Dikuasai Kasih | (2 Korintus 5:15 (TB)
2 min read
Dikuasai Kasih
Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. (2 Korintus 5:15 TB)
Orang yang egois itu selalu merasa dirinya paling benar atau paling beruntung sementara orang lain selalu salah atau paling menderita. Penulis akan berikan contoh supaya dapat memahami maksud penulis.
Contoh pertama, orang yang antikritik. Yang bersangkutan akan menyatakan, jangan sok tahu, karena kamu tidak tahu apapun mengenai saya! Kalimat tersebut diucapkan secara langsung atau tersirat. Sebagai tanda bahwa yang bersangkutan tidak mau terlihat lemah dan bodoh.
Contoh kedua, orang yang tidak memiliki empati atau suka pencitraan ketika mendengar berita tentang kemalangan, apapun itu bentuknya. Saat memberikan bantuan, orang yang tidak memiliki empati akan berkata, hidup saya sudah susah, jadi untuk apa saya menolong orang lain? Orang yang pencitraan akan segera membayangkan sebuah pernyataan, baik sekali anda! Terima kasih sudah memberikan bantuan! Dari beberapa contoh yang penulis uraikan, terlihat jelas bahwa orang yang egois tidak mengenal Dia, entah tidak mengenal secara mendalam atau tidak sama sekali. Bahwa Dia sudah ada sejak penciptaan.
Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, Anak Manusia telah dinubuatkan akan datang ke dunia. Kejahatan yang semakin menjadi-jadi, sangatlah mungkin jika manusia ditumpaskanNya sama sekali, tetapi Dia memilih untuk tidak melakukan itu, melainkan menggenapi nubuatan itu. Sampai tiba waktunya Anak Manusia datang ke dunia dan memberikan contioh kepada manusia tentang melayani berdasarkan kasih dan kerelaan untuk menderita. Tidak hanya terlihat jelas melalui pelayanan, melainkan juga melalui Salib. Kembali pada pernyataan penulis pada awal paragraf ini, bagi setiap kita yang belum mengenal Dia secara mendalam atau tidak sama sekali, mari kenali PribadiNya mulai sekarang melalui pembacaan dan penggalian Alkitab serta mintalah agar Dia senantiasa menguasai hati supaya tidak menjadi pribadi yang egois.
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=47&chapter=5&verse=15


