<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>who is beside you &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/who-is-beside-you/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jan 2026 07:40:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.18</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>who is beside you &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Loving the World vs Loving God &#124; 1 Yohanes 2:15 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/loving-the-world-vs-loving-god-1-yohanes-215-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 07:35:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[growing mindset]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan dari Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[loving the world vs loving God]]></category>
		<category><![CDATA[melawan arus]]></category>
		<category><![CDATA[victory]]></category>
		<category><![CDATA[who is beside you]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14257</guid>

					<description><![CDATA[<p>Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/loving-the-world-vs-loving-god-1-yohanes-215-tb/">Loving the World vs Loving God | 1 Yohanes 2:15 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. (1 Yohanes 2:15 TB)</em></h4>



<p>Renungan berjudul <em>Who is Beside You </em>telah menjelaskan dampak yang ditimbulkan dari pergaulan yang buruk serta yang baik. Hari ini, penulis akan menjelaskan lebih dalam mengenai hal tersebut.</p>



<p>Pergaulan yang buruk tidak harus menjadikan yang bersangkutan sebagai pribadi yang suka berkata kotor dan sia-sia, suka bergosip, suka berbohong, menjadi pemarah; terlibat tawuran, kecanduan alkohol, kecanduan narkotika dan obat-obatan terlarang serta melakukan tindakan kriminal, melainkan jadi pribadi yang mengasihi diri sendiri dan hidup dalam kekhawatiran.</p>



<p>Mengasihi diri sendiri dengan <em>workaholic</em> dan <em>shopaholic</em>. Harga diri menjadi naik kalau punya jabatan tinggi; memiliki barang <em>branded</em>, dapat liburan ke luar negeri; makan di restoran mahal. Semua itu terjadi karena bergaul dengan kaum sosialita yang memengaruhi hati dan pikiran yang bersangkutan. Khawatir dan cemas jika mereka menjauhi yang bersangkutan akibat tidak bisa mengikuti standar hidup mereka.</p>



<p>Mungkin tidak mengasihi diri sendiri akibat berteman dengan kaum sosialita, melainkan kekhawatiran yang ditimbulkan dari biaya hidup di kota besar yang serba tinggi. Tidak hanya kebutuhan hidup, melainkan biaya sekolah dan/atau kuliah sang anak. Menggerakkan yang bersangkutan untuk bekerja keras sampai mendapatkan jabatan yang tinggi agar dapat mencapai strata ekonomi menengah ke atas. Kesimpulan dari penjelasan penulis mengenai dampak dari pergaulan yang buruk ialah mencintai dunia.</p>



<p>Mencintai dunia itu tak ada artinya. Karena semua itu tidak akan dibawa ketika sudah waktunya meninggal. Bukan tidak boleh bekerja keras; berbelanja; berlibur; menyekolahkan sang anak di sekolah yang bergengsi atau kuliah di luar negeri, melainkan harus ada takarannya. Tubuh, hati, dan pikiran butuh istirahat; jiwa membutuhkan makanan rohani; harus menabung dan membuat perencanaan keuangan jangka panjang – akan penulis jelaskan lebih dalam pada renungan lainnya. Apa yang baru saja penulis uraikan hanya didapatkan jika memiliki pergaulan yang baik.</p>



<p>Karena pergaulan yang baik tidak hanya menjadikan yang bersangkutan sebagai pribadi yang rajin, berprestasi, memiliki kasih serta buah Roh yang matang, hidup dalam disiplin serta hidup dalam integritas, melainkan juga menyadarkan untuk tidak khawatir serta dilingkupi oleh rasa cukup. Semua itu mengisyaratkan bahwa hidup di dunia hanya sementara dan akhirnya akan kembali ke rumah Bapa di Sorga.</p>



<p>Jika yang bersangkutan telah memiliki pola pikir yang penulis uraikan pada akhir paragraf sebelumnya, selamat! Anda telah menjadi seorang pemenang dan niscaya hidup pasti lebih tenang dan bahagia meskipun disematkan julukan aneh; munafik; sok suci; ketinggalan berita; ketinggalan zaman oleh teman-teman sebelumnya.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, terima kasih sudah memperdalam pengetahuan tentang pergaulan yang buruk dengan yang baik.. Penulis berdoa sekali lagi bagi mereka yang masih terjerat dalam pergaulan buruk agar semakin diteguhkan untuk meninggalkan dan tergabung dalam pergaulan yang baik. Bukan hanya memberikan dampak yang positif dalam hidup, melainkan buat semakin cinta padaMu. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=1Yoh&amp;chapter=2&amp;verse=15"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=1Yoh&amp;chapter=2&amp;verse=15</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/loving-the-world-vs-loving-god-1-yohanes-215-tb/">Loving the World vs Loving God | 1 Yohanes 2:15 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Who is beside You &#124; Amsal 3:20 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/who-is-beside-you-amsal-320-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 13:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bijak memilih teman]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh bangkit lagi]]></category>
		<category><![CDATA[melawan arus]]></category>
		<category><![CDATA[pergaulan yang buruk]]></category>
		<category><![CDATA[victory]]></category>
		<category><![CDATA[who is beside you]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14252</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/who-is-beside-you-amsal-320-tb/">Who is beside You | Amsal 3:20 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. (Amsal 3:20 TB)</em></h4>



<p>Orangtua pada umumnya pasti menanamkan hal yang baik dalam diri sang anak. Agar kelak menjadi pribadi yang memiliki tata krama dan sopan santun; sehat; sukses serta takut akan Tuhan. Semua harapan yang baru saja penulis uraikan tidak sepenuhnya dapat terwujud.</p>



<p>Karena orangtua tidak bersama sang anak selama 24 jam. Mengapa penulis menyatakan demikian? Karena waktu anak banyak dihabiskan di luar rumah dengan teman-temannya.</p>



<p>Selama sang anak bersama dengan teman-temannya, di sinilah letak penentuannya. Jika sang anak memilih teman bergaul yang baik, maka ia akan menjadi pribadi yang rajin, berprestasi, memiliki kasih serta buah Roh yang matang, hidup dalam disiplin serta hidup dalam integritas. Sebaliknya, jika anak memiliki teman bergaul tang buruk, maka ia menjadi pribadi yang suka berkata kotor dan sia-sia, suka bergosip, suka berbohong, menjadi pemarah; terlibat tawuran, kecanduan alkohol, kecanduan narkotika dan obat-obatan terlarang serta melakukan tindakan kriminal. Awalnya orangtua tidak mengetahuinya, sampai tiba waktunya menginap beberapa tahun dalam jeruji besi.</p>



<p>Saat sang anak berada di sana, orangtua hanya bisa mengelus dada dan merasa diri telah gagal menjadi orangtua. Padahal kenyataannya, sang anak yang memutuskan untuk masuk ke dalam pergaulan yang buruk. Perasaan seperti itu tidak harus menunggu sang anak berada di jeruji. Masih ada di rumah, tetapi sudah tidak seperti harapan orangtua.</p>



<p>Bagi orangtua yang sedang berada dalam fase tersebut, ini merupakan tantangan, terus menyalahkan keadaan atau memilih untuk berdamai dengan keadaan dan menyemangati sang anak? Bagi sang anak yang sedang dalam pergaulan yang buruk, putuskanlah dari sekarang, ingin berdamai dengan keadaan dan meninggalkan pergaulan yang buruk atau terus terjerat di dalamnya?</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, penulis berdoa bagi setiap orang yang saat ini terjerat dalam pergaulan yang buruk. Tolong mereka ya Tuhan agar mereka mau dan mampu memutuskan untuk meninggalkan pergaulan yang buruk kemudian beralih ke pergaulan yang baik. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Amsal%2013:20"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Amsal%2013:20</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/who-is-beside-you-amsal-320-tb/">Who is beside You | Amsal 3:20 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
