Arsip

Sosial Media GBA Center

9 January 2026

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Hidden Weapons | 2 Tawarikh 20:22 (TB)

2 min read
Hidden Weapons

Hidden Weapons

Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat TUHANlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah. (2 Tawarikh 20:22 TB)

Penulis teringat dengan sebuah lagu rohani yang berjudul Ada Kuasa dalam Pujian . Penulis akan menguraikan makna dari bagian ayat terlebih dahulu.

Bagian verse menyatakan, “Tuhan Allah kita bertakhta di atas pujian umatNya. Bila Allah hadir di tengah kita, kuasaNya mengalir dengan dahsyatNya!” Bagian verse menyatakan bahwa puji-pujian itu memperkenalkan diriNya sebagai Allah yang Maha Kuasa. Tidak hanya melepaskan yang bersangkutan dari musuh yang tak kasat mata, seperti hati yang sedih; pikiran yang kacau serta monster yang ada dalam diri, melainkan musuh secara kasat mata ketika berada di medan pertempuran. Apa yang baru saja penulis uraikan merupakan pernyataan dari Yahaziel bin Zakharia bin Benaya bin Matanya kepada raja Yosafat yang begitu takut saat itu. Bahwa Allah akan berperang melawan bani Moab dan bani Amon. Pernyataan tersebut mengubah rasa takut menjadi keyakinan. Penjelasan mengenai peperangan melawan bani Moba dan bani Amon akan dilanjutkan pada bagian reff.

Bagian reff menyatakan, “ada kuasa dalam pujian, bernyanyilah segenap hati dan jiwa! Sebab ada kuasa dalam pujian, yang sanggup membungkam kekuatan lawan.” Melanjutkan penjelasan tentang raja Yosafat, keyakinan yang tumbuh menggerakkan ia untuk mengangkat orang-orang yang hendak menaikkan pujian bagi Tuhan beserta dengan orang Lewi, bani Kehat serta bani Korah yang sejak awal telah dikhususkan untuk menaikkan pujian bagi Dia. Mereka tidak perlu mengeluarkan senjata sebab Dia telah berperang melawan bani Moab dan bani Amon.

Dengan mengalihkan tujuan perang bani Moab dan bani Amon yang semula kepada raja Yosafat dan rakyat Yehuda menjadi orang Edom. Alhasil, mereka semua tewas. Kembali pada penjelasan mengenai jenis-jenis musuh. Musuh yang paling umum saat ini ialah musuh yang tak kasat mata. Tidak harus menjadi anggota paduan suara atau menjadi worship leader terlebih dahulu untuk menunjukkan senjata rahasia yang tersimpan dibalik puji-pujian. Yang bersangkutan dapat menunjukkannya saat berada di rumah, di kantor, di toko, di sekolah, di kampus atau tempat lainnya pun bisa menunjukkanya, entah menyanyikannya sendiri atau melalui YouTube dan Spotify.

Tuhan, terima kasih sudah mengingatkan akan adanya kuasa dibalik pujian. Saya berkomitmen untuk menaikan puji-pujian sebagai gaya hidup, dengan bagaimanapun caranya. Amin!

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Sumber:

  1. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=2%20Tawarikh%2020
  2. http://renungan.stefanussusanto.org/2023/02/e-rh-16-februari-2-tawarikh-201-30.html
Share Artikel ini