Arsip

Sosial Media GBA Center

23 August 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

By My Side | Yosua 1:8 (TB)

2 min read
By My Side

By My Side

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8 TB)

Penulis teringat dengan seseorang yang menyatakan bahwa Firman Tuhan harus diperkatakan! Awalnya penulis tidak paham maksud dari pernyataan tersebut. Hati dan pikiran bertanya, apakah faedahnya kalau kita memperkatakan Firman Tuhan?

Pertanyaan tersebut melekat dalam hati dan pikiran selama berminggu-minggu. Hingga suatu hari penulis menyadari sudah mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa pernyataan Firman Tuhan yang penulis perkatakan ialah sebagai berikut:

  1. โ€œKarena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” (Matius 5:48)
  2. Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas 23:34a TB)
  3. Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. (Amsal 17:22 TB)
  4. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.” (Yosua 1:9 TB)

Ayat-ayat yang penulis uraikan pada poin 1-3 adalah ayat yang paling sering penulis perkatakan. KehadiranNya terasa setiap kali memperkatakannya. Hingga suatu hari penulis merasakan, FirmanNya belum diucapkan, tetapi sudah berkata-kata dalam hati. Ibarat sepasang lelaki dan perempuan yang sudah membina rumah tangga selama bertahun-tahun. Langsung mengetahui lewat bahasa tubuh dan isyarat kata. Analogi tersebut tidak hanya dirasakan oleh penulis, orang yang menyampaikan pernyataan tersebut, melainkan tokoh Alkitab yang satu ini.

Tokoh tersebut bernama Yosua. Ia diberikan mandat untuk menjadi penerus Musa dalam memimpin bangsa Israel sampai ke tanah yang kaya akan susu dan madunya. Secara manusiawi, sangatlah wajar jika hatinya menjadi kecut dan tawar. Uraian penulis pada poin 4 merupakan janji penyertaan apabila ia memperkatakan hukum Allah. Hasilnya, ia bertindak dengan hati-hati dan berhasil dalam kepemimpinannya sehingga generasi yang dibimbingnya menjadi angkatan yang beribadah kepada Tuhan sehingga dapat melihat banyak perbuatanNya yang besar. Poin 4 bukan hanya berlaku bagi Musa, tetapi juga penulis dan orang yang menyampaikan pernyataan tersebut. Kembali penulis nyatakan, setiap kali merasa letih hingga putus asa, Dia mengajak penulis untuk melangkah bersamaNya dengan memperkatakan Firman yang dibaca dan didengar hingga tiba pada suatu masa bahwa Firman Tuhan berkata-kata sebelum diucapkan.

Tuhan, saya berkomitmen untuk senantiasa memperkatakan Firman dalam setiap situasi dan kondisi. Hingga FirmanMu berkata dalam hati dan pikiran sebelum saya memperkatakanNya. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Yos&chapter=1&verse=8

Share Artikel ini
Copyright ยฉ GBA Center 2024. | Newsphere by AF themes.