Arsip

Sosial Media GBA Center

3 March 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Yusuf: Segera Lari! | Kejadian 39:12 (TB)

2 min read
Yusuf: Segera Lari!

Yusuf: Segera Lari!

Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: “Marilah tidur dengan aku.” Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar. (Kejadian 39:12 TB)

Penulis akan memulai renungan hari ini dengan mengajak pembaca membayangkan sebuah peristiwa. Bayangkan, jika anda bertemu penjahat, apa yang akan anda lakukan? Apakah diam saja? Tentu tidak! Pasti akan segera lari dari penjahat. Penulis tergelitik ketika meminta pembaca membayangkan hal tersebut.

Penulis tergelitik ketika mengingat banyak orang yang mengambil pilihan yang salah. Segera lari ketika bertemu penjahat, tetapi diam saja ketika berhadapan dengan dosa. Alkitab dengan tegas menyatakan, pakailah perlengkapan senjata Allah untuk melawan tipu muslihat Iblis, tetapi banyak orang memilih untuk tidak menggunakannya. Dengan alasan, saya melakukannya tanpa ada seorangpun yang melihat; saya melakukannya demi kebaikan; saya melakukannya karena cinta yang besar pada pasangan; saya melakukannya demi balas budi. Alasan tersebut terdengar baik di telinga. Namun, semua itu tetaplah tidak berkenan di mataNya. Cepat atau lambat akan ketahuan bahkan dapat menggiring yang bersangkutan ke rumah sakit atau penjara. Berbeda cerita jika yang bersangkutan masuk rumah sakit atau penjara karena keputusan untuk segera lari dari tipu muslihat Iblis. Seperti yang dilakukan oleh Yusuf ketika digoda oleh istri Potifar.

Yusuf masih muda, manis sikapnya dan elok parasnya. Tidak mengherankan jika istri Potifar terpikat padanya. Yusuf sudah menolak secara halus, tetapi istri Potifar tidak mengindahkannya. Hingga suatu hari, yang bersangkutan memaksa untuk melakukan perzinahan. Setiap dari kita tentu tahu apa yang dilakukan oleh Yusuf.

Ia memilih pergi melarikan diri. Meskipun ia tetap masuk penjara, setidaknya tidak ada perasaan malu dan gusar atas pernyataan mengenai dirinya. Karena memang ia tidak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya. Melalui kisah Yusuf, penulis ingin mengingatkan penulis, jangan turuti setiap godaan yang anda lihat dan dengar hanya karena ingin mendapatkan banyak teman, ingin terlepas dari masalah, memperoleh jabatan tinggi, dan memiliki harta benda melimpah. Jangan kompromi! Ayo segera lari!

Memang tidak mudah uutuk menerima himbauan penulis di paragraf sebelumnya. Karena semua itu akan hilang dari genggaman. Penulis ingin sampaikan, memang tidak mudah untuk menerima, tetapi sukacita tidak hilang. Meskipun harus masuk penjara, kepala tidak tertunduk, melainkan senantiasa tegap karena memang tidak terbukti melakukan kejahatan yang dituduhkan kepada yang bersangkutan. Sekali lagi penulis nyatakan, jangan kompromi! Ayo segera lari dari tipu daya Iblis!

Tuhan, tidak mudah bagi saya untuk mendapatkan banyak teman, ingin terlepas dari masalah, memperoleh jabatan tinggi, dan memiliki harta benda melimpah, tetapi saua ingin belajar mengikhlaskan semua itu dengan berkomitmen untuk segera lari dari segala hal yang dapat menjerumuskan saya dalam dosa. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber: https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=1&chapter=39&verse=12

Share Artikel ini