The Zarephath Widow: Do It Immediately! | 1 Raja-raja 17:15 (TB)
2 min read
The Zarephath Widow: Do It Immediately!
Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya. (1 Raja-raja 17:15 TB)
Ketika berada dalam situasi yang sulit. yang ada dalam pikiran banyak orang ialah bisa makan dan minum hari ini. Jangankan untuk pergi mengunjungi pusat perbelanjaan atau tempat wisata, memberikan bantuan kepada sesama harus berpikir berulang-ulang kali. Jangankan memberikan bantuan kepada orang lain, kepada keluarga besar pun masih berpikir berulang-ulang kali.
Nanti, setelah saya memiliki penghasilan yang cukup dan menetap atau bahkan menjadi orang kaya, saya akan berikan bantuan kepada keluarga besar dan orang lain yang membutuhkan. Anggapan semacam ini sebenarnya tidak salah, tetapi tidak tepat dalam pemandangan Allah. Karena memberi tidak selalu mengenai uang, melainkan pikiran, tenaga, atau hal lainnya yang dapat dipinjamkan atau dibagikan kepada sesama. Apapun yang dibagikan akan diperhitungkan olehNya. Yakin dan percaya bahwa pada suatu hari, keadaan akan membaik meskipun belum tahu kapan waktuNya. Kalau Tuhan menggerakkan hati untuk berbagi, janganlah tunda, lakukanlah segera! Seperti janda di Sarfat yang membuat sepotong roti bagi Elia.
Sebenarnya, sang janda berhak untuk menolak, tetapi ia memilih untuk taat. Ia percaya meskipun belum dapat dipastikan kapan kekeringan akan berakhir. Yakin bahwa ia beserta sang anak tidak akan mati kelaparan setelah itu. Segenggam tepung terakhir dan sedikit minyak dalam buli-buli ia gunakan untuk membuat roti bagi Elia, tanpa sungut-sungut dan bantahan. Kembali pada pernyataan penulis pada paragraf sebelumnya, keadaan akan membaik meskipun belum tahu kapan waktuNya. Pada akhirnya, sang janda beserta sang anak memiliki cukup tepung untuk bahan makanan dalam waktu yang lama.
Dari kisah janda di Sarfat, mari kita belajar untuk memberi apapun yang bisa kita beri. Tentunya bukan untuk mengharapkan berkat, melainkan dengan hati yang tulus. Maka Tuhan akan memulihkan keadaan dengan berkat di waktu yang tidak terduga.
Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!
Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=11&chapter=17&verse=15


