bersama saya. Saya lihat perubahan dirinya yang jauh baik dari dulu. Rambut yang panjang sudah dipotong, dan dia jugak telah berhenti ambil dadah. Dia jugak sudah rajin ke gereja dan membaca Al-Kitab. Saya masih ingat lagi pada 22 Februari 2015 hari Ahad, suami ajak saya pergi ke gereja. Saya tidak menolak dan ikut saja. Waduh, sampai di gereja, luar biasa sekali saya rasakan. Semua jemaat di gereja sangat baik. Tapi saya masih belum faham apa yang ada di gereja dan macam mana cara sembahyangnya. Masih bingung-bingung dan tiada perasaan.</p>
<p style="text-align: left;">Minggu kedua saya ikut lagi, tapi masih sama jugak tidak mengerti apa-apa. Dan pada minggu yang ketiga, saya rasakan ada kelainan. Saya ikut jemaat lain nyanyi lagu rohani. Pada ketika itu saya merasa bulu roma semua naik, badan begegar dan saya betul-betul rasa lain hari tu. Air mata saya mengalir deras, saya bingung kenapa saya jadi begitu. Balik dari sembahyang, saya minta suami ajar baca tu Al-kitab, padahal sebelum nie saya tidak sentuh dan melihat apa isi kandungan Al-kitab itu. Nah, minggu keempat dan seterusnya saya semangat betul sudah mahu ke gereja.</p>
<p style="text-align: left;">Pada 15 Januari 2016, ini adalah hari kelahiran baru saya. Saya di babtis dan sudah menjadi anak Tuhan seperti teman-teman. Dan menerima Jesus sebagai Juru Selamat. Kehidupan saya dan suami sekarang lebih bahagia dari dulu, saya sudah mengerti dan sangat menghargai kehidupan saya sekarang. Rencana Tuhan itu sangat indah, Tuhan kita sangat baik. Saya bersyukur kerana saya masih diberi waktu oleh Tuhan untuk bertaubat, sebelum saya menutup mata dan berjumpa Bapa di Surga. Saya jugak sangat beterima kasih kepada anak buah saya yang mengajak saya ikut serta dalam <em>group</em> GBA ini. Selama saya ikut GBA ini, saya makin betambah semangat untuk baca Al-kitab dan saya jugak belajar memahami maksud Firman Tuhan. Bukan itu saja, sekarang saya jugak sudah bisa berdoa walaupun tidak berapa lancar doanya.</p>
<p>Teman-temanku semua, doakan saya supaya terus semangat untuk melayani Tuhan. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f607.png" alt="😇" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f-1f3fb.png" alt="🙏🏻" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p style="text-align: left;">Kesaksian <br />Gituen<br />Malaysia<br />02 Juni 2018</p>


<p></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/arti-kehidupan-yang-sebenarnya-kesaksian-gituen/">Arti Kehidupan Yang Sebenarnya | Kesaksian Gituen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Artinya? &#124; Kesaksian Jefry W</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/apa-artinya-kesaksian-jefry-w/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admingba]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2018 13:48:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baptis]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[ego]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[hadirat Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[KKR]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[penyembahan]]></category>
		<category><![CDATA[pujian penyembahan]]></category>
		<category><![CDATA[ujian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=1475</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saya mau bersaksi mengenai masa lalu saya (maaf apabila sangat panjang) Saya memang lahir dan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/apa-artinya-kesaksian-jefry-w/">Apa Artinya? | Kesaksian Jefry W</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Saya mau bersaksi mengenai masa lalu saya (maaf apabila sangat panjang)</p>
<p style="text-align: left;">Saya memang lahir dan besar di keluarga Kristen yang sudah setiap Minggu ke gereja, rajin mengisi buku kehadiran ke gereja dan ibu saya adalah salah satu pengerja di salah satu gereja Protestan. Sampai SMU (dulu bukan SMA) kelas 3, tahun 2004, saya masih mengandalkan kekuatan saya, karena saya merasa apa yang ada pada saya bisa saya kembangkan. Saya ikut berbagai olimpiade <em>sains</em> dan menang, banyak sponsor yang saya terima dan saya merasa karena saya rajin belajar. Semuanya itu adalah buah kerja keras saya.</p>
<p style="text-align: left;">Pada 2004, saya juga sudah mengenal gereja dan bahasa roh, bahkan baptis selam. Saya dari dulu sangat menentang akan baptisan selam dan bahasa roh, karena saya tidak mengerti apa yang mereka ucapkan. Pernah suatu ketika saya diajak sama teman saya untuk ikut KKR di salah satu bioskop di tempat saya. Pemimpin pujian (sebutan yang saya berikan sebelum saya mengetahui sekarang namanya WL) itu masih membawakan sebuah lagu penyembahan yang sangat terkenal dahulu, yaitu &#8220;Ku Mau Cinta Yesus Selamanya&#8221;. Nah itu, masih reffrein &#8220;Ya Abba, Bapa, ini aku anak-Mu, layakkanlah seluruh hidupku&#8230;&#8221;, saya melihat dengan mata saya sendiri banyak yang nangis (saya sempat mikir kok ada bapak-bapak cengeng banget gitu). Terus ada yang ngomongnya ga jelas dan ga ngerti saya. Saya doa bilang, &#8220;Tuhan Yesus ini orang ngomongnya apa ya? Kok aku ga ngerti?&#8221;.</p>
<p style="text-align: left;">Doa saya ini dijawab ketika saya diterima masuk di salah satu Perguruan Tinggi dengan jalur khusus prestasi. Nah, saya tinggal di asrama putra dengan satu kamar saudara sepupu semuanya. Kami ada empat orang satu kamar, namun hanya saya yang Kristen. Bahkan dalam satu lorong yang berjumlah 14 kamar, Puji Tuhan hanya saya yang Kristen.</p>
<p style="text-align: left;">Suatu ketika pas mau maghrib, saya baca Alkitab dan ketika mau doa, saya lihat teman saya lagi sholat magrib di kamar. Nah, berhubung kiblatnya beda arah dengan saya, jadi kami tidak berhadapan. Saya teringat akan kejadian &#8220;bahasa aneh&#8221; tersebut. Lalu saya masih ingat betul doa saya itu bahasa Indonesia tercinta dan sangat singkat, &#8220;Tuhan Yesus, kalau boleh izinkan aku merasakan seperti apa sih itu bahasanya yang aneh itu? Terus apa artinya?&#8221;</p>
<p style="text-align: left;">Nah, pada saat itu saya ingat benar bahwa saya sepertinya doa itu hanya paling lama 15 menit. Tetapi yang mengejutkan adalah Roh Kudus itu bekerja melawat bukan hanya saya, bukan hanya kamar saya, melainkan di lorong asrama tempat saya berada. Begitu saya bilang Amin, kamar saya dipenuhi oleh teman sepupu dan seorang kiai. Mereka mengira saya kesurupan, karena mereka mengatakan bahwa abis teman saya sholat, dia melihat penampakan yang tidak biasa sampai dikira itu hantu. Dan anehnya lorong asrama itu hangat.</p>
<p style="text-align: left;">Mereka masuk ke kamar saya karena mereka mendengar suara seperti suara besar, namun bahasanya aneh. Nah, pas mereka masuk, kata mereka mulut saya ga berhenti tetapi suara saya tidak besar. Nah, kegemparan terjadi di lorong itu, karena hanya penghuni lorong itu yang mendengar selama tiga jam suara itu menggelegar di asrama, tetapi penghuni lorong lainnya tidak mendengarkan suara itu. Jadi mereka memanggil pak kiai yang katanya tau sejarah asrama putra tersebut namun si pak kiai juga tidak dapat menjelaskan fenomena apa yang sedang terjadi.</p>
<p style="text-align: left;">Nah, yang saya ingat ada kalimat yang sangat menyentuh hati saya, kata-katanya seperti ini:<br />
&#8220;Anak-Ku, karena kerinduan hatimu mencari Aku, maka engkau akan mengalami kepekaan, engkau akan Aku proses sampai engkau dimurnikan&#8221;. Ternyata saya berdoa katanya udah tiga jam ga berhenti, padahal versi saya pribadi hanya 15 menit, karena siapa yang tahan komat-kamit selama tiga jam? Apa ga berbusa mulut ini?</p>
<p style="text-align: left;">Dan semenjak kejadian itu, saya masuk yang namanya proses-Nya Tuhan, di mana ego saya dimatikan sejadi-jadinya. IPK saya hancur cuma 2.0 di satu tahun pertama. Saya malu sejadi-jadinya, saya merasa saya gagal total, saya mengalami depresi hebat, bahkan saya merasa tidak layak hidup. Saya udah niat itu tahun kedua mau keluar kuliah, karena malu sama keluarga, malu sama ortu, malu sama sekolah. Wah, pokoknya muka ini ga tau mau ditaruh di mana lagi.</p>
<p style="text-align: left;">Saya ga mau gereja, saya marah sama Tuhan mengapa hal ini harus terjadi dalam hidup saya, padahal setiap kuliah saya ingat betul apa yang diajarkan oleh dosen, tidak ada satupun versi saya yang salah dalam ujian. <strong>Tapi inilah namanya pembentukan dari Tuhan. </strong>Tiga bulan saya tidak mau gereja, saya tidak mau berdoa, apalagi baca Alkitab. Saya benar-benar marah sama Tuhan, saya merasa Tuhan itu tidak adil, kecuali saya tidak ada persiapan, oke, saya menerima hasil tersebut. Tetapi saya sudah persiapan <em>full</em> sebelum ujian tapi kok hasilnya malah seperti itu.</p>
<p style="text-align: left;">Nah, rancangan Tuhan tidak ada yang tau. Teman asrama saya (sekarang sudah meninggal), dia ajak saya coba untuk gereja kembali. Kali ini gereja yang dekat kampus saja. Teman saya ini mengatakan bahwa hidup itu harus bersyukur, bisa makan aja harus bersyukur. Di situ saya tidak langsung iyakan, karena bagi saya Tuhan itu tidak adil sama sekali. Sampai teman saya pakai trik ajak saya gereja lalu pulang gereja ntar ditraktir makan siang. Namanya mahasiswa, ya pas kere mau ga mau lah. Niatnya bukan gereja tapi udah kebayang <em>fu yung hai</em> dan <em>cap cai</em>, serta pecel ayam yang nikmat hahahaha&#8230;.</p>
<p style="text-align: left;">Ternyata pas pendetanya bawa Firman, dia mengutip <strong>Yohanes 15:16 &#8211; &#8220;Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: left;">Di situ saya merasa hancur sehancur-hancurnya, bahkan ketika ditantang maju <em>altar call</em>, tiba-tiba tangan saya terangkat padahal saya ga mau angkat tangan. Di depan mimbar pendeta mulai tumpang tangan satu persatu dan jujur saya malah intip giliran siapa nih, kapan giliran saya. Nah, ketika tinggal dua orang lain, saya tutup mata, udah tau abis itu giliran saya. Eh, pas tutup mata saya seperti di terjang air dingin deras banget dan rasanya berat banget&#8230;.</p>
<p style="text-align: left;">Seumur-umur saya <em>altar call</em> hanya itu saya jatuh terpental ke belakang bahkan yang pegang saya pun ikut jatuh. Padahal pak pendeta belum selesai doain yang dua orang itu. Saya merasakan ada dua kejadian hebat pada saat itu:</p>
<p>1. Aliran air yang sangat dingin menerjang saya seperti ombak kuat</p>
<p>2. Adanya kehangatan yang luar biasa setelah itu</p>
<p style="text-align: left;">Saya kirain ini pendeta kurang kerjaan kali siram saya pakai air. Tapi begitu saya bangun pegang badan saya, kering malah, saya kaget luar biasa. Dan setelah ibadah pas mau pulang, pendeta tersebut mengejar saya dan bernubuat seperti ini: <strong>&#8220;Kamu akan Tuhan pakai untuk membuka segala kepura-puraan. Di hadapan Tuhan tidak ada yang ditutup-tutupi. Dan jangan pernah marah sama Tuhan, karena ujian yang kamu hadapi menjadikan kamu indah di mata Tuhan.&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: left;">Siapa yang ga kaget dia tau pergumulan saya? Di situ saya minta ampun sejadi-jadinya sama Tuhan dan mulai membuka hati saya 100% buat Roh Kudus-Nya berkarya dalam hidup saya. Sehingga perlahan-lahan saya dipulihkan Tuhan sampai detik ini.</p>
<p style="text-align: left;">Maaf kesaksiannya terlalu panjang,<br />
Tuhan Yesus Memberkati!</p>
<p style="text-align: left;">Kesimpulannya:</p>
<p>1. Tuhan memilih kita tentu ada rencana-Nya atas kita</p>
<p>2. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sekalipun kita merasa kita ditinggalkan</p>
<p>3. Ketika kita mau dimurnikan sama Tuhan, maka keegoan kita akan dikikis habis, akan dihancurkan kedagingan kita.<br />
Nah,  pertanyaannya sampai kapan? Sampai waktu-Nya Tuhan.</p>
<p style="text-align: left;">Ketika kita menyembah dan kita tidak bisa merasakan secara pribadi Hadirat Tuhan itu, maka kita harus introspeksi diri kita, karena mungkin ada penghalang yang mengakibatkan Hadirat Allah itu tidak kita rasakan secara pribadi.</p>
<p>Kesaksian<br />
Jefry W</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/apa-artinya-kesaksian-jefry-w/">Apa Artinya? | Kesaksian Jefry W</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
